Sukses

Entertainment

Son Ye Jin Ungkap Alasan Bintangi The Scandal, Ajang Comeback di Drakor Berlatar Sejarah

Fimela.com, Jakarta - Drakor The Scandal siap hadir pada hari ini,  18/9/2026 sebagai drama Korea berlatar era Joseon yang mengusung romansa penuh intrik. Proyek ini mempertemukan tiga bintang besar—Son Ye Jin, Ji Chang Wook, dan Nana—dalam kisah hubungan yang diwarnai permainan berisiko dan dinamika emosi yang intens.

The Scandal merupakan remake dari novel klasik asal Prancis, Les Liaisons Dangereuses. Pusat ceritanya berada pada Lady Cho, seorang bangsawan wanita yang cerdas serta berbakat. Namun, keterbatasan yang membelenggu perempuan pada masa itu membuatnya merasa terkekang dan menumbuhkan kebencian terhadap tatanan sosial yang berlaku.

Lady Cho lalu menyusun sebuah taruhan licik dengan memanfaatkan pengagumnya, Cho Won. Tokoh pria ini tidak percaya pada cinta; ia memperlakukan kencan hanya sebagai hiburan, layaknya seorang playboy. Tantangan dari Lady Cho justru memantik hasratnya untuk membuktikan diri.

Demi memenangkan hati sang puan, Cho Won menerima permainan tersebut dan berupaya serius untuk meraih kemenangan. Sasarannya adalah Hui-yeon, seorang janda yang bersumpah menutup hati setelah kepergian suaminya. Cho Won berusaha mendekat, sementara Hui-yeon teguh dengan pendiriannya.

Seiring waktu, emosi dan dilema yang mereka lalui membuat keyakinan Hui-yeon mulai goyah. Kehadiran Cho Won mengguncang sumpah yang sebelumnya ia pegang erat, membuka celah bagi perubahan besar dalam hidupnya.

Son Ye Jin Comeback di Drama Sejarah The Scandal sebagai Lady Cho

Dilansir dari The Korea Times, The Scandal menjadi ajang comeback Son Ye Jin ke drama berlatar sejarah setelah Chihwaseon di tahun 2002. Di proyek ini, ia memerankan Lady Cho—tokoh yang beroperasi dalam ruang sosial yang ketat dan sarat aturan.

Son Ye Jin menyebut pengalaman serta jarak waktu dari proyek sejarah sebelumnya membuatnya merasa lebih siap. Ia menilai kini dirinya mampu mengungkap emosi yang lebih dalam, terutama untuk materi yang menyentuh batas-batas keinginan manusia di ranah yang dianggap tabu.

“Saya merasa di tahap ini, akhirnya saya punya kedewasaan untuk menggambarkan emosi yang dalam. Yakni mengeksplorasi keinginan manusia yang kaku dan tabu. Dan balik lagi ke drama sejarah setelah beberapa waktu, membuat ini menjadi pilihan yang menarik bagi saya,” ucap Son Ye Jin.

Bagaimana Pemain Membaca Lady Cho

Son Ye Jin menjelaskan bahwa Lady Cho menuntut pembangunan karakter yang teliti. Menurutnya, ekspresi, dialog, hingga perasaan tokoh itu kerap berseberangan satu sama lain sehingga membutuhkan pendekatan yang pelan dan terarah.

“Lady Cho adalah karakter yang harus dibangun secara perlahan. Ekspresi sopannya, dialognya dan perasaannya bertentangan satu sama lain. Saya tahu tanpa pendekatan yang halus dan terarah, saya tidak bisa menampilkan kedalaman karakter. Saya menghabiskan banyak waktu bicara dengan sutradara untuk membongkar apa yang sebenarnya dipikirkan Lady Cho,” ungkap Son Ye Jin.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading