Sukses

Beauty

Ginkgo Biloba

Ladies, pernah dengar tanaman ginkgo biloba kan? Nah, tanaman herbal yang satu ini ternyata sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu lho, dan sudah dimanfaatkan masyarakat China kuno sebagai obat asma, pembengkakan pada tangan dan kaki, batuk, gangguan pada pembuluh darah, dan otak.

Pusat penanaman ginkgo biloba terbesar di dunia terdapat di provinsi Zhejiang, China Timur. Ginkgo biloba dipercaya sebagai spesies pohon tertua di bumi. Seperti dikutip dari clevelandclinicmeded.com, pohon ginkgo diperkenalkan pertama kali di Eropa dan Amerika Utara sebagai tanaman hias. Di jerman, ginkgo biloba sudah diteliti sejak tahun 1960 untuk dikembangkan sebagai obat pencegah lupa.

Secara umum, senyawa aktif ginkgo biloba terdiri atas ginkgolides dan bilobalides (juga disebut sebagai terpenes) dan flavonoids. Tanaman herbal ini sudah menjadi objek penelitian untuk dikembangkan sebagai obat gangguan pencernaan, claudication, dementia, stroke, asma, vertigo, dan kerusakan otak.

Ekstrak daun ginkgo biloba dipercaya dapat menstabilkan atau meningkatkan fungsi kognitif dan sosial, membantu kelancaran peredaran darah perifer di organ yang letaknya jauh dari jantung, seperti ujung kaki, ujung jari, dan daun telinga, sehingga dapat membuat tubuh anda tetap segar dan tidak cepat letih.

Namun, ginkgo biloba juga bisa menimbulkan efek samping. Dalam dosis biasa, ekstrak daun ginkgo biloba dapat menyebabkan sakit kepala, jantung berdebar, konstipasi, dan alergi kulit. Sedangkan dalam dosis besar dapat menyebabkan gelisah, diare, mual, muntah, dan lesu. Efek lain yang mungkin dapat terjadi adalah pendarahan yang tiba-tiba.

Nah, ladies, itulah info singkat seputar tanaman obat ginkgo biloba. Semoga bermanfaat!

Oleh: Asizah

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading