Sukses

Fashion

Naomi Osaka Sulap Walk-On US Open 2026 Jadi Fashion Statement

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Naomi Osaka kembali menjadi sorotan di US Open 2026. Bukan hanya karena performanya di lapangan tenis, tetapi juga lewat tampilan yang berani dan penuh referensi budaya basket saat melakoni laga babak pertama di New York.

Petenis asal Jepang itu turun bertanding menghadapi Anastasia Zakharova pada Senin malam, 31 Agustus 2026, waktu setempat. Osaka mengenakan atasan bergaya olahraga yang dipadankan dengan rok tulle ber-volume, menerjemahkan nuansa street-court ke panggung Grand Slam.

"Nike bilang basket, jadi saya bilang, saya akan membawa (nuansa) basket,” kata Osaka. Ia menyampaikan itu dalam wawancara di lapangan seusai menang 7-6(6), 7-6(3) atas Zakharova, melansir NY Times, Selasa, 1 September 2026).

Penampilan ini selaras dengan gagasan Nike yang mengangkat budaya basket dalam koleksi khusus US Open tahun ini. Osaka bekerja sama dengan fashion stylist Law Roach untuk merangkai keseluruhan look. Roach menata busana termasuk sweatshirt berbahan French terry dari Who Decides War yang dihiasi potongan berita tentang perjalanan karier Osaka.

Nuansa Allen Iverson dipertegas melalui detail yang dipilih Osaka. Ia menata rambut dengan cornrows, lalu melengkapi tampilan dengan sweatband, pelindung lengan, dan headband—elemen yang identik dengan gaya sang legenda Philadelphia 76ers saat bertanding.

Kecenderungannya ini tidak muncul begitu saja. Osaka telah lama mengagumi Iverson sebagai sosok berpengaruh yang menjembatani olahraga dan fashion.

"Dia adalah seorang pelopor. Saya juga sangat mengaguminya karena dia telah memberikan banyak pengaruh dalam fashion, entah itu memang disengaja atau tidak. Dia mengubah cara para pemain NBA berpakaian," ujar pemenang dua edisi US Open tersebut.

Ekspresi Diri Lewat Gaya di Lapangan

Osaka melihat kedekatan antara estetika Iverson dan pendekatannya terhadap busana sebagai medium bertutur. Baginya, fashion dalam olahraga tidak berhenti pada urusan penampilan semata, tetapi juga menyampaikan karakter serta identitas seorang atlet di hadapan publik.

“Saya juga merasa seluruh percakapan tentang pakaian dalam olahraga dan bagaimana seseorang mengekspresikan dirinya melalui gaya membuat saya sangat mengaguminya dalam hal itu,” katanya.

Jejak tema basket yang diusung Nike terasa di penampilan beberapa pemain lain pada gelaran tahun ini. Juara bertahan tunggal putri Aryna Sabalenka memilih gaun jaring oranye terang, sementara juara bertahan tunggal putra Carlos Alcaraz tampil dengan tank top yang potongannya menyerupai jersey basket.

Osaka sendiri membawa konsep tersebut lebih jauh melalui beberapa penampilan di area Billie Jean King National Tennis Center. Ia melakukan pemotretan dengan rangkaian busana yang memeluk nostalgia era 1990-an hingga awal 2000-an, menautkan memori budaya pop ke momen kompetisi.

Penampilan Naomi Osaka di Balik Layar US Open

Salah satu looks yang direkam memperlihatkan Osaka bergaun Dolce & Gabbana hasil penataan Law Roach. Ia memadukan aksesori dan potongan busana yang menyisipkan detail personal, termasuk elemen yang merujuk pada dirinya maupun pada Iverson.

Menjelang turnamen, Osaka menghadiri konferensi pers dengan topi US Open keluaran tahun kelahirannya, 1997. Ia menyebut topi itu sebagai salah satu temuan menarik dari eBay. Pada kesempatan yang sama, ia juga mengenakan kaus bergambar Iverson, menegaskan sumber inspirasinya.

Kecintaan Osaka pada fashion sudah terlihat pada ajang-ajang besar sebelumnya. Di Australian Open 2026, ia mengenakan busana bernuansa ubur-ubur berwarna aqua. Saat French Open, ia hadir dengan gaun berkilau warna perunggu yang mengambil bentuk Menara Eiffel. Di Wimbledon, ia memilih ansambel kimono putih dengan bordir yang rumit.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading