Sukses

Beauty

3 Tips Sukses Bisnis Fashion dan Kecantikan di Masa Pandemi Hanya dengan Media Sosial

Fimela.com, Jakarta Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak setahun lalu mengubah masyarakat dalam hal prioritas belanja. Di mana masyarakat lebih mengalokasikan pengeluaran untuk produk kesehatan, makanan, dan minuman, Meski demikian, produk fashion dan kecantikan tidak luput dari daftar belanja online masyarakat Indonesia.

Menurut data yang dihimpun TikTok, sektor fashion dan kecantikan mulau menunjukkan tren positif di masa new normal. Data dari Kantar Indonesia dalam laporan "Beauty Shopper" Road to Recovery April 2021 menunjukkan bahwa industri kecantikan mengalami pemulihan.

Hal ini diiringi oleh keinginan masyarakat Indonesia untuk tetap tampil cantik. Misalnya dengan mengutamakan makeup di bagian mata yang terlihat saat beraktivitas di luar rumah dengan mengenakan masker. Serta meningkatnya minat masyarakat untuk merawat diri di rumah menyebabkan kebutuhan skincare meningkat.

Berkaca dari perubahan prioritas ini, Adisti Bramanti selaku Commercial Director di Kantar Indonesia memberikan tips untuk menggunakan media sosial seperti TikTok agar bisa meningkatkan bisnis fashion dan kecantikan di masa pandemi.

 

1. Memahami konsumen

Pelaku industri UMKM lokal harus sadar betul bahwa masyarakat mengalami perubahan prioritas. Penting untuk mencari referensi atau melakukan survei agar bisa lebih memahami kebutuhan dan preferensi target konsumen.

"Memahami kebutuhan dan mengetahui preferensi target konsumen menjadi semakin penting, agar para brand dapat memasarkan produknya dengan efektif." ungkap Adisti Bramanti.

2. Relevan

Relevansi menjadi pendorong utama untuk meningkatkan engagement di konten fashion dan kecantikan di TikTok. Terbukti dengan kenaikan views video sebesar 5 kali lipat karena pengguna bisa menikmati konten iklan di kategori ini.

Menjadi relevan adalah yang terpenting untuk saat ini, di mana target konsumen semakin mencermati setiap produk. Apakah produk tersebut cocok untuk kebutuhan mereka saat ini," ungkap Adisti Bramanti.

3. Otentik

Konten yang relevan dengan pengguna dan otentik banyak dikreasikan dan diikuti oleh pengguna TikTok. Konten yang banyak diminati adalah konten yang memberikan nilai tambah bagi pengguna, seperti konten inspiratif, tips, serta trivis info seputar fashion dan kecantikan.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Diary Fimela: Metta Handika, Bantu Perempuan Indonesia untuk Bebas Ekspresikan Diri Melalui Bisnis Fashion
Artikel Selanjutnya
Diary Fimela: Kisah Brand Lokal Busana Anak, Dari Reseller Hingga Mejeng di Times Square New York