Sukses

Entertainment

Syuting Bersama, Paramitha Rusady dan Pacar Tak Ingin Bermesraan

Fimela.com, Jakarta Setelah main bareng di film Ketika Bung di Ende, Paramitha Rusady dan Hans De Kraker kembali terlibat dalam satu produksi film. Pasangan kekasih ini bermain dalam film Untuk Angeline. Film ini diangkat dari kisah Angeline, bocah 8 tahun yang diduga menjadi korban pembunuhan ibu angkatnya sendiri.

Kondisi itu memicu anggapan Paramitha dan Hans sedang mengumpulkan uang demi melangsungkan pernikahan. Namun asumsi itu langsung dibantah Paramitha. "Enggak gitu. Di luar target seperti itu. Saya enggak mengharapkan hal seperti itu," ujar Paramitha Rusady di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

Hans De Krekker, pemain Philipus Brown di film Bulan Terbelah di Amerika. (Facebook)

Tak jauh berbeda dengan sikap pacarnya, Paramitha pun enggan membahas detil tentang jalinan asmaranya dengan Hans. Justru dia lebih suka membahas tentang perannya di film garapan rumah produksi Citra Visual Cinema ini.

"Saya ingin bentuknya profesional. Kita di dunia sama dan saling support. Makanya kalau di tempat kerja, enggak mesra-mesraan. Saya juga lagi enggak mau bahas masalah itu. Saya hanya mau bicara soal film. Karena bukan ruang saya untuk bicara tentang pribadi," tandasnya.

Film Untuk Angeline sendiri berkisah tentang Midah, wanita yang berasal dari keluarga ekonomi yang sulit. Kondisi itu menuntutnya menyerahkan bayi yang baru dilahirkannya kepada John dan Terry lantaran tak mampu membayar biaya persalinan rumah sakit. Bayi cantik yang diberinama Angeline oleh John dan Terry.

Wanita berparas cantik ini memang tak lagi mengejar eksistensi diri dan juga popularitas semata. Ia berusaha untuk menjadi berkah bagi orang lain melalui kiprahnya di dunia hiburan. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Lewat arahan sutradara Djito Banyu, film Untuk Angeline mulai melakukan proses syuting hari ini dan dijadwalkan rilis pada April 2016 mendatan. Selain Paramitha Rusady dan kekasih, film ini melibatkan nama-nama seperti Kinaryosih, Naomi Ivo, Roweina Umboh, Teuku Rifnu Wikana.

Loading