Sukses

Fashion

Brand Sepatu Estetika 'Lusuh' Golden Goose Resmi Hadir di Indonesia, Buka Gerai Pertama di Plaza Senayan

Fimela.com, Jakarta - Brand luxury asal Italia, Golden Goose, akhirnya resmi hadir di Indonesia dengan membuka gerai pertamanya di Plaza Senayan, Jakarta, pada 9 April 2026. Kehadiran butik ini menjadi langkah penting bagi Golden Goose dalam memperluas pasar di kawasan Asia Pasifik, sekaligus memperkenalkan karakter khas brand yang dikenal lewat sneakers berestetika “kotor”, worn-out, dan imperfect.

Selama ini, Golden Goose dikenal sebagai brand yang mengusung filosofi “perfectly imperfect”, yaitu menghadirkan produk yang terlihat seolah sudah dipakai lama, lengkap dengan efek lecet, kusam, hingga noda yang justru menjadi bagian dari daya tariknya. Di tengah tren sneakers serba bersih dan minimalis, Golden Goose justru tampil berbeda dengan desain lived-in look yang membuat setiap pasang sepatu terasa lebih personal dan autentik.

 

Gerai Pertama Golden Goose di Indonesia

Untuk gerai pertamanya di Indonesia, Golden Goose menghadirkan konsep Fioreria Golden di Plaza Senayan. Dalam bahasa Italia, “fioreria” berarti toko bunga, yang menjadi inspirasi utama desain butik ini. Konsep tersebut memadukan nuansa bottega klasik Italia dengan pengalaman retail modern yang hangat, artistik, dan penuh sentuhan personal.

Begitu memasuki area toko, pengunjung akan langsung disambut detail dinding hijau yang dipenuhi bunga-bunga segar. Interior butik dirancang dengan perpaduan estetika industrial dan vintage, mulai dari furnitur kayu antik, dinding beton mentah, hingga sentuhan baja supermirror yang mengilap.

Meja-meja besar yang terinspirasi dari meja kerja florist tradisional ditempatkan di atas karpet vintage bertekstur usang, sementara rangkaian bunga warna-warni dan keranjang dekoratif memperkuat suasana hangat dan imersif.

Filosofi di Balik Estetika ‘Sepatu Lusuh’ Golden Goose

Golden Goose bukan sekadar brand sneakers biasa. Brand ini lahir dari semangat terhadap segala hal yang dianggap “perfectly imperfect”, autentik, dan unik. Efek lecet, noda, hingga tampilan kusam yang menjadi ciri khas sepatu Golden Goose sengaja dibuat untuk menciptakan kesan lived-in look atau seolah-olah sepatu sudah dipakai bertahun-tahun.

Alih-alih mengejar kesan baru dan mulus, Golden Goose justru ingin menunjukkan bahwa ketidaksempurnaan bisa menjadi sesuatu yang mewah. Filosofi ini membuat setiap pasang sepatu terasa lebih personal, tidak terlalu formal, dan lebih mudah dipadukan dalam gaya sehari-hari.

Dengan kualitas premium, perhatian tinggi pada detail, serta sentuhan craftsmanship khas Italia, tampilan “sepatu lusuh atau kotor ” Golden Goose justru menjadi identitas utama yang membedakannya dari brand luxury lainnya.

 

Hadirkan Pengalaman Co-Creation

Tak hanya menawarkan pengalaman berbelanja, butik Golden Goose di Jakarta juga menonjolkan konsep Co-Creation yang menjadi salah satu DNA brand. Melalui area khusus yang terinspirasi dari meja kerja florist, pelanggan dapat mempersonalisasi produk Golden Goose mereka bersama Dream Makers.

Berbagai detail seperti hiasan bunga handmade, kain premium, kristal, renda, ilustrasi, hingga tulisan tangan bisa ditambahkan untuk membuat setiap item terasa unik dan eksklusif.

Untuk melengkapi pengalaman tersebut, Golden Goose juga menghadirkan Con Amore Cart, sebuah area khusus yang menawarkan kopi, kue, dan bunga segar musiman. Terinspirasi dari toko bunga khas Italia, konsep ini ingin menghadirkan pengalaman gifting yang lebih personal melalui wrapping khusus dengan kertas dan pita pilihan.

Gerai baru ini turut menghadirkan berbagai koleksi terbaru Golden Goose, mulai dari sneakers, ready-to-wear pria dan wanita, tas, aksesori, hingga sejumlah item edisi terbatas.

Golden Goose merayakan pembukaan butik pertamanya di Jakarta lewat acara eksklusif pada 9 April 2026. Para tamu diajak untuk menjelajahi ruang butik sekaligus menikmati pengalaman Co-Creation yang dikurasi khusus, termasuk sentuhan batik yang menjadi penghormatan pada budaya lokal.

Suasana acara semakin hidup dengan penampilan DJ RBA. Sejumlah figur publik turut hadir dalam perayaan ini, di antaranya Omar Daniel, Gabriella Eka Putri, Anastasia Siantar, Ayla Dimitri, Helen Hiu, Olivia Lazuardy, Michelle Hendra, dan tamu undangan lainnya.]

Didirikan pada tahun 2000, Golden Goose merupakan brand luxury global yang bergerak di persimpangan antara fashion, lifestyle, dan sportswear. Brand ini dikenal lewat sneakers ikoniknya yang menggabungkan craftsmanship Italia, kualitas premium, serta estetika khas yang terlihat tidak sempurna namun justru menjadi identitas utama.

Dengan ambisi membawa tradisi kerajinan tangan Italia ke seluruh dunia, Golden Goose memadukan craftsmanship artisanal dengan produksi “Made in Italy”, menciptakan produk yang menggabungkan kenyamanan khas Italia dengan sentuhan urban vintage.

Saat ini, Golden Goose telah memiliki komunitas global yang terdiri dari lebih dari 2 juta Dreamers. Brand tersebut juga sudah hadir di berbagai wilayah seperti Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Asia Pasifik, dengan lebih dari 215 toko di seluruh dunia.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading