Fimela.com, Jakarta - Agnez Mo menjadi salah satu sorotan di Mandalika GP 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Bukan hanya aksi panggungnya yang energik, gaya busana yang ia pilih juga mencuri perhatian.
Di momen Mandalika GP 2026, Agnez Mo mendapat kesempatan untuk hadir dua kali di panggung sekaligus, yakni membuka sekaligus menutup gelaran. Di momen pembukaan saat membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya, ia tampil anggun dalam gaun putih. Sementara pada penutupan, ia beralih ke tampilan yang lebih boyish dan edgy dengan pendekatan biker yang kuat karakternya.
Perbedaan dua gaya ini memperlihatkan kemampuan Agnez Mo mengeksplorasi karakter fashion tanpa melepas identitasnya yang berani. Dari siluet feminin yang dramatis hingga padu padan bernapas sporty, keduanya sama-sama kuat sebagai penanda kehadirannya di panggung.
Gaun Putih Satin Agnez Mo di Momen Pembukaan
Pada upacara pembukaan Mandalika GP 2026, Agnez Mo membawakan Indonesia Raya dalam balutan gaun putih berbahan satin. Pilihan warna putih menghadirkan kesan bersih dan elegan, sekaligus selaras dengan suasana formal ajang balap bertaraf internasional tersebut.
Gaun itu mengusung potongan off-shoulder yang menonjolkan garis bahu secara anggun. Di bagian atas, neckline bergelombang menjadi aksen feminin yang menarik, memberi detail visual tanpa membuat tampilannya terasa berlebihan. Pada bagian bawah, terdapat slit cukup tinggi yang menambah dimensi dramatis serta memberi nuansa modern pada siluet gaun yang memanjang.
Karakter gaun semakin hidup berkat kehadiran sheer sleeve yang ringan dan transparan. Permainan tekstur antara lengan tipis tersebut dengan kilau satin yang lembut menciptakan paduan elegan, kontras dengan latar lintasan balap. Tanpa ornamen yang ramai, siluetnya tetap tampil mencolok dan berkelas.
Riasan yang dipilih Agnez bersifat minimalis untuk menonjolkan kecantikan natural. Kompleksi wajah tampak glowing dengan hasil akhir yang segar, sementara riasan mata dan bibir dijaga lembut agar tetap serasi dengan karakter busana serba putih.
Untuk tatanan rambut, ia mengusung gaya sleek half-up do. Sebagian rambut ditarik rapi ke belakang, sementara sisanya dibiarkan tergerai. Pilihan ini memberi kesan polished dan feminin, menyempurnakan tampilan yang elegan sejak awal acara.
Biker Look Bernuansa Edgy
Beralih ke panggung penutupan, Agnez Mo memperlihatkan sisi yang lebih berani. Ia mengusung biker look yang dimodifikasi, menggabungkan elemen khas dunia balap dengan sentuhan fashion statement yang tegas.
Pilihan utamanya adalah biker jacket berwarna merah, hitam, dan putih yang langsung memikat perhatian. Kombinasi warna ini memunculkan nuansa sporty yang selaras dengan atmosfer Mandalika GP. Jaket tersebut ia padukan dengan sport bra sehingga membentuk siluet makin dinamis dan menghadirkan kesan powerful di atas panggung.
Bagian bawahan mempertegas karakter boyish dalam penampilannya. Agnez mengenakan high-waist baggy capri pants berwarna hitam yang dihiasi grafis inisial namanya, AGNZ. Potongan longgar pada celana memberi sentuhan streetwear yang kontras dengan struktur jaket bergaya balap. Detail grafis personal itu sekaligus menambahkan identitas pada keseluruhan outfit.
Untuk alas kaki, ia memilih boot heels hitam yang memperkuat kesan edgy sekaligus memberi garis siluet yang tegas. Sepatu ini menjadi elemen penyatu yang merangkum nuansa biker, sporty, dan glamor dalam satu tampilan.
Gaya rambut turut menyesuaikan karakter busana di sesi penutupan. Rambut panjangnya ditata dalam sleek ponytail yang rapi dan ditarik ke belakang. Tatanan tersebut terlihat modern dan praktis, sekaligus memberi ruang bagi detail jaket serta bentuk keseluruhan busana menjadi pusat perhatian.