Sukses

Fashion

Rawdah Mohamed, Model yang Vokal Protes Larangan Hijab di Prancis Ditunjuk Jadi Editor Vogue Skandinavia

Fimela.com, Jakarta Rawdah Mohamed, model keturunan Somalia-Norwegia yang namanya viral karena protes kerasnya terhadap usulan larangan hijab di Prancis sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan para pecinta mode. Rawdah Mohamed diumumkan akan menjabat sebagai editor Vogue Skandinavia yang akan segera dirilis.

Ini jelas kabar besar, karena Rawdah Mohamed akan menjadi editor berkulit warna dan berhijab pertama di sebuah majalah mode Eropa. Melalui unggahannya di akun Instagram pribadinya, Rawdah Mohamed mengatakan bahwa Vogue Skandinavia telah membawa masalah keberagaman ke tingkat selanjutnya, yang berarti menciptakan lingkungan kerja di mana orang-orang dari latar belakang berbeda, dihargai.

"Kami dapat berpartisipasi dalam percakapan, mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan, dan bisa memiliki suara yang berpengaruh dalam dunia mode. Saya berharap bisa menjadi kekuatan budaya dengan banyak pembelajaran, pertumbuhan, dan menghadapi tantangan yang menyertainya," terangnya, seperti dilansir dari theguardian.com.

 

Rawdah akan menjabat sebagai editor Vogue Skandinavia

Rawdah Mohamed yang dikenal dengan gaya street khasnya, juga menegaskan bahwa ia tidak melihat pengangkatannya sebagai editor di Vogue terkait dengan kontroversi ras yang beberapa waktu belakangan. Ia tidak melihat dirinya sebagai bentuk koreksi atas apapun.

Vogue Skandinavia akan merilis edisi pertamanya pada bulan Agustus mendatang. Vogue Skandinavia juga akan menerbitkan edisi cetak 6 kali dalam setahun, namun sebagian besar akan difokuskan secara digital.

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women

Loading
Artikel Selanjutnya
Malala Yousafzai, Penerima Nobel Asal Pakistan Tampil di Sampul Majalah Vogue Berkerudung Khas Pashtuns
Artikel Selanjutnya
Lebih Dewasa, Billie Eilish Tampil Seksi Era Abad 20-an di Sampul Majalah