Fimela.com, Malang Banyak orang tua khawatir anaknya terlalu lama menatap layar ponsel, tapi jarang yang menyadari bahwa kebiasaan mereka sendiri bisa jadi penyebab utamanya. Salah satu faktor terbesar yang memengaruhi durasi screen time anak justru adalah seberapa sering orang tua menggunakan gadget di dekat mereka.
Anak-anak, bahkan remaja yang terlihat cuek, ternyata sangat memperhatikan perilaku orang tuanya. Mereka meniru tanpa sadar. Ketika orang tua sibuk dengan ponsel saat makan malam atau waktu keluarga, anak belajar bahwa bermain ponsel saat bersama orang lain adalah hal yang biasa.
Namun, para ahli menekankan bahwa tujuan bukan untuk menyalahkan orang tua. Teknologi memang dirancang agar membuat kita semua, anak maupun dewasa, sulit melepaskan diri. Tapi, kabar baiknya, masih ada cara efektif agar kebiasaan screen time keluarga bisa lebih sehat.
Advertisement
Advertisement
Orangtua adalah Cermin Digital Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749620/original/057399200_1708568215-kelly-sikkema-tQPgM1k6EbQ-unsplash.jpg)
Anak-anak belajar tentang penggunaan layar dengan melihat orang tuanya. Meskipun remaja sering mengatakan bahwa mereka tidak terpengaruh oleh orang tua, data menunjukkan hal sebaliknya.
Jadi, jika orang tua terlalu sering sibuk dengan ponsel, anak cenderung meniru. Dalam pandangan anak, gawai bukan lagi alat bantu, tapi teman utama.
Waktu Makan dan Tidur Harus Bebas Layar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5270586/original/039437900_1751435082-pexels-cottonbro-6684176.jpg)
Penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang menerapkan aturan “tanpa gawai saat makan” dan “tanpa ponsel di kamar tidur” memiliki anak dengan durasi screen time lebih rendah.
Selain membantu anak tidur lebih nyenyak, hal ini juga mempererat komunikasi keluarga. Momen makan malam tanpa layar bisa jadi waktu paling berharga untuk saling bercerita dan mendengar kabar satu sama lain.
Advertisement
Jangan Jadikan Gawai Sebagai Hadiah atau Hukuman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4557474/original/080206400_1693393800-patricia-prudente-qESmLLXAmWs-unsplash.jpg)
Banyak orang tua tanpa sadar menjadikan screen time sebagai alat untuk mengontrol perilaku anak, misalnya, apabila anak mengerjakan tugas sekolah, anak diperbolehkan bermain ponsel di malam hari.
Namun, penelitian justru menemukan bahwa cara ini bisa berbalik arah. Anak malah semakin terobsesi dengan gadget karena merasa harus “mendapatkannya.” Pendekatan yang lebih efektif adalah membuat aturan bersama yang jelas dan konsisten tentang kapan waktu layar diperbolehkan.
Libatkan Anak dalam Membuat Aturan Screen Time
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245688/original/056093900_1749378340-Anak_bermain_hp.jpg)
Alih-alih sekadar memerintah, ajak anak berdiskusi. Tanyakan bagaimana mereka ingin mengatur waktu layar dan aktivitas lain. Dengan melibatkan mereka, anak akan merasa dipercaya dan lebih mau mengikuti aturan.
Cara ini juga membantu mereka belajar tanggung jawab digital sejak dini dan memahami kapan teknologi membantu, dan kapan perlu berhenti.
Advertisement
Orangtua Juga Perlu Introspeksi Digital
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5176804/original/014845800_1743138469-boy-home-playing-mobile.jpg)
Orang tua pun rentan terhadap daya tarik teknologi yang dirancang agar kita terus menggulir layar tanpa sadar. Daripada menyalahkan diri sendiri, cobalah refleksi sederhana: “Apakah waktu yang kuhabiskan di aplikasi ini benar-benar bermakna? Atau justru bisa kuganti dengan hal lain yang lebih berarti bersama anak?”
Kecanduan layar pada anak bukan hanya tentang batas waktu, tapi tentang contoh nyata dari orang tua. Ketika orang tua mulai sadar dan memperbaiki kebiasaan digitalnya, anak pun akan belajar menyeimbangkan dunia nyata dan dunia digital.
Jadi, sebelum meminta anak meletakkan HP-nya, coba letakkan ponsel kita terlebih dahulu. Terkadang, pelajaran terbaik datang bukan dari nasihat, tapi dari tindakan yang mereka lihat setiap hari.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3891581/original/ACg8ocKtGa0OSAhBdtkcseB3G6evEDk9hg4jzemBnGrZYFMNFxGFXA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5376194/original/090417500_1759996926-anak_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1783540/original/052094300_1708092084-IMG_1673.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4749620/original/057399200_1708568215-kelly-sikkema-tQPgM1k6EbQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5071193/original/039673600_1735537878-Screenshot_2024-12-30_at_12.45.43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5419756/original/003558600_1763708500-kids-screen-addiction-parents-spending-money-on-digital-detox.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666759/original/012774400_1782700347-SnapInsta.to_731462219_18602610151004502_6886542019264665847_n.jpg)
![Dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah, Moms sudah bisa menciptakan sensory play yang aman dan menyenangkan. [Dok/Pexels.com/Vlada Karpovich].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/75tfcMCGPJG7btd1v79-6H_MGK4=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561830/original/078643800_1776761904-pexels-vlada-karpovich-7356477.jpg)
![Strategi tenang menghadapi anak overstimulation saat liburan. [Dok/Pexels.com/Keira Burton].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/khhpOzry6hovBrhJF5Kh8hLZqvc=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6381187/original/041152100_1779256311-pexels-keira-burton-6624319.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8532875/original/047356800_1782466357-Sheraton_Gandaria_City_-_Family_at_Pool_Lifestyle.jpg)
![Cara simpel bikin liburan anak lebih bermakna dan ramah kantong. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Nut_lnI-XynLusvkQN1mYd3Hmxg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8403493/original/004000500_1782285786-pexels-rdne-8297502.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8332318/original/061763900_1782202546-pexels-alex-green-5691843.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6600729/original/030087400_1779437366-pexels-nikki-awal-796695619-28936956.jpg)
![Di bawah arahan Chitra Subyakto sebagai pendiri dan direktur kreatif, SMM kembali menghadirkan fashion dengan pesan mendalam, refleksi dan harapan bagi laut yang semakin rusak akibat ulah manusia. [Dok/Sejauh Mata Memandang].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/qm3AsIT9jMzAbEVV7WwJEadcnIQ=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5397669/original/050679400_1761813317-Sejauh_Mata_Memandang_-_Larung__JFW_2026__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2357457/original/017563300_1536763934-style_theory_warehouse.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8454689/original/007647400_1782352509-000_B83H84H.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405501/original/060419500_1782288171-pexels-mikhail-nilov-6969765.jpg)
![Perusahaan yang tidak jujur cenderung menggunakan klaim yang sangat luas tanpa menyediakan bukti ilmiah yang konkret. [Dok/Pexels.com/Sarah Chai].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/CXB9tJFvSu0HB67oUKDySHgLWlM=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6494840/original/093812200_1779352047-pexels-sarah-chai-7262470.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484029/original/017472200_1769411416-kids-playing-around-calm-cosy-spaces.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483845/original/005563100_1769404810-gardening-concept-with-mother-daughter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535830/original/088074200_1774151867-mother-girl-playing-game-medium-shot.jpg)
![Banyak orangtua merasa lebih percaya diri membahas topik seperti perubahan tubuh dan pubertas, namun masih ragu ketika harus masuk ke pembahasan yang lebih sensitif seperti hubungan, batasan, atau kesehatan seksual. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/zixPvxKOtmCO6WFptp7rthEzJ38=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560366/original/022639800_1776666636-2148974416.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344198/original/007832400_1757480604-david-vilches-Uyzl5vIopCQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4667409/original/043864200_1701238871-Ilustrasi_bayi_laki-laki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264269/original/003069800_1782103309-1000945525.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672442/original/048549000_1782711981-154843.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671839/original/010942400_1782710648-eee1f1f2-3237-4bb5-a45e-c60ea4369610.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671546/original/078648300_1782709797-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_12.03.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544027/original/075590800_1775043805-IMG_9854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8671492/original/038092800_1782709694-SnapInsta.to_730354170_18608249032019735_3798987081771518840_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8670964/original/044290300_1782708579-SnapInsta.to_731328511_18601913527004502_1993663809798399838_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535934/original/020418300_1774172699-pexels-polina-tankilevitch-3872381.jpg)
![Sederet artis perempuan tunjukkan kekuatan sesungguhnya di arena Hyrox Jakarta. Mereka sukses taklukkan Hyrox Jakarta dengan rambut yang slay, anti gerah, dan tetap modis. Ada siapa ya? [@hyroxina @ririnekawati @lunamaya]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/nlCTpECuhD54IZM304JN_5a7gLQ=/80x80/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668145/original/047881500_1782702442-collage-1782701180099.jpg)