Sukses

Entertainment

Editor Says: Tak Adakah Pintu Maaf Annisa Bahar pada Juwita Bahar?

Fimela.com, Jakarta Perseteruan Annisa Bahar dengan putrinya, Juwita Bahar, belum juga mereda. Hubungan ibu dan anak itu kian memanas saat Anisa meminta agar Juwita menghapus nama "Bahar" di belakang namanya. Sebuah ancaman serius Annisa kepada putrinya itu.

Tak hanya itu, pedangdut yang terkenal dengan julukan 'Goyang Patah-patah' ini juga berencana menghapus nama Juwita Bahar dalam keluarganya. Tak terkecuali soal harta warisan. 

 

 

 

Pencabutan nama itu berdasarkan hasil musyawarah keluarga besar berkaitan sikap sang anak beberapa waktu belakangan. Menurut sang Ibu Anisa Bahar, sang buah hati Juwita lebih memilih tinggal bersama pacarnya, Deddy di Bandung dibandingkan bersamanya.

Tak hanya itu, konflik ini kian panas setelah Annisa menganggap tegurannya diabaikan oleh sang anak. Perseteruan Annisa Bahar dengan Juwita Bahar bermula ketika sepupu Juwita yang juga keponakan Annisa, Bella, meminta uang senilai Rp 800 ribu pada Juwita. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk dibelikan sesuatu untuk kejutan ulang tahun Annisa.

Juwita pun sepakat dan memberikan uang tersebut. Namun, kekasih Juwita Bahar, Deddy, keberatan dengan tindakan Juwita yang memberikan uang tersebut.  Annisa merasa tersinggung, ia kemudian mengembalikan uang tersebut.

 

Saling Memaafkan

Konflik antara Annisa Bahar dan Juwita yang kian memanas tersebut tentu tak ada yang menang. Sebagai orang tua, boleh saja kecewa pada anak, tapi agak berlebihan jika membongkar aib anak sendiri ke publik hingga harus menanggalkan kata "Bahar" di belakang namanya.

Perlu ada sikap untuk lebih saling memahami kondisi masing-masing, baik Annisa maupun Juwita. Upaya itu paling tidak untuk meredam amarah masing-masing. Tidak lantas berusaha menghapus Juwita dalam silsilah keluarga.

 

Jika memang langkah tersebut menemui jalan buntu, tak ada salahnya untuk menggunakan bantuan orang ketiga. Orang yang bisa dianggap netral dan bisa memahami psikologis kedua belah pihak. Bukankah setiap konflik harus dicarikan solusinya?

Sekeras-kerasnya sikap anak, tentu ada saat sikap itu mencair. Mencairnya hubungan tersebut bisa dengan jalan komunikasi yang tanpa amarah. Publik tentu berharap sikap yang saling menghargai hubungan antara ibu dan anak.

Tak adakah maaf Annisa Bahar pada putrinya, Juwita Bahar?

 

Komarudin

Editor Kanal Celeb

Loading