Sukses

Beauty

Tips Menjaga Skin Barrier Saat Puasa agar Kulit Tetap Sehat dan Lembap

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, selama Ramadan tubuh mengalami banyak perubahan. Mulai dari pola makan yang bergeser hingga asupan cairan yang menjadi tidak sebanyak hari biasanya. Tak heran kulit menjadi terasa lebih kering, kusam, atau bahkan lebih sensitif. Untuk itu, penting bagi Sahabat Fimela untuk memahami bagaimana cara menjaga skin barrier meski kurang mengonsumsi air dan kulit menjadi tetap sehat selama bulan puasa. 

Dilansir dari berbagai sumber termasuk reemncream.com, skin barrier berfungsi dalam menjaga kelembapan alami kulit sekaligus melindunginya dari polusi, sinar UV, dan bakteri. Saat tubuh kekurangan cairan, kadar hidrasi kulit ikut menjadi menurun. Jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat, kondisi ini bisa memperparah munculnya jerawat akibat perubahan hormon dan pola makan, produksi minyak berlebih, ataupun kulit yang tampak lebih lelah. Karena itu, fokus utama selama Ramadan bukan hanya mencerahkan atau menghaluskan, tetapi memperkuat dan menjaga skin barrier.

Tips Cara Menjaga Skin Barrier Saat Kurang Minum

1. Gunakan Cleanser yang Lembut

Sahabat Fimela, hindarilah penggunaan sabun wajah dengan busa berlebihan atau kandungan aktif yang terlalu keras. Pilih cleanser dengan pH seimbang agar tidak mengikis kelembapan alami kulit. Cukup cuci wajah dua kali sehari, saat sahur dan setelah berbuka. Terlalu sering mencuci wajah dapat membuat kulit menjadi semakin kering. 

 

2. Fokus pada Hidrasi Berlapis

Saat kurang minum, hidrasi dari luar menjadi kunci. Gunakanlah produk dengan kandungan seperti hyaluronic acid, ceramide, niacinamide, ataupun centella asiatica. Aplikasikan serum di kulit yang masih sedikit lembab, lalu kunci dengan pelembap yang bertekstur creamy agar kelembapan tidak mudah menguap. 

 

3. Kurangi Eksfoliasi dan Retinol

Sahabat Fimela, saat Ramadan kulit cenderung lebih mudah kehilangan kelembapan karena asupan cairan yang berkurang. Di kondisi seperti ini, penggunaan produk aktif seperti exfoliating toner (AHA, BHA, PHA) atau retinol sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. 

Jika biasanya kamu menggunakan eksfoliasi 2–3 kali seminggu, cobalah kurangi menjadi satu kali saja dengan formula yang lebih lembut.  Setelah eksfoliasi, jangan lupa menenangkan kulit dengan serum atau masker yang menghidrasi. Kandungan seperti hyaluronic acid, ceramide, panthenol, atau centella asiatica dapat membantu menjaga kelembapan.

4. Jangan Lewatkan Sunscreen

Banyak yang beranggapan karena sedang berpuasa dan lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, penggunaan sunscreen bisa dilewatkan. Padahal, paparan sinar UV tetap bisa menembus kaca jendela dan memicu dehidrasi, hiperpigmentasi, hingga mempercepat tanda-tanda penuaan.

Saat kulit sedang lebih rentan karena kurang cairan, perlindungan dari sinar matahari justru menjadi semakin penting. Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi sebagai langkah terakhir dalam rutinitas skincare.  

 

5. Atur Pola Minum yang Konsisten

 

Sahabat Fimela, meski waktu minum selama Ramadan terbatas, kamu tetap bisa menyiasatinya dengan pola yang teratur. Hindari kebiasaan minum dalam jumlah besar sekaligus saat berbuka karena tubuh tidak dapat menyerap cairan secara maksimal dalam waktu singkat. Alih-alih langsung menghabiskan beberapa gelas, cobalah membaginya secara bertahap, misalnya satu gelas saat berbuka, satu gelas setelah makan malam, satu gelas setelah tarawih, dan satu hingga dua gelas saat sahur.

Kamu juga bisa menerapkan pola 2-4-2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dua gelas saat sahur) agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi. Selain air putih, imbangi dengan asupan buah yang kaya air dan antioksidan seperti semangka, jeruk, melon, atau kurma. 

6. Perhatikan Pola Makan 

Kondisi kulit selama Ramadan juga sangat dipengaruhi oleh apa yang kamu konsumsi saat berbuka dan sahur. Terlalu banyak makanan manis, gorengan, atau karbohidrat sederhana dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak pada peningkatan produksi minyak dan munculnya jerawat. Untuk menjaga skin barrier tetap sehat, seimbangkan menu berbuka dengan protein, sayuran, buah, serta lemak sehat seperti alpukat atau kacang-kacangan.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading