Sukses

Beauty

4 Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Saat Mengaplikasikan Produk Skincare, Yuk Cari Tahu!

Fimela.com, Jakarta Sesi skincare-an memang jadi rutinitas wajib bagi sebagian orang. Pasalnya, banyak yang sudah membuktikan kalau berbagai produk skincare bermanfaat baik bagi kulit, terutama untuk wajah. Tapi, pentingnya mengaplikasikan produk skincare seringkali nggak diiringi dengan menyempurnakan setiap tahapnya dan memperbaiki kesalahan.

Yap, ternyata masih banyak yang mengabaikan beberapa kesalahan saat mengaplikasikan produk perawatan kulit. Alhasil, penggunaannya bisa jadi sia-sia. Bahkan, bisa berdampak buruk ke kulit itu sendiri. Jadi, kesalahan apa aja yang perlu dihindari? Cek yuk!

Terlalu Banyak Menuang Produk

Mungkin kamu lebih sering mendengar hal sebaliknya, yaitu tentang jangan terlalu sedikit ketika mengaplikasikan produk skincare. Tapi, ternyata terlalu banyak juga nggak baik, lho. 

Contohnya saja ketika kamu mengaplikasikan pelembab (moisturizer) terlalu banyak yang ternyata dapat menyebabkan piling atau penggumpalan. Pelembab yang terlalu banyak akan sulit terserap kulit, terbuang percuma, dan menghalangi produk skincare lainnya.

Pada dasarnya setiap produk mempunyai khasiat masing-masing. Seperti pelembab yang bisa menghidrasi kulit, atau retinol yang bisa mencegah penuaan dini. Maka dari itu, aplikasikan setiap produk secukupnya. Kamu bisa mengikuti instruksi yang biasanya tertera di setiap produk.

Salah Urutan Pemakaian

Kamu pasti tahu kalau produk skincare nggak bisa diaplikasikan sesuka hati atau dicampur jadi satu dalam wadah. Yap, urutan pemakaian produk sangat penting, supaya masing-masing bisa memaksimalkan khasiat kandungannya.

Contoh kesalahan misalnya dengan mengoleskan krim lebih dulu, baru setelah itu serum. Kedua produk tersebut nggak akan bekerja maksimal. Formula atau tekstur tebal seperti krim akan menghalangi formula serum yang ringan. 

Urutan yang benar yaitu aplikasikan produk paling tipis ke yang paling tebal. Misalnya menggunakan serum setelah membersihkan wajah dan mengaplikasikan toner (toning). Baru setelah itu pakailah krim pelembab.

Nge-Skip Cleansing

Hayo, siapa yang masih sering nge-skip tahap cleansing tapi berharap kulit glowing? Banyak orang yang masih menganggap cuci muka dengan sabun udah cukup menghilangkan debu dan kotoran wajah, bahkan make-up yang nempel seharian. Padahal hal itu sangat nggak mungkin dan belum cukup.

Setidaknya kamu harus membersihkan wajah dengan cleanser dua kali sehari, pagi dan malam. Selain untuk menghapus sisa riasan dan tabir surya alias sunscreen, tahap cleansing juga akan membersihkan minyak dan kotoran yang menumpuk sepanjang hari.

Sering Mengabaikan Area Penting

Ketika mengaplikasikan berbagai produk, banyak orang yang masih abai dengan spot kecil namun penting. Contohnya seperti area bawah mata atau leher yang jarang dirawat dengan produk perawatan kulit. Padahal kedua spot tersebut paling menunjukkan tanda penuaan.

Selain itu, bagian atas telinga atau kulit kepala yang rentan terpapar sinar matahari juga seringkali diabaikan. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, bagian ini juga bisa menunjukkan tanda penuan kulit.

Maka dari itu, cobalah pakai krim atau masker khusus bagian bawah mata dan ratakan produk skincare hingga ke area leher. Kamu juga bisa oleskan produk skincare ke bagian kecil seperti atas telinga atau kulit kepala.

Itu dia beberapa kesalahan ketika mengaplikasikan produk perawatan kulit. Jangan sampai perawatan sia-sia karena kamu mengabaikan urutan atau spot-spot penting, ya. Yuk maksimalkan setiap tahapan skincare routine-mu!

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading