Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, eyeliner adalah salah satu produk makeup yang mampu mengubah tampilan mata dalam waktu singkat. Garis yang tepat tidak hanya membantu mendefinisikan bentuk alami mata, tetapi juga dapat menghadirkan nuansa riasan yang berbeda, mulai dari efek lebih tegas hingga terlihat segar dan terbuka.
Di sisi lain, mengaplikasikan eyeliner tidak selalu terasa mudah. Mengikuti berbagai tutorial pun belum tentu menghasilkan bentuk garis yang sesuai. Alih-alih mempercantik, goresan eyeliner kerap tampak terlalu tajam, berantakan, atau kurang menyatu dengan keseluruhan riasan.
Faktor yang sering terlewat adalah bentuk mata. Karakter mata setiap orang berbeda, sehingga teknik dan gaya eyeliner yang terlihat sempurna pada seseorang belum tentu memberikan hasil serupa pada orang lain.
Mengenali bentuk mata akan membantu menentukan gaya eyeliner yang menonjolkan fitur wajah secara optimal. Selain itu, ketebalan garis dan arah ujung (wing) juga sangat memengaruhi hasil akhir. Garis yang terlalu tebal, misalnya, dapat membuat area kelopak terasa berat. Sebaliknya, garis lebih tipis yang mengikuti kontur alami mata cenderung memberi kesan lebih seimbang.
Tidak ada aturan baku dalam makeup. Mengutip Cosmopolitan, Jumat (4/9/2026), pilihan eyeliner tetap dapat disesuaikan dengan hasil akhir yang ingin kamu capai. Kamu bisa memilih garis yang membuat kelopak lebih terdefinisi, memberi efek mata lebih tajam, atau menghasilkan tampilan wajah yang tampak cerah dan segar.
Berikut inspirasi bentuk eyeliner yang bisa kamu selaraskan dengan bentuk mata.
Membaca Siluet Mata untuk Garis Eyeliner
Melihat siluet mata adalah salah satu cara paling mudah untuk memilih gaya eyeliner. Pada almond eyes, bentuk mata memanjang dengan ujung luar yang cenderung meruncing.
Karena bentuknya relatif simetris, pemilik almond eyes memiliki ruang eksplorasi yang cukup luas. Cara yang sederhana adalah mengikuti garis alami mata, lalu berikan penekanan pada bagian luar sepertiga mata agar bentuknya semakin terdefinisi.
Sementara itu, round eyes cenderung terlihat lebih terbuka dan bulat, dengan bagian putih mata yang biasanya lebih tampak. Jika ingin menciptakan ilusi bentuk mata yang lebih panjang, arahkan eyeliner ke bagian luar.
Buat wing kecil di sudut luar, lalu padukan ujungnya secara perlahan mengarah ke pelipis. Langkah ini menghasilkan efek yang lembut sekaligus membantu memanjangkan tampilan mata.
Menyesuaikan Eyeliner dengan Tipe Kelopak
Tipe kelopak juga menentukan seberapa jelas eyeliner terlihat saat mata terbuka. Pada monolids, lipatan kelopak tidak tampak jelas sehingga garis yang terlalu tipis berisiko "menghilang" ketika mata dibuka.
Untuk menyiasatinya, mulai dengan garis tipis dari sudut dalam, kemudian secara bertahap tebalkan garis menuju sudut luar. Teknik bertahap ini membantu eyeliner tetap terbaca tanpa memenuhi seluruh area kelopak.
Berbeda dengan hooded eyes yang memiliki lipatan dan ruang kelopak lebih terbatas. Pada tipe ini, sebaiknya buat garis yang lebih tegas di bagian luar dan tetap dekat dengan garis bulu mata.
Apabila ingin gaya cat-eye, bentukkan ujung wing sedikit lebih tebal sebelum mengisinya. Dengan cara tersebut, bentuk wing tetap tampak jelas ketika mata dalam keadaan terbuka.
Arah Kemiringan dan Jarak Antarmata
Selain siluet dan tipe kelopak, arah kemiringan serta jarak antarmata juga patut dipertimbangkan saat memilih gaya eyeliner. Pada downturned eyes, cat-eye tipis yang ditarik mengarah ke pelipis dapat membantu memberi efek terangkat. Hindari wing yang terlalu panjang agar fokus tetap berada pada bagian atas mata.
Untuk wide-set eyes, aplikasikan eyeliner pada sudut dalam mata guna menciptakan kesan jarak yang lebih seimbang. Sebaliknya, pada close-set eyes, mulai garis dari bagian tengah mata ke arah luar agar tampak lebih terbuka. Tambahan eyeshadow shimmer di sudut dalam juga dapat membantu memberi kesan cerah.
Pada asymmetrical eyes, ketebalan eyeliner dapat disesuaikan untuk membuat kedua mata terlihat lebih seimbang. Pada akhirnya, tidak ada aturan mutlak saat memilih gaya eyeliner. Kenali karakter mata, sesuaikan teknik, lalu bereksperimen hingga kamu menemukan tampilan yang paling membuatmu percaya diri.