Sukses

FimelaMom

Menu Bekal Anak Simpel tapi Tetap Sehat

Fimela.com, Jakarta - Menyiapkan bekal anak setiap hari sering kali menjadi tantangan bagi banyak orang tua, terutama di tengah kesibukan dan keterbatasan waktu di pagi hari. Orang tua tidak hanya dituntut untuk menyiapkan bekal yang praktis, tetapi juga harus memastikan makanan tersebut cukup bergizi dan disukai anak. Tidak jarang, bekal yang kurang menarik membuat anak enggan menghabiskannya sehingga asupan nutrisi pun menjadi tidak optimal.

Padahal, bekal anak tidak harus selalu rumit atau memerlukan bahan mahal. Dengan perencanaan yang baik dan pemilihan bahan yang sederhana, orang tua tetap bisa menyiapkan bekal yang sehat, bergizi, dan menarik. Bekal yang seimbang dapat membantu anak tetap berenergi, fokus belajar, serta menjaga daya tahan tubuhnya selama beraktivitas di sekolah.

Berikut beberapa ide menu bekal anak yang simpel namun tetap sehat dan mudah disiapkan di rumah tanpa harus menghabiskan banyak waktu.

1. Nasi dengan Lauk Sederhana dan Sayuran

Menu nasi dengan lauk sederhana seperti ayam goreng, telur dadar, tahu, atau tempe tetap menjadi pilihan favorit banyak anak. Meski terlihat sederhana, menu ini bisa menjadi bekal yang bergizi jika dipadukan dengan sayuran seperti tumis wortel, buncis, bayam, atau brokoli. Sayuran membantu memenuhi kebutuhan serat dan vitamin yang penting bagi pertumbuhan anak.

Untuk menghindari rasa bosan, orang tua bisa memvariasikan bumbu atau cara memasak tanpa harus menggunakan banyak minyak atau penyedap berlebihan. Penyajian yang rapi dan menarik juga dapat meningkatkan selera makan anak.

2. Roti Isi sebagai Alternatif Praktis

Roti isi bisa menjadi solusi praktis bagi anak yang kurang menyukai nasi. Roti gandum dengan isian telur, keju, ayam suwir, atau sayuran dapat menjadi bekal yang mengenyangkan dan tetap bernutrisi. Menu ini juga mudah dibawa dan tidak memerlukan peralatan makan yang rumit.

Agar lebih sehat, pilih roti dengan kandungan serat yang baik dan hindari isian yang terlalu manis atau tinggi lemak. Kombinasi yang seimbang akan membantu anak tetap kenyang lebih lama.

3. Nasi Kepal atau Bento Sederhana

Nasi kepal atau bento sederhana sering menjadi pilihan karena tampilannya yang menarik dan mudah dimakan. Bentuk yang lucu dan porsi kecil membuat anak lebih bersemangat saat makan bekalnya. Orang tua bisa mengisi nasi kepal dengan lauk seperti ayam, telur, atau abon, lalu menambahkan sayuran dan buah sebagai pelengkap.

Selain praktis, menu ini juga membantu anak belajar makan dengan porsi yang cukup dan seimbang.

4. Lengkapi dengan Buah dan Camilan Sehat

Buah segar seperti apel, pisang, jeruk, atau anggur sangat baik untuk melengkapi bekal anak karena kaya vitamin dan mineral. Selain itu, camilan sehat seperti puding susu, yoghurt, atau kue buatan rumah bisa menjadi tambahan yang menyenangkan tanpa harus khawatir berlebihan terhadap kandungan gula.

Hindari terlalu sering memberikan camilan instan yang tinggi gula dan pengawet agar kesehatan anak tetap terjaga.

Menu bekal anak yang sehat tidak harus rumit dan merepotkan. Dengan ide sederhana, variasi menu, dan perhatian pada kandungan gizi, orang tua dapat menyiapkan bekal yang lezat, praktis, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Bekal yang tepat akan membantu anak tetap sehat, aktif, dan semangat menjalani hari di sekolah

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading