Sukses

Fashion

Siluet Liberal Perempuan Era 70-an dalam Koleksi Uniqlo Ines De La Fressange FW 20

Fimela.com, Jakarta UNIQLO, perusahaan ritel global asal Jepang terus menghadirkan koleksi pakaian terkini untuk menunjang gaya serta kenyamanan setiap orang dalam kesehariannya.

Kali ini, UNIQLO mengumumkan kolaborasinya bersama Ines de la Fressange dengan koleksi yang menghadirkan 39 Item yang akan tersedia di gerai UNIQLO pada 28 Agustus mendatang.

Koleksi dengan menghadirkan motif konsisten, bernuansa Luxurious , and beyond. Disertai curahan keyakinan Ines dalam merancang pakaian dengan filosofi LifeWear dari UNIQLO untuk menghadirkan pakaian nyaman, inovatif, serta berkualitas tinggi, yang dapat digunakan oleh setap perempuan untk menampilkan kecantikan, dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup sehari-hari. 

Terinspirasi dari era 70-an

Sosok perempuan di era 70-an adalah sumber inspirasi dari Inez. Tahun tersebut muncul sosok-sosok kuat dan berpengaruh, seperti Jane Birkin, Francoise Madeline Hardy, dan nama besar lainnya. “Pada tahun tujuh puluhan, banyak wanita bertekad untuk membebaskan diri dari tradisi.

Individu yang bebas tersebut bergaya dan menjalani kehidupan mereka ke arah baru yang lebih menarik.” Koleksi musim ini merupakan penghormatan terhadap mereka yang menjadi inspirasi dan pelopor kebebasan wanita.

Menghadirkan 3 tema

Tema pertama dari tiga tema utama koleksi Ines adalah gaya Bohemian yang terinspirasi oleh freespirited culture tahun 1970-an dengan berbagai pilihan twist pleated skirts dan gaun bermotifpaisley hingga polka dot. Pada koleksi musim ini terdapat berbagai koleksi pakaian rajut, yangmenghadirkan pola cerita rakyat Fair Isle.

Untuk pertama kalinya dalam kolaborasi UNIQLO / INESDE LA FRESSANGE terdapat item yang dibuat dengan menggunakan teknologi 3D Knits halus yang dapat memberikan kenyamanan luar biasa dengan pola yang cerah. Neobourgeois, melalui blus berbahan 100% sutra dan gaun wrap sebagai pakaian essentials wanitamodern yang dapat dipasangkan dengan mouton-style jackets, cardigan panjang, dan calana kulotuntuk acara kasual. Tema ketiga adalah gaya Mannish, yang diadaptasi dari para wanita tahun1970-an seperti, koleksi mantel, jaket tweed klasik, celana korduroi, dan pakaian essentials lainnyayang sesuai dengan gaya maskulin.

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Inovasi Sajadah Travel Lipat Brand Lokal Diminati di Asia Tenggara
Artikel Selanjutnya
5 Item Fashion Ikonis Tampil Modis Putri Diana