Sukses

Beauty

Mentimun: Mitos Penyebab Keputihan

Ladies, tentunya Anda semua pasti pernah mendengar mitos yang mengatakan kalau makan mentimun dapat menyebabkan keputihan. Tapi apakah benar demikian? Mitos itu hanyalah sebuah kepercayaan kuno yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Mengenai mentimun belum tentu benar mengenai mitos tersebut.

Mitos mentimun penyebab keputihan tidak dibenarkan oleh dr. Duddy Mulyawan, Sp.PD, yang dijelaskan pada situs thetopix.com, sebab mentimun belum terbukti secara ilmiah menjadi pemicu terjadinya keputihan. Jadi, tidak ada hubungan antara mentimun dan keputihan.

Saat ini mentimun yang masih menjadi buah musuh utama para wanita, padahal banyak sekali kandungan vitamin yang sangat baik untuk tubuh Anda, diantaranya:

1. Fosfor, Kalsium, Sapronin, Protein, dan juga Lemak.

2. Flavonoid dan juga Polifenol : sebagai anti radang

3. Asam Malonat : berfungsi untuk menekan kadar gula yang ada dalam tubuh agar tidak berubah menjadi lemak atau bisa dibilang ini sangat baik untuk mengurangi berat badan.

4. Kukurbitasin C : berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh kitadan mencegah penyakit hepatitis

5. Kandungan flavonoid dan polifenolnya berfungsi sebagai anti radang.

6. Mentimun juga baik untuk menurunkan berat badan karena mengandung Asam Malonat yang berfungsi menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak.

Nah, faktanya tidak ada kandungan dari ketimun yang bisa menyebabkan keputihan. Hal ini juga dikuatkan dalam laman tipsagarcantik.com yang menyebutkan bahwa keputihan terjadi karena kondisi vagina yang lembab dan sikap malas mengganti celana dalam sehingga memicu pertumbuhan bakteri yang menyebabkan keputihan berbau.

Mulai sekarang, jangan tuding mentimun sebagai biang keladinya. Lebih baik jaga kebersihan dan kelembaban vagina agar terhindar dari bakteri dan jamur, tidak perlu pantang makan mentimun, ladies.

Ismaya Indri Astuti

(vem/ova)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading