Sukses

Beauty

Puasa Bisa Detoks Kulit? Fakta atau Mitos dari Sudut Pandang Dermatolog

ringkasan

  • Puasa kulit bisa bermanfaat dalam kondisi tertentu untuk mengidentifikasi iritasi.
  • Puasa intermiten dapat memicu autofagi dan mengurangi peradangan pada kulit.
  • Konsultasi dengan dermatolog sangat penting sebelum melakukan perubahan pada rutinitas perawatan kulit.

Fimela.com, Jakarta - Puasakah Sahabat Fimela tahu bahwa puasa, baik itu puasa kulit maupun puasa intermiten, menjadi perbincangan hangat di kalangan dermatolog? Banyak yang penasaran apakah puasa bisa mendetoksifikasi kulit atau hanya sekadar mitos belaka. Mari kita telusuri lebih dalam dengan pandangan dari para ahli dermatologi.

Puasakah kulit atau "skin fasting" adalah praktik mengurangi atau menghentikan penggunaan produk perawatan kulit untuk memberi kesempatan kulit beristirahat dan menyeimbangkan diri. Namun, ada beragam pendapat mengenai efektivitasnya. Beberapa dermatolog skeptis terhadap konsep ini, sementara yang lain melihat potensi manfaat dalam kondisi tertentu.

Menurut Dr. Heidi Waldorf, seorang dermatolog dari New York, "puasa kulit itu konyol". Ia berpendapat bahwa regimen perawatan kulit yang baik tidak akan merusak *skin barrier*. Jika merusak, itu berarti regimen tersebut tidak baik. Dr. Matthew Elias juga menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk menghentikan pembersihan, pelembap, atau penggunaan tabir surya, karena menghentikan produk-produk ini justru dapat merusak kulit lebih lanjut.

Pandangan Ahli yang Mendukung Puasa Kulit

Di sisi lain, Dr. Sandra Lee, yang dikenal sebagai Dr. Pimple Popper, adalah salah satu dermatolog yang mendukung "puasa kulit" dalam kondisi tertentu. Ia merekomendasikan pendekatan ini bagi mereka yang mengalami ruam kulit akibat reaksi terhadap produk tertentu. Menurutnya, puasa kulit dapat membantu kulit bernapas, mengembalikan keseimbangan alami, dan bahkan mengidentifikasi produk yang menyebabkan iritasi.

Dr. Kiran Lohia Sethi menambahkan bahwa puasa kulit bisa diibaratkan sebagai liburan bagi kulit. Ini bukan berarti produk yang digunakan buruk, tetapi memberi waktu bagi kulit untuk menyembuhkan diri. Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Dr. Sonali Kohli, yang menyatakan bahwa puasa kulit adalah pendekatan perawatan kulit yang berfokus pada memberi kulit istirahat dari produk berlebihan.

Puasakah Intermiten dan Kesehatan Kulit

Puasakah intermiten, atau puasa makanan, juga menarik perhatian karena potensi manfaatnya bagi kesehatan kulit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat memicu autofagi, proses di mana tubuh membersihkan sel-sel yang rusak dan menghasilkan sel-sel baru yang lebih sehat. Ini dapat membantu memperbaiki kerusakan seluler dan menghasilkan kulit yang lebih bersih.

Selain itu, puasa intermiten dapat mengurangi peradangan, yang sering menjadi penyebab masalah kulit seperti jerawat dan eksim. Penurunan kadar insulin selama puasa juga dapat mengurangi fluktuasi hormonal yang dapat memicu jerawat. Namun, penting untuk diingat bahwa puasa intermiten tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan tertentu.

Pertimbangan dan Efek Samping

Meskipun ada manfaat yang menjanjikan, puasa yang berkepanjangan dapat menyebabkan dehidrasi dan kekurangan nutrisi, yang justru dapat memperburuk kondisi kulit. Selain itu, penelitian tentang dampak puasa intermiten pada kesehatan kulit masih terbatas dan seringkali berkualitas rendah. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau dermatolog sangat disarankan sebelum membuat perubahan besar pada rutinitas perawatan kulit.

Secara keseluruhan, gagasan bahwa puasa dapat mendetoksifikasi kulit perlu ditinjau dengan hati-hati. Meskipun puasa kulit dapat bermanfaat dalam kondisi tertentu, para dermatolog umumnya tidak merekomendasikan penghentian total produk esensial. Puasa intermiten menunjukkan potensi manfaat, tetapi harus dilihat sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk perawatan kulit yang mencakup diet seimbang dan hidrasi yang cukup.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading