Sukses

Fashion

Ide Baju Lebaran Glamor Desainer Lokal Multiguna untuk Busana Pesta

ringkasan

  • Baju Lebaran sekaligus busana pesta
  • Baju Lebaran glamor rancangan desainer lokal dari Priyo Oktaviano sampai SebastianRED

Fimela.com, Jakarta Masih mencari ide baju Lebaran 2019? Bagaimana jika tahun ini membeli baju Lebaran yang nantinya bisa dipakai ke pesta dalam langgam semi-couture nan glamor.

Sederet desainer lokal andalan yang beberapa disebut sebagai couturier dari Indonesia juga kembali meramaikan pasar baju Lebaran. Dengan sepak terjang memproduksi gaun adibusana atau haute couture, tentu akan membuat penampilan Hari Rayamu spesial dan luar biasa.

Maka kunci untuk memakai baju Lebaran mewah dari para desainer ini adalah tidak takut untuk menjadi pusat perhatian karena tampil beda. Namun tenang saja, semuanya rancangan juga sudah dipertimbangkan untuk tetap aman dan nyaman dipakai saat bersilaturahmi di Hari Raya.

Berikut ini beberapa ide baju Lebaran glamor yang pastinya menjadi investasi karena multiguna sebagai busana pesta atau acara semi-formal lainnya.

 

Priyo Oktaviano

Priyo yang baru saja terpilih menjadi desainer terbaik di Harbin Fashion Week, China ini merilis koleksi Ramadan semi couture yang mengangkat gaya classic French yang romantis dan feminin.

Hadir dalam warna lembut, setiap potongan hadir dengan pemanis dalam berbagai campuran teknik bordir dan #D embroidery. Serta detail motif bunga kering potpourri yang dipadukan dengan renda, klasik, payet, mutiara, dan fringe dalam pemilihan bahan ringan seperti tulle, voile, organdy, dan linen.

 

 

SEBASTIANred by Sebastian Gunawan

Berangkat dari daya tarik subkultur tahun 60an, Mod yang menjadi tonggak lahirnya generasi Modernist di Inggris. Sebastian Gunawan memang selalu menyuguhkan historis dalam rancangan namun selalu disesuaikan dengan zaman kekinian.

Kali ini membawa busana bersiluet minimalis namun inovatif dalam memilih warna dan pola yang menghasilkan kaftan serta boho dress dalam styling mod-look. Terutama dengan tambahan detail kombinasi beragam payet dengan pola embroidery serta pemilihan warna terang dan vibran yang digunakan untuk pola floral geometris. 

Ria Miranda

Dalam koleksi terbarunya Raya Collection bertema Diwani, desainer busana muslim Ria Miranda menambahkan detail payet dan digital print. Dengan print khas Ria Miranda yang mewah serta ornamen tambahan tadi, tentu saja membuat koleksi terbatas bekerja sama dengan Galeries Lafayette ini semakin stunning.

Raya Collection bertema Diwani terinspirasi dari peninggalan Dinasti Mughal di India yang merupakan dinasi Islam yang memimpin anak benua di India, Afganistan, dan Balochistan. Koleksi ini dihadirkan dalam enam pilihan busana dengan sentuhan baju tradisional India dan diwujudkan dalam warna bold seperti maroon, semi blue, dan hijau.

Serta ilustrasi pattern yang diambil dari pola hiasan interior bangunan peninggalan dinasti Mughal. Diwani tentu saja menjadi salah satu koleksi wajib punya bagi penggemar Ria Miranda dan pecinta mode Indonesia. 

Khanaan Shamlan

Desainer yang awalnya membuat dress adibusana memakai batik ini mengubah haluan bergerak di ranah modest fashion namun tetap membawa batik kebanggaannya. Sebab sebagai orang Pekalongan, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mengkreasikan batik menjadi busana yang ultramodern baik dari segi desain dan fungsinya.

Bagimu pecinta batik, bisa melirik koleksi Raya dari Khanaan bertema Dimah yang hadir dengan warna-warni lembut seperti biru, kuning, dan pink. Dalam potongan tunik modifikasi, sesuai dengan makna Dimah yaitu hujan, Khanaan menciptakan koleksi yang lembut dan cantik tanpa sesuatu berlebih namun akan tetap memberikan kesan menawan.

 

 

 

 

 

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Pastel dan Layering, Inspirasi Busana Idul Adha dari Ria Miranda