Sukses

Beauty

Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Sering Dicat agar Tetap Sehat dan Berkilau

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, mengubah warna rambut seringkali menjadi cara instan untuk menyegarkan penampilan. Baik untuk mengikuti tren, mengekspresikan diri, maupun menutupi uban, mewarnai rambut memang terasa menyenangkan. Namun, dibalik tampilan baru yang cantik, proses pewarnaan rambut ternyata bisa meninggalkan dampak yang tidak sedikit bagi kesehatan rambut jika dilakukan terlalu sering.

Dilansir dari mconcepthairsalon.com, pewarna rambut bekerja dengan cara membuka lapisan kutikula rambut menggunakan bahan kimia seperti amonia atau peroksida agar pigmen warna dapat masuk. Proses ini membuat kutikula melemah dan kelembaban alami rambut berkurang. Jika dilakukan berulang kali, rambut akan menjadi kering, rapuh, dan mudah patah.

Penyebab Umum Rambut Rusak Setelah Sering Dicat

Beberapa kebiasaan berikut sering menjadi pemicu utama rambut rusak akibat pewarnaan:

1. Rambut Terlalu Sering Diproses

Pewarnaan, bleaching, dan perawatan kimia yang berulang dapat menghilangkan protein alami rambut. Akibatnya, rambut kehilangan kekuatan dan tampak kusam.

2. Kurangnya Perawatan Setelah Mewarnai

Rambut yang diwarnai membutuhkan perhatian ekstra. Tanpa conditioner, masker rambut, atau perawatan intensif, kelembapan rambut akan terus berkurang.

3. Terlalu Sering Menggunakan Alat Styling Panas

Catokan, curling iron, dan hair dryer bersuhu tinggi dapat memperparah kerusakan rambut yang sudah diwarnai. Panas berlebih membuat batang rambut semakin kering dan mudah patah.

4. Menyisir Rambut Terlalu Kasar

Rambut yang telah diwarnai cenderung lebih rapuh. Menyisir dengan kasar, terutama saat rambut masih basah, bisa menyebabkan rambut patah dan bercabang.

 

 

Tanda Rambut Rusak Akibat Sering Dicat

Sahabat Fimela, kerusakan rambut akibat terlalu sering diwarnai sebenarnya bisa dikenali sejak dini. Beberapa tanda yang umum muncul antara lain rambut terasa kering, kasar, dan mudah mengembang. Selain itu, ujung rambut mulai bercabang, rambut menjadi lebih mudah kusut dan sulit diatur, hingga jumlah rambut rontok atau patah yang terlihat lebih banyak dari biasanya.

Jika tanda-tanda tersebut mulai kamu rasakan, itu berarti rambut sedang membutuhkan perhatian dan perawatan ekstra sesegera mungkin agar kerusakannya tidak semakin parah.

Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Sering Dicat

Kabar baiknya, rambut rusak masih bisa diperbaiki dengan perawatan yang konsisten. Berikut beberapa langkah yang bisa Sahabat Fimela coba:

1. Rutin Deep Conditioning

Gunakan deep conditioner atau hair mask setidaknya seminggu sekali untuk mengembalikan kelembapan dan memperbaiki lapisan kutikula rambut.

2. Gunakan Masker dan Minyak Rambut

Minyak alami seperti minyak kelapa, argan, atau jojoba membantu melembutkan rambut dan menambah kilau. Aplikasikan pada batang rambut, bukan kulit kepala, agar tidak lepek.

3. Lakukan Trim Secara Berkala

Memotong ujung rambut setiap 6–8 minggu membantu mencegah kerusakan menyebar ke batang rambut yang lebih sehat.

 

 

Langkah Pencegahan Sebelum dan Sesudah Mewarnai Rambut

Jika Sahabat Fimela masih ingin mewarnai rambut, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan agar kerusakan rambut tetap minimal. Mulailah dengan berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi rambut bersama hair stylist profesional sebelum proses pewarnaan dilakukan.

Setelah rambut diwarnai, sebaiknya hindari penggunaan alat styling panas dalam waktu dekat. Jika memang perlu menata rambut, jangan lupa gunakan heat protectant untuk melindungi batang rambut dari suhu tinggi. Selain itu, hindari keramas terlalu sering. Cukup keramas sebanyak 2–3 kali seminggu agar kelembapan alami rambut tetap terjaga dan warna rambut lebih tahan lama.

Rutinitas Perawatan Rambut untuk Rambut Diwarnai

Agar warna rambut tetap tahan lama sekaligus menjaga kesehatannya, Sahabat Fimela dapat menerapkan rutinitas perawatan sederhana berikut. Pilih sampo yang lembut dan diformulasikan khusus untuk rambut diwarnai, serta bebas sulfat agar warna tidak cepat memudar. Saat membilas rambut, gunakan air dingin untuk membantu menjaga kelembapan dan kilau alami rambut.

Jangan lewatkan penggunaan conditioner setiap selesai keramas agar rambut tetap lembut dan mudah diatur. Sebagai perlindungan tambahan, aplikasikan leave-in conditioner atau serum rambut untuk melindungi rambut dari paparan sinar UV dan faktor lingkungan lainnya.

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading