Sukses

Entertainment

Hampir Dua Bulan Dibui, Gatot Brajamusti Islamkan Dua Tahanan

Fimela.com, Jakarta Hampir dua bulan mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti menjalani masa tahanan sejak ditangkap akhir Agustus 2016 lalu. Hingga saat ini kondisinya tetap sehat sehingga ia bisa mengikuti pemeriksaan kasus yang sedang menimpanya. Gatot ditahan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dengan para tahanan lainnya.

"Paling Aa Gatot lebih banyak beribadah selama ditahanan. Ia juga berdakwah di dalamnya tahanan," kata kuasa hukum Gatot, Irfan Suriadiata, saat dihubungi Bintang.com, Jumat (21/10/2016).

Aa Gatot datang tanpa mengenakan baju tahanan tiba di Gedung Sub Direktorat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, sekitar pukul 11.35 WIB. (Andy Masela/Dok. Bintang.com)

Ia juga bergaul dengan tahanan lainnya. Gatot bersama sekitar 6 orang tidur di sebuah ruangan berukuran 3x4 meter, tanpa ada televisi. Tak ada perbedaan fasilitas dengan tahanan yang lainnya.

"Semuanya sama, Aa tidur bersama sekitar enam orang," jelas Irfan.

"Gatot Brajamusti kami periksa di Subid Resmob Polda Metro Jaya terkait tentang penyimpanan (dan) memiliki senjata api. Kami akan melakukan pemeriksaan terkait dengan penemuan dari 600an butir peluru," kata Budi Hermanto di Polda.(Andy Masela/Dok. Bintang.com)

Selama ditahanan, Gatot suka menyantap bebalung, makanan khas Lombok. Makanan yang mirip dengan sop buntut. Di luar itu, ia berhasil mengislamkan dua orang tahanan.

"Selama ditahanan, Aa Gatot juga sempat mengislamkan dua tahanan. Satu pria bule, kalau nggak salah dari New Zealand, sedangkan yang satunya dari Malaysia," tanda Irfan Suriadiata.

Loading