Tips Alami untuk Membantu Mencerahkan Kulit Selangkangan

Devita AdyaDiterbitkan 18 September 2026, 16:55 WIB

Fimela.com, Jakarta - Kulit selangkangan yang lebih gelap merupakan kondisi yang cukup umum dan tidak selalu berarti kulit kurang bersih. Salah satu penyebabnya adalah hiperpigmentasi pasca inflamasi, yaitu perubahan warna kulit setelah mengalami iritasi atau peradangan.

Dilansir dari American Academy of Dermatology (AAD), iritasi akibat produk perawatan kulit dapat memicu munculnya bercak gelap, terutama pada kulit yang lebih mudah mengalami hiperpigmentasi. Karena itu, perawatan sebaiknya berfokus pada menjaga kulit tetap tenang dan mencegah iritasi berulang.

Pergerakan paha yang saling bergesekan, pakaian terlalu ketat, keringat, atau kebiasaan mencukur juga dapat membuat area lipatan dan selangkangan lebih mudah mengalami iritasi. Gesekan dan kelembapan yang berlebihan pada lipatan kulit dapat menyebabkan masalah kulit, sedangkan peradangan yang berulang dapat meninggalkan pigmentasi yang lebih gelap.

Alih-alih menggunakan bahan pemutih yang keras, langkah sederhana seperti membersihkan area dengan lembut, mengeringkannya setelah mandi, serta memilih pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat dapat menjadi bagian dari perawatan sehari-hari. Hindari menggosok kulit terlalu kuat karena dapat memperparah iritasi. Hasil pencerahan juga membutuhkan waktu dan bergantung pada penyebabnya.

2 dari 3 halaman

Utamakan Perawatan yang Lembut

Menjaga kebersihan tanpa menggosok kulit secara berlebihan menjadi langkah penting untuk merawat selangkangan, seperti penggunaan produk yang lembut. (Foto/Dok: Pexels)

Salah satu cara alami untuk membantu menjaga warna kulit selangkangan adalah mengurangi berbagai hal yang dapat menyebabkan iritasi. Saat mandi, bersihkan area luar selangkangan menggunakan air dan pembersih yang lembut. Hindari menggosoknya terlalu kuat menggunakan spons kasar atau scrub karena gesekan berlebihan dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi.

Setelah mandi, keringkan area lipatan dengan menepuknya secara perlahan menggunakan handuk bersih. Kondisi yang terlalu lembap, terutama setelah berkeringat, dapat membuat area lipatan lebih mudah mengalami masalah kulit. Menggunakan pakaian dalam yang bersih dan pakaian dengan bahan yang nyaman juga dapat membantu mengurangi gesekan.

Jika menggunakan produk perawatan kulit, pilih formula yang lembut dan sebaiknya bebas pewangi untuk area yang sensitif. Gunakan produk yang gentle dan fragrance-free ketika kulit rentan mengalami iritasi. Produk yang terasa perih atau terbakar saat digunakan sebaiknya dihentikan karena iritasi dapat memperburuk munculnya noda gelap.

Perawatan alami bukan berarti harus menggunakan banyak bahan dari dapur. Justru, menjaga kulit tetap sehat, lembap, bersih, dan minim gesekan merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan secara konsisten.

3 dari 3 halaman

Hindari Kebiasaan yang Bisa Memperparah Penggelapan

Selain melakukan perawatan, penting untuk menghindari kebiasaan yang dapat menyebabkan iritasi berulang. (Foto/Dok: Pexels)

Mencerahkan kulit selangkangan tidak cukup dilakukan dengan mencari bahan alami tertentu. Kebiasaan sehari-hari yang memicu iritasi juga perlu diperhatikan. Hindari mengoleskan bahan yang bersifat keras atau membuat kulit terasa panas dan perih. Menggosok area tersebut secara berlebihan juga sebaiknya tidak dilakukan karena cedera ringan pada kulit dapat meninggalkan hiperpigmentasi.

Penggunaan pisau cukur juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Luka kecil, rambut tumbuh ke dalam, atau iritasi setelah mencukur dapat membuat warna kulit tampak semakin tidak merata. Berikan waktu bagi kulit untuk pulih dan hindari mengulang tindakan yang menyebabkan iritasi.

Perlu diketahui bahwa selangkangan yang menggelap terkadang bukan hanya berkaitan dengan gesekan. Acanthosis Nigricans dapat menyebabkan kulit menjadi lebih gelap dan terasa lebih tebal atau seperti beludru, termasuk pada area selangkangan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan masalah kesehatan tertentu sehingga sebaiknya diperiksakan kepada dokter.

Jika perubahan warna disertai rasa gatal, nyeri, ruam, luka, tekstur kulit yang berubah, atau semakin meluas, konsultasi dengan dokter kulit menjadi langkah yang lebih tepat. Dengan mengetahui penyebabnya, perawatan dapat dilakukan secara lebih aman dan sesuai kondisi kulit.