Camilan Praktis Sebelum Olahraga untuk Mendukung Energi Saat Latihan

najwa maulidinaDiterbitkan 30 September 2026, 16:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Memulai latihan dengan perut kosong tidak selalu terasa nyaman bagi semua orang. Apalagi jika olahraga dilakukan setelah beraktivitas seharian, tubuh mungkin membutuhkan sedikit asupan sebelum diajak bergerak lebih aktif. Di sinilah pre-workout snack atau camilan praktis sebelum olahraga dapat menjadi pilihan untuk mengisi energi tanpa harus menyantap makanan dalam porsi besar.

Dilansir dari Healthline, pilihan makanan sebelum olahraga dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia sebelum latihan. Untuk waktu sekitar 45–60 menit sebelum berolahraga, misalnya, camilan praktis dengan porsi kecil dan makanan yang mudah dicerna dapat menjadi pilihan. Karbohidrat menjadi salah satu sumber energi utama yang digunakan tubuh saat beraktivitas, sementara protein juga dapat melengkapi asupan sebelum latihan.

Salah satu pilihan paling sederhana adalah pisang. Buah ini mudah dibawa, tidak membutuhkan persiapan khusus, dan mengandung karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi. Pisang juga bisa dipadukan dengan sedikit selai kacang jika ingin menambahkan protein dan rasa yang lebih mengenyangkan. Pilihan lainnya adalah yogurt dengan buah. Greek yogurt dapat memberikan protein, sementara buah seperti strawberry, blueberry, atau pisang menambahkan karbohidrat. Kombinasi ini juga cukup praktis karena dapat langsung disantap tanpa perlu memasak.

Jika ingin sesuatu yang lebih ringan, roti panggang juga bisa menjadi pilihan. Satu atau dua lembar roti dapat dipadukan dengan selai kacang atau sedikit madu. Snack sederhana seperti ini cocok untuk disiapkan ketika waktu menuju sesi latihan sudah semakin dekat. Yang terpenting, pre-workout snack tidak harus terlihat rumit. Pilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan dan terasa nyaman di tubuh sebelum mulai berolahraga.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Dari Pisang hingga Oatmeal, Ini Pilihan Snack Sebelum Latihan

Kuncinya bukan membuat snack yang rumit, melainkan memilih makanan yang sesuai dengan waktu dan kebutuhan tubuh. (Foto/Dok: Pexels)

Pisang bukan satu-satunya pilihan untuk mengisi energi sebelum latihan. Ada beberapa makanan sederhana yang dapat disiapkan dengan mudah dan disesuaikan dengan waktu olahraga. Dengan begitu, rutinitas makan sebelum latihan tidak harus berubah menjadi persiapan yang merepotkan.

Oatmeal dapat menjadi pilihan ketika masih memiliki waktu sekitar satu hingga dua jam sebelum latihan. Tambahkan potongan buah seperti pisang atau buah beri agar rasanya lebih menarik. Oatmeal juga dapat dipadukan dengan yogurt atau sedikit selai kacang sesuai selera. Bagi yang lebih suka makanan gurih, roti gandum dengan telur bisa menjadi pilihan. Roti memberikan sumber karbohidrat, sementara telur menyediakan protein. Namun, porsinya tetap perlu disesuaikan agar tidak terasa terlalu penuh ketika waktu olahraga sudah dekat.

Greek yogurt dengan buah juga cocok untuk dijadikan snack cepat. Tidak perlu memasak atau menyiapkan banyak bahan. Cukup tambahkan potongan buah dan, jika diinginkan, sedikit granola untuk memberikan tekstur. Selain itu, smoothie buah bisa menjadi alternatif bagi yang kurang suka makan makanan padat sebelum olahraga. Pisang dan buah beri dapat diblender bersama susu atau minuman berbasis tumbuhan. Pilihan ini dapat terasa lebih ringan, terutama ketika dikonsumsi dalam porsi yang tidak terlalu besar.

Waktu konsumsi juga perlu diperhatikan. Jika masih memiliki waktu dua hingga tiga jam sebelum latihan, seseorang dapat mengonsumsi makanan yang lebih lengkap. Namun, jika hanya memiliki waktu sekitar 45–60 menit, pilihan yang lebih kecil dan mudah dicerna bisa terasa lebih nyaman. Dengan begitu, snack sebelum olahraga dapat disesuaikan dengan jadwal. Tidak perlu memaksakan makanan dalam jumlah banyak hanya karena ingin mendapatkan energi sebelum latihan.

3 dari 3 halaman

Sesuaikan Snack dengan Jarak Waktu Sebelum Olahraga

Dengan porsi yang tepat dan pilihan makanan yang nyaman di tubuh, persiapan sebelum olahraga bisa terasa lebih sederhana. (Foto/Dok: Pexels)

Meskipun pre-workout snack dapat membantu menyediakan asupan sebelum latihan, bukan berarti semakin banyak makanan yang dikonsumsi maka semakin baik. Porsi dan waktu makan justru perlu diperhatikan agar tubuh tidak terasa terlalu penuh ketika olahraga dimulai.

Jika masih memiliki waktu dua hingga tiga jam sebelum latihan, pilihan makanan bisa dibuat lebih lengkap dengan kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak. Namun, ketika waktu latihan sudah semakin dekat, porsinya sebaiknya lebih kecil dan memilih makanan yang relatif mudah dicerna.Misalnya, satu buah pisang bisa menjadi pilihan ketika hanya memiliki waktu singkat sebelum berangkat ke gym. Begitu juga dengan yogurt dan buah atau smoothie dalam porsi kecil. Snack seperti ini tidak membutuhkan banyak persiapan sehingga cocok untuk rutinitas yang padat.

Selain makanan, jangan lupa memperhatikan asupan cairan. Tubuh membutuhkan air untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk saat melakukan aktivitas fisik. Membawa botol air sendiri juga bisa menjadi cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan selama beraktivitas. Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengenali respons tubuh. Makanan yang terasa nyaman bagi satu orang belum tentu memberikan pengalaman yang sama bagi orang lain. Ada yang lebih nyaman berolahraga setelah makan pisang, sementara yang lain mungkin lebih cocok dengan yogurt atau roti.

Karena itu, tidak ada satu pilihan pre-workout snack yang wajib dikonsumsi semua orang. Yang lebih penting adalah menemukan pilihan yang sesuai dengan jadwal, jenis latihan, porsi yang nyaman, dan kebutuhan masing-masing. Dengan beberapa bahan sederhana seperti pisang, yogurt, roti, buah, atau oatmeal, persiapan sebelum latihan sebenarnya bisa dibuat sesederhana mungkin. Jadi, ketika jadwal olahraga sudah menunggu, tidak perlu menyiapkan makanan yang rumit untuk mendapatkan asupan sebelum olahraga.

Penulis: Najwa Maulidina