Sukses

Beauty

Tak Hanya Skincare, Ternyata Kesehatan Usus Juga Berpengaruh pada Kondisi Kulit

Fimela.com, Jakarta - Perawatan kulit tidak hanya dimulai dari produk yang digunakan di permukaan wajah. Kondisi saluran pencernaan juga sedang banyak diteliti karena adanya hubungan antara mikrobioma usus dan kesehatan kulit. Hubungan ini dikenal sebagai gut-skin axis, yaitu komunikasi dua arah antara usus dan kulit yang melibatkan sistem imun, metabolisme, serta senyawa yang dihasilkan mikroorganisme di dalam tubuh.

Dilansir dari PubMed International Journal of Molecular Medicine, bahwa komposisi dan fungsi mikrobioma usus berkaitan dengan sejumlah kondisi kulit, termasuk jerawat, dermatitis atopik, dan psoriasis. Mikrobioma usus dapat memengaruhi kulit melalui pengaturan respons imun dan proses peradangan. Ketika keseimbangan mikroorganisme di usus terganggu, perubahan tersebut berpotensi memengaruhi lingkungan biologis yang berhubungan dengan kesehatan kulit.

Meski demikian, hubungan usus dan kulit tidak berarti setiap masalah kulit disebabkan oleh kondisi pencernaan. Penelitian mengenai gut-skin axis masih berkembang dan mekanismenya belum sepenuhnya dipahami.

Oleh karena itu, kesehatan kulit sebaiknya tetap diperhatikan secara menyeluruh, termasuk perawatan kulit, pola makan, aktivitas fisik, tidur, dan kondisi kesehatan secara umum. Artinya, perhatian terhadap pencernaan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Pilihan Makanan yang Baik untuk Kesehatan Usus

Salah satu cara sederhana untuk mendukung kesehatan usus adalah memperhatikan makanan sehari-hari. Pola makan yang beragam dapat membantu menyediakan serat dan berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta sumber protein dapat menjadi bagian dari menu seimbang. Serat juga menjadi sumber makanan bagi sebagian mikroorganisme baik di dalam usus.

Makanan fermentasi seperti yoghurt dengan kultur hidup, tempe, dan kimchi dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan. Produk tersebut mengandung mikroorganisme atau hasil fermentasi yang dapat berkontribusi pada keberagaman makanan dan kesehatan saluran pencernaan. Namun, manfaatnya dapat berbeda pada setiap orang sehingga tidak perlu menganggap satu jenis makanan sebagai solusi khusus untuk masalah kulit.

Selain menambah makanan bernutrisi, penting pula memperhatikan konsumsi makanan ultra-proses, minuman tinggi gula, serta pola makan yang kurang beragam. Bukan berarti makanan tersebut harus selalu dihindari, tetapi porsinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.

Jika ingin menjaga kesehatan usus sekaligus mendukung kondisi kulit, fokus utama sebaiknya berada pada pola makan seimbang dan konsisten, bukan pada satu makanan atau produk tertentu.

Lengkapi dengan Kebiasaan Hidup Sehat

Menjaga kesehatan usus tidak harus dilakukan melalui rutinitas yang rumit. Kebiasaan sehari-hari seperti mengonsumsi makanan beragam, mencukupi kebutuhan cairan, bergerak secara teratur, dan memiliki waktu tidur yang cukup dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Langkah tersebut juga dapat melengkapi rutinitas perawatan kulit yang sudah dilakukan.

Konsumsi serat dapat ditingkatkan secara bertahap melalui sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Perubahan secara perlahan penting agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Sementara itu, makanan fermentasi dapat menjadi pilihan tambahan dalam menu jika sesuai dengan kondisi tubuh dan kebiasaan makan.

Perlu diingat bahwa kondisi kulit dipengaruhi banyak faktor, seperti genetik, hormon, paparan sinar matahari, stres, lingkungan, kebiasaan perawatan kulit, serta kondisi kesehatan tertentu. Karena itu, menjaga usus bukan pengganti skincare atau pengobatan dermatologis. Jika muncul jerawat berat, ruam menetap, gatal, atau perubahan kulit yang mengganggu, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

Dengan pendekatan menyeluruh, perhatian terhadap kesehatan pencernaan dapat menjadi salah satu bagian dari kebiasaan hidup sehat yang turut mendukung kesehatan kulit. Konsistensi tetap menjadi kunci.

 

 

Penulis: Devita Adya Sari

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading