Sukses

Beauty

10 Bahan Teraneh (Dan Berbahaya) Yang Ada di Dalam Makanan

Setiap orang punya makanan favoritnya masing-masing, mulai dari makanan yang bernuansa Chinese Food, Javanese, atau Continental. Menonjolkan rasa yang khas dan istimewa serta berbeda-beda, setiap makanan punya bahan dan bumbu rahasia. Terkadang bumbunya sudah Anda kenal, hanya saja porsinya sudah diteliti dan diuji coba berkali-kali sampai menghasilkan rasa yang nikmat. Namun, ada juga bumbu atau bahan rahasia yang ternyata tidak Anda kenal, dan juga dianggap aneh karena tak selazimnya dipakai sebagai bahan atau bumbu makanan.

Uniknya, dengan bahan atau bumbu yang aneh itu, ada makanan-makanan yang justru semakin lezat dan disukai.

Inilah 10 bahan dan bumbu teraneh yang pernah ada di dunia, dan mungkin di dalam makanan kesukaan Anda.

(vem/bee)

Carmine

Apabila Anda suka menu-menu makanan yang berwarna merah, Anda harus tahu bahwa tidak semua makanan berwarna merah menggunakan tomat sebagai bahan pewarna merahnya. Adalah carmine, sebuah bahan pewarna merah yang ternyata berasal dari perut serangga.

Cara membuatnya cukup unik dan sadis. Serangga dikumpulkan dalam jumlah yang besar, dibunuh dan dikeluarkan isi perutnya dengan cara direndam di dalam air panas. Isi perut tersebut kemudian apabila diolah akan mengeluarkan warna merah yang cukup kental dan indah untuk mewarnai makanan.

L-Cyesteine

L-Cyesteine adalah bahan yang biasanya digunakan untuk mengolah roti. Bahan ini sebenarnya merupakan asam amino yang dikumpulkan baik dari bulu bebek atau rambut manusia. Kabarnya, asam amino dari bulu bebek dan rambut manusia paling murah dan mudah dicari, sehingga praktis untuk membantu pengolahan dan penghasilan produk roti besar-besaran.

Isinglass

Isinglass adalah bahan yang membuat bir berwarna kuning keemasan. Dengan warna ini, bir menjadi lebih menarik dan mengundang selera.

Ternyata, bahan isinglass terbuat dari kandung kemih ikan yang diproduksi dan dicampurkan di dalam minuman bir. Inilah mengapa warna bir menjadi kilau keemasan.

Rennet

Istilah asing ini kedengaran cantik. Tetapi Anda harus tahu bahwa rennet sebenarnya adalah salah satu bagian perut sapi yang digunakan dalam pembuatan keju. Tidak semua keju sih menggunakan bahan ini, tetapi sebagian besar mengandalkan rennet sebagai salah satu bahannya.

Tar batubara

Tar batubara termasuk dalam salah satu daftar bahan berbahaya, yang sudah dilarang oleh PBB. Namun, masih sering ditemukan tar batubara di dalam pewarna makanan merah yang kabarnya membuat pewarna jadi semakin 'hidup'.

Sorbitol

Sorbitol adalah salah satu jenis gula alkohol yang digunakan dalam beberapa produk obat-obatan semisal obat kumur, obat untuk gusi, dan juga di dalam rokok.

Sorbitol ini sebenarnya berfungsi sebagai pencahar apabila dikonsumsi dalam jumlah yang besar.

Phosphoric Acid

Adalah substansi yang memberikan keasaman soda di dalam minuman ringan. Bahan ini sebenarnya digunakan untuk menghilangkan karat dan sebagai fuel cell.

Fuel cell sendiri adalah sebuah alat yang mengubah energi kimia dari bahan bakar menjadi listrik melalui reaksi kimia dengan oksigen atau zat pengoksidasi lain.

Polydimethylsiloxane

Bahan yang satu ini kerap ditemukan di dalam makanan-makanan ringan yang sering bikin ketagihan. Sebenarnya bahan ini merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk dry cleaning, pembersih noda serta mengatasi problem kutu rambut.

Xanthan Gum

Bahan ini kerap ditemukan di dalam saus, salad dressing serta produk susu. Xanthan Gum sebenarnya adalah salah satu bakteri yang sifatnya sama seperti bakteri yang ditemukan pada sayuran atau buah-buahan yang membusuk.

Gelatin

Bahan yang satu ini sering ditemukan pada permen atau jelly-jellyan. Memberikan rasa kenyal yang unik dan menarik. Tahukah Anda apakah bahan dasar gelatin?

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading