Sukses

FimelaMom

Tips Efektif Menjaga Fokus Anak Saat Belajar di Rumah

Fimela.com, Jakarta - Banyak orang tua pasti pernah merasa kewalahan saat menemani anak belajar di rumah. Buku sudah terbuka, tugas sudah di depan mata, tapi perhatian anak malah melayang ke mana-mana. Entah tergoda gadget, suara televisi, atau hanya melamun. Kondisi ini sering memicu emosi, padahal sebenarnya anak juga sedang berjuang untuk bisa fokus.

Melansir laman timedooracademy.com situasi tersebut wajar terjadi, apalagi ketika belajar dilakukan di rumah yang penuh distraksi. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami bahwa menjaga fokus anak bukan soal memaksa, melainkan soal menemukan cara yang tepat dan realistis sesuai dengan kebutuhan anak.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah memahami penyebab anak sulit berkonsentrasi. Lingkungan yang ramai, suara bising, atau notifikasi gadget bisa dengan mudah mengalihkan perhatian mereka. Tanpa disadari, hal-hal kecil ini membuat anak kesulitan menyelesaikan tugas belajar dengan baik.

Menumbuhkan fokus lewat minat dan lingkungan yang tepat

Selain lingkungan, minat terhadap pelajaran juga sangat berpengaruh. Materi yang terasa membosankan atau sulit dipahami membuat anak cepat kehilangan fokus. Ditambah lagi, waktu belajar yang tidak tepat seperti saat anak lelah, lapar, atau mengantuk akan semakin menyulitkan mereka untuk berkonsentrasi.

Setiap anak juga memiliki kemampuan fokus yang berbeda, terutama di usia dini. Tidak jarang orang tua berharap anak bisa duduk lama dan belajar terus-menerus, padahal rentang perhatian mereka masih terbatas. Kebiasaan multitasking sejak kecil, seperti bermain sambil menonton video, juga membuat anak terbiasa membagi perhatian.

Untuk membantu anak lebih fokus, orang tua bisa mulai dengan menciptakan ruang belajar yang nyaman dan minim gangguan. Tidak perlu mewah, yang penting pencahayaan cukup, rapi, dan jauh dari televisi atau mainan. Ruang khusus ini membantu anak mengenali bahwa saat berada di sana, waktunya untuk belajar.

Membangun fokus lewat rutinitas dan dukungan orang tua

Mengatur waktu belajar juga tidak kalah penting. Pilih momen ketika anak sedang segar dan siap menerima pelajaran, misalnya setelah sarapan atau tidur siang. Selain itu, bagi waktu belajar menjadi sesi singkat sekitar 20–30 menit dengan jeda istirahat agar anak tidak cepat lelah dan kehilangan fokus.

Metode belajar yang digunakan sebaiknya dibuat lebih menarik. Menggabungkan gambar, permainan edukatif, atau aktivitas langsung bisa membantu anak lebih terlibat. Orang tua juga perlu mendampingi tanpa terlalu mengatur, serta memberikan apresiasi atas usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya.

Pada akhirnya, menjaga fokus anak saat belajar di rumah adalah proses yang membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Tidak ada cara instan, tetapi dengan lingkungan yang mendukung, pendekatan yang tepat, dan dukungan emosional dari orang tua, anak perlahan bisa membangun kebiasaan belajar yang lebih baik dan menjadi lebih mandiri.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading