Sukses

Fashion

Rayakan 85 Tahun, Coach Tampilkan Koleksi Spring 2027 di New York

Fimela.com, Jakarta - Coach mempersembahkan koleksi Spring 2027 di pusat kota New York pada 9 September 2026 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-85. Koleksi ini menjadi eksplorasi Stuart Vevers terhadap memori dan berbagai elemen familiar yang telah membentuk identitas Coach selama bertahun-tahun.

Alih-alih menghadirkan retrospektif, Direktur Kreatif Coach tersebut memilih mengubah kembali elemen lama melalui pendekatan yang tidak biasa. Konstruksi inside-out menjadi salah satu bagian penting, dengan garis jahitan dan struktur internal pakaian sengaja diperlihatkan sebagai bagian dari desain.

Koleksi ini mengambil inspirasi dari trench coat, jaket kulit, tuxedo, dress dengan bias-cut, hingga Western boot. Siluetnya dibuat ramping dengan proporsi klasik, bahu yang clean, bagian lengan yang menyempit, serta celana yang jatuh hingga menumpuk di pergelangan kaki.

Outerwear menghadirkan overcoat, blazer, dan trench coat dengan konstruksi terbalik. Kulit Nappa yang lembut memberikan fleksibilitas, sementara detail kisslock pada kantong mengambil inspirasi dari elemen ikonik dalam sejarah Coach.

Pendekatan tersebut juga terlihat pada jaket dan trench coat berbahan jersey berat yang diberi warna setelah proses pembuatan. Efek pudar seperti terkena sinar matahari memberikan kesan worn-in, menyerupai hoodie kesayangan yang telah lama digunakan.

Coach Eksplorasi Material dan Denim Daur Ulang di Spring 2027

Eksplorasi material menjadi bagian penting dalam koleksi Coach Spring 2027. Dress dengan desain bias-cut dan rok menjadi salah satu siluet yang konsisten hadir dalam koleksi, tetapi ditampilkan menggunakan berbagai material sehingga memberikan karakter yang berbeda.

Beberapa material yang digunakan dalam koleksi ini meliputi:

  1. Kain bermotif yang digunakan kembali, sebagai bagian dari pendekatan penggunaan material yang sudah ada.
  2. Georgette dengan warna yang diubah, memberikan tampilan berbeda pada siluet yang sama.
  3. Denim yang didaur ulang, digunakan kembali sebagai bagian dari desain baru.
  4. Kain lamé dan sequin, menghadirkan karakter berkilau pada koleksi. 
  5. Knit dan crochet, yang dapat ditambahkan pada dress, atasan, dan outerwear.

Detail proses pembuatan juga sengaja diperlihatkan melalui bagian tepi kerah, tepian potongan yang dibiarkan terbuka, serta jahitan dekoratif. Penggunaan kembali material turut terlihat pada pakaian berbahan kulit dan denim bekas yang diolah menjadi desain baru.

Kain furing yang digunakan kembali hadir dalam konsep inside-out, baju terusan, atasan, dan celana. Sementara itu, palet warna bergerak dari abu-abu muda, cokelat muda, hitam, putih, dan warna kulit natural menuju biru muda, powder pink, mint, serta permukaan metalik mengilap. Sequin juga hadir dalam warna cokelat gelap hingga pastel.

Turnlock Tote hingga Tabby, Tas Coach Hadir dengan Sentuhan Pesta

Perayaan ulang tahun ke-85 Coach juga diterjemahkan melalui berbagai tas, footwear, dan aksesori yang mengambil inspirasi dari elemen pesta. Sejumlah produk ikonik kembali hadir dengan eksplorasi material dan dekorasi yang memberikan karakter baru. Beberapa produk yang ditampilkan dalam koleksi ini meliputi:

  1. Turnlock Tote: terinspirasi dari desain Coach tahun 1970 dan menggunakan turnlock hardware yang pertama kali diperkenalkan oleh Bonnie Cashin. Tas ini dibuat dari kulit dan suede dengan lapisan metalik foil yang diaplikasikan dan digosok secara manual, serta dihiasi confetti, glitter, dan efek cat kuku.
  2. Inside-Out Brooklyn: memperlihatkan struktur bagian dalam dari salah satu siluet Coach yang dikenal dalam beberapa tahun terakhir.
  3. Tabby: hadir dengan dekorasi bernuansa pesta, termasuk patchwork yang menggabungkan sejumlah vintage Coach pouches menjadi satu desain tas baru.
  4. Hudson sneaker: memiliki proporsi ramping yang terinspirasi dari sepatu tennis era 1970-an.
  5. Western boot: dibuat dari calfskin leather yang lentur dengan finishing metallic rub-off, confetti, glitter, dan cat kuku.

Aksesori terinspirasi dari elemen pesta, seperti liontin kristal, jam tangan Art Deco, bros pita, mahkota, topi runcing, dan gift tag.Presentasi ditutup dengan penampilan UpBeat NYC membawakan “Love Is the Message” bersama delapan penari vogue. Confetti kemudian memenuhi runway sebelum perayaan berlanjut di Coach Club 85.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading