Fimela.com, Jakarta - Setelah seharian beraktivitas, rasanya menyenangkan punya waktu beberapa menit untuk merawat diri. Tidak harus selalu pergi ke salon atau melakukan rangkaian skincare yang panjang. Cukup membersihkan wajah, mengaplikasikan skincare, lalu meluangkan waktu sebentar untuk memijat wajah. Salah satu beauty tool yang bisa digunakan untuk ritual sederhana ini adalah face roller giok.
Dilansir dari Cleveland Clinic, face roller yang umumnya terbuat dari batu seperti jade atau rose quartz digunakan dengan cara menggulirkannya secara lembut di permukaan wajah. Penggunaan face roller dapat memberikan sensasi dingin dan menenangkan, sekaligus membantu relaksasi, mengurangi tampilan wajah yang sembap, serta mendukung aliran darah dan drainase limfatik.
Face roller giok sendiri memiliki dua bagian roller dengan ukuran berbeda. Bagian yang lebih besar biasanya digunakan untuk area seperti pipi, dahi, dan rahang, sedangkan roller yang lebih kecil dapat digunakan di area yang lebih sempit, termasuk sekitar mata.
Sensasi dingin dari batu giok juga membuat penggunaannya terasa lebih menyegarkan, terutama ketika wajah terasa lelah setelah beraktivitas. Beberapa orang bahkan menyimpan face roller di dalam kulkas untuk mendapatkan efek dingin yang lebih terasa saat digunakan.
Cara Menggunakan Face Roller Giok agar Momen Me-Time Makin Menenangkan
Menggunakan face roller sebenarnya tidak membutuhkan teknik yang rumit. Berikut cara menggunakannya:
- Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan wajah dan tangan dalam keadaan bersih. Setelah itu, kamu bisa mengaplikasikan moisturizer, serum, atau face oil agar roller dapat bergerak lebih mudah di atas kulit.
- Mulailah dari bagian tengah wajah dan gerakkan roller ke arah luar. Misalnya, dari area dekat hidung menuju pipi dan telinga. Pada bagian dahi, roller dapat diarahkan dari tengah ke arah pelipis. Gerakannya cukup perlahan dan lembut, tidak perlu ditekan terlalu kuat.
- Area sekitar mata juga bisa mendapatkan perhatian menggunakan roller berukuran lebih kecil. Namun, karena kulit di sekitar mata cenderung lebih tipis dan sensitif, gunakan tekanan yang sangat ringan. Tujuannya bukan memberikan tekanan kuat, tetapi menciptakan sensasi pijatan yang nyaman.
- Salah satu hal yang perlu dihindari adalah menggulirkan roller bolak-balik dengan cepat. Lebih baik lakukan gerakan satu arah secara perlahan. Kamu juga tidak perlu menggunakan face roller terlalu lama. Beberapa menit saja sudah cukup untuk menjadikannya bagian dari rutinitas harian.
- Kalau ingin mendapatkan sensasi yang lebih menyegarkan, face roller dapat disimpan di dalam kulkas sebelum digunakan. Batu yang dingin bisa memberikan rasa sejuk ketika menyentuh kulit, terutama pada pagi hari atau setelah wajah terasa lelah.
Yang paling penting, jangan menjadikan penggunaan face roller sebagai perlombaan. Tidak perlu menekan lebih keras atau menggunakannya lebih lama dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih besar. Justru, nikmati gerakan perlahan sambil mengambil napas dan menjadikannya sebagai waktu singkat untuk berhenti sejenak dari kesibukan.
Biar Tetap Nyaman, Perhatikan Kebersihan dan Kondisi Kulit Saat Pakai Face Roller
Setelah menggunakan face roller, ada satu langkah yang sering terlupakan, yaitu membersihkan alatnya. Face roller bersentuhan langsung dengan kulit dan produk skincare, sehingga sisa produk dapat menempel pada permukaannya. Jika tidak dibersihkan secara rutin, alat tersebut bisa menjadi kurang higienis.
Setelah selesai digunakan, bersihkan roller sesuai petunjuk perawatan dari produknya. Pastikan permukaannya sudah bersih sebelum disimpan kembali. Hindari menyimpan face roller dalam keadaan masih kotor atau basah agar tetap nyaman digunakan pada sesi berikutnya.
Selain kebersihan alat, kondisi kulit juga perlu diperhatikan. Jika kulit sedang mengalami iritasi, luka terbuka, kemerahan yang cukup parah, atau kondisi lain yang membuatnya sensitif, sebaiknya jangan memaksakan penggunaan face roller. Pijatan pada kulit yang sedang bermasalah justru dapat membuatnya terasa semakin tidak nyaman.
Tekanan juga menjadi hal penting. Face roller seharusnya memberikan sensasi pijatan yang lembut, bukan rasa sakit. Jika terasa terlalu sakit atau membuat kulit mengalami kemerahan berlebihan, kurangi tekanannya atau hentikan penggunaan.
Jadi, kalau kamu punya face roller giok di rumah, jangan menjadikannya sekadar pajangan di meja skincare. Gunakan dengan gerakan lembut, jaga kebersihannya, dan nikmati prosesnya sebagai bagian dari momen self-care sehari-hari.