Sukses

Beauty

Cumi-Cumi yang Lezat nan Bergizi Tinggi

Ladies, cumi-cumi adalah jenis hewan laut yang banyak dijumpai di perairan Indonesia. Banyak para penggemar makanan laut menjadikan cumi-cumi sebagai madona dalam suatu hidangan. Seperti yang dilansir berbagi-7 manfaat cumi-cumi antara lain sebagai berikut:

1. Dilihat dari nilai gizi

Cumi-cumi memiliki kandungan gizi yang luar biasa karena kandungan proteinnya cukup tinggi, yaitu 17,9 g/100 g cumi segar. Asam amino esensial yang dominan adalah leusin, lisin, dan fenilalanin. Sementara kadar asam amino nonesensial yang dominan adalah asam glutamat dan asam aspartat.

2. Pertumbuhan Kerangka Tulang

Cumi-cumi juga mengandung beberapa jenis mineral mikro dan makro dalam jumlah yang sangat tinggi. Mineral penting pada cumi-cumi adalah natrium, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan selenium. Fosfor dan kalsium berguna untuk pertumbuhan kerangka tulang, sehingga penting untuk pertumbuhan anak-anak dan mencegah osteoporosis di masa tua. Selain kaya akan protein, cumi-cumi juga merupakan sumber vitamin yang baik, seperti vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B12, niasin, asam folat, serta vitamin larut lemak (A, D, E, K).

3. Dapat Menurunkan Kandungan Kolesterol Dalam Darah

Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah, yaitu 7,5 g/100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk ke dalam asam lemak tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.

Walaupun demikian, konsumsi cumi-cumi berlebih harus dihindari karena kadar kolesterolnya lumayan tinggi, yaitu mencapai 260 mg/100 g bahan.

4. Pembentukan Sel Darah Merah

Cumi-cumi juga kaya akan Omega-3, protein, vitamin B, iodium dan berbagai mineral. Kandungan tembaga pada cumi-cumi baik untuk pembentukan sel darah merah.

5. Untuk Obat Kanker

Baru-baru ini para peneliti menemukan bahwa tinta cumi-cumi benar-benar dapat melawan kanker. Cumi-cumi merupakan salah satu seafood yang sangat populer di kalangan pecinta makanan laut.

Kini kegiatan para ilmuwan itu adalah mencari zat aktif dalam tinta itu dan mengisolasinya. Diduga zat itu bekerja dengan mengaktifkan komponen sel darah putih yang disebut makrofag alias sel pemangsa raksasa, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh di sekitar sel tumor khusunya.

6. kesehatan bagi jantung

Para ahli mengungkapkan, cumi-cumi merupakan sumber makanan laut yang kaya akan protein, omega-3, tembaga, seng, vitamin B dan yodium. Kandungan tembaga pada cumi baik untuk penyerapan tubuh, penyimpanan dan metabolisme besi dan pembentukan sel darah merah. Namun sebaiknya hindari konsumsi cumi dengan cara digoreng.

7. Menghilangkan Bekas Cacar

Bekas cacar pada tubuh terutama wajah akan sangat mengganggu penampilan. Terutama bagi wanita yang menginginkan kulitnya mulus dan indah.


Ladies, seperti yang dilansir juga oleh situs nasional.kompas, di Indonesia, cumi-cumi dikenal dengan beberapa istilah, seperti enus, nus, sotong, atau sontong bunga. Hewan laut ini umumnya ditangkap pada malam hari, dengan menggunakan lampu petromaks sebagai alat penarik. Mereka umumnya menyukai cahaya di malam hari. Kerumunan cumi-cumi dapat ditangkap dengan menggunakan alat bubu, jaring angkat, jaring insang, pukat cincin, pukat udang, rawai tuna, atau sero.

Menurut data dari Food and Agricultural Organization atau FAO, jumlah moluska yang ditangkap untuk kepentingan komoditas komersial, pada tahun 2002 adalah 3.173.272 ton dan 75,8% dari jumlah tersebut, adalah cumi-cumi yang dimakan. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam cumi-cumi yang baik untuk manusia, yaitu selenium, riboflavin, dan vitamin B 12. Dan beberapa orang meyakininya bahwa tinta pada cumi-cumi juga dapat mencegah kanker. Hal tersebut diungkapkan dalam situs mongabay.

Oleh: Mufidah Nur Amalia

 

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading