Sukses

Beauty

Pahami Penyakit Rhinitis dan Sinusitis Pemicu Asma

Hampir setiap orang mengetahui rasanya memiliki hidung yang berair dan tersumbat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Seringkali gejala-gejala ini diikuti oleh sakit kepala di daerah sekitar mata, hidung dan pelipis. Orang yang memiliki alergi lebih mudah mendapat gejala-gejala seperti ini.

Aafa.org melansir bahwa gejala-gejala diatas adalah adalah tanda-tanda penyakit rhinitis dan sinusitis, dua masalah medis yang sangat umum. Penyakit ini dapat dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Rhinitis adalah peradangan dalam hidung yang disebabkan oleh zat-zat yang dapat menyebabkan iritasi atau alergi (zat-zat yang memancing respon alergi). Sebagai respon pada zat-zat tersbut, sel-sel yang ada dalam tubuh melepaskan histamine dan mediator kimia lainnya. Hal-hal tersebut adalah hal-hal yang menyebabkan gejala-gejala rhinitis seperti bersin-bersin, hidung berair, dan gatal dan berair pada mata.

Sedangkan sinusitis adalah sebuah infeksi atau peradangan pada saluran-saluran sinus. Sinus adalah saluran kosong yang sederhana. Ada banyak saluran-saluran sinus dalam tubuh anda, termasuk empat pasang dalam kepala anda yang disebut paranasal sinus. Sinus berfungsi untuk meringankan kepala dan memberi gaung pada suara. Pada banyak kasus sinusitis disebabkan oleh infeksi dari suatu virus.

Ketika infeksi sinus terjadi anda akan menemukan cairan kental yang berwarna hijau atau kuning yang mengalir dari hidung anda atau dari bagian bawah belakang tenggorokan anda. Meskipun tidak berbahaya, rhinitis dan sinusitis dapat membuat anda menderita, apalagi jika anda memiliki asma.

Oleh: Desti Ayu Ruhiyati

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading