Sukses

Beauty

Cara Ampuh Merawat Kulit Sensitif agar Tidak Mudah Memerah

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernah nggak merasa wajah tiba-tiba tampak merah, panas, atau perih tanpa alasan yang jelas? Bagi pemilik kulit sensitif, kondisi ini sering terjadi dan bisa sangat mengganggu rasa percaya diri. Awalnya mungkin hanya kemerahan ringan di area pipi, tetapi jika dibiarkan, warnanya bisa semakin jelas, disertai rasa tidak nyaman, kulit kering, bahkan muncul tekstur kasar.

Melansir laman www.paulaschoice.com kulit sensitif yang mudah memerah sebenarnya merupakan tanda bahwa kondisi kulit sedang tidak seimbang. Kemerahan bisa muncul sesekali lalu menghilang, atau bertahan dalam waktu lama. Dalam beberapa kasus, kulit juga menjadi lebih reaktif, mudah iritasi, dan terasa sangat sensitif terhadap sentuhan maupun produk perawatan.

Kemerahan pada kulit adalah kondisi yang mudah dikenali, tetapi penyebabnya tidak selalu sederhana. Biasanya, kondisi ini berkaitan dengan kulit sensitif atau masalah kulit tertentu seperti rosacea dan jerawat. Kemerahan muncul akibat pelebaran pembuluh darah di permukaan kulit dan sering disertai gejala lain seperti gatal, kering, terasa tertarik, hingga mengelupas.

Faktor penyebab kulit sensitif yang mudah memerah dan cara menghadapinya

Ada banyak faktor yang bisa memicu kulit menjadi merah, baik dari dalam maupun luar tubuh. Paparan sinar matahari berlebihan, perubahan cuaca ekstrem, polusi, penggunaan produk dengan kandungan yang keras, hingga stres dapat memperburuk kondisi kulit sensitif. Selain itu, pola makan, konsumsi alkohol, dan reaksi alergi juga berperan dalam memperparah kemerahan.

Langkah paling penting dalam merawat kulit sensitif yang mudah memerah adalah menenangkan dan menjaga kelembapan kulit. Rutinitas perawatan sebaiknya dibuat sesederhana mungkin dengan produk yang lembut dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Fokus utama perawatan adalah memperkuat skin barrier agar kulit lebih tahan terhadap iritasi.

Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut dan tidak membuat kulit terasa kering atau tertarik. Setelah itu, gunakan toner yang melembapkan untuk membantu menjaga kadar air di kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan lebih tenang dan tidak mudah bereaksi terhadap faktor pemicu kemerahan.

Pentingnya menghindari pemicu dan menjaga kulit dengan perawatan tepat

Penggunaan eksfoliasi juga tetap bisa dilakukan, tetapi harus sangat hati-hati. Pilih eksfoliator yang lembut dan diformulasikan untuk kulit sensitif agar tidak memperparah iritasi. Selain itu, penggunaan serum dengan kandungan penenang dan pelembap seperti ceramide atau bahan yang memperbaiki skin barrier dapat membantu mengurangi tampilan kemerahan secara bertahap.

Pada siang hari, jangan pernah melewatkan pelembap yang dilengkapi sunscreen. Paparan sinar UV tanpa perlindungan dapat memperburuk kemerahan dan sensitivitas kulit. Untuk malam hari, gunakan pelembap yang menutrisi dan membantu proses pemulihan kulit agar keesokan harinya kulit terasa lebih nyaman dan tampak lebih merata.

Selain perawatan dari luar, penting juga menghindari hal-hal yang dapat memicu kemerahan, seperti produk beraroma, scrub kasar, makanan pedas, alkohol, serta stres berlebihan. Jika kemerahan tidak kunjung membaik, berkonsultasi dengan dokter kulit adalah langkah bijak. Dengan perawatan yang tepat, konsisten, dan lembut, kulit sensitif dapat tetap sehat, tenang, dan tidak mudah memerah.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading