Sukses

Beauty

Jangan Pernah Mencabuti Uban! Ini Alasannya

Fimela.com, Jakarta Kamu pasti juga pernah mendengar tentang alasan mengapa kamu tidak boleh mencabut uban. Banyak yang percaya bahwa saat mencabut uban, maka akan lebih banyak rambut tumbuh menjadi uban, tapi benarkah ini?

Faktanya, sangat normal untuk kehilangan hingga 159 helai rambut dalam sehari. Jadi alasannya jelas bukan karena akan lebih banyak rambut menjadi uban atau karena akan membuatmu mengalami kerontokan rambut.

Jadi, kenapa uban dilarang untuk dicabut? Rambut yang dicabut, yang hidupnya kamu perpendek, akan beristirahat dan memulai siklus pertumbuhan berikutnya setelah sekitar 3 bulan, seperti dilansir dari huffpost.com.

 

 

Alasan kamu tidak boleh mencabuti uban

Pada setiap siklus setelah sekitar usia 20 tahun, rambut tumbuh kembali sedikit lebih tipis dan bertahan untuk waktu yang sedikit lebih singkat. Siklus di kepala rata-rata lima tahun dan jumlah siklus pertumbuhan terbatas.

Selain memotong salah satu dari siklus itu, kamu mungkin melakukan beberapa kerusakan nyata yang mungkin sulit untuk diperbaiki. Dengan mencabuti rambut, kamu membuat trauma pada folikel rambut, yang bisa menyebabkan infeksi atau bahkan kebotakan.

Uban adalah bagian yang tak terhindarkan dari penuaan, jadi kamu akan melihat lebih banyak seiring berjalannya waktu. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada rambut dan kulit.

Alasan kamu tidak boleh mencabuti uban

Jumlah butiran pigmen secara alami mulai berkurang seiring bertambahkan usia seseorang, biasanya antara usia 28 dan 40 tahun. Alasannya adalah melanosit, sel yang memproduksi melanin, mulai melambat dan memproduksi lebih sedikit.

DNA dan gaya hidup berperan dalam seberapa cepat uban muncul. Stres dapat memperkuat dan mempercepat prosesnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading