Sukses

FimelaMom

Tips agar Anak Rajin Minum Air Putih Setiap Hari

Fimela.com, Jakarta - Air putih memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Sayangnya, banyak anak yang kurang suka minum air putih dan lebih memilih minuman manis atau berperasa. Kebiasaan ini, jika dibiarkan, dapat berdampak pada kesehatan anak dalam jangka panjang.

Kurangnya asupan air putih pada anak dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga gangguan pencernaan. Padahal, kebutuhan cairan yang tercukupi membantu menjaga fungsi organ tubuh, meningkatkan fokus belajar, serta mendukung aktivitas fisik anak sehari-hari.

Membiasakan anak rajin minum air putih membutuhkan pendekatan yang tepat dan konsisten. Dengan cara yang menyenangkan dan tanpa paksaan, anak dapat belajar menjadikan minum air putih sebagai kebiasaan sehat. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan orang tua.

1. Sediakan Air Putih dengan Cara yang Menarik

Anak cenderung tertarik pada hal-hal visual dan menyenangkan. Orang tua bisa menyediakan botol minum dengan warna atau karakter favorit anak agar mereka lebih bersemangat minum air putih. Menempatkan air putih di tempat yang mudah dijangkau juga membantu anak lebih sering mengingat untuk minum.

Selain itu, orang tua bisa mengajak anak memilih sendiri botol minumnya. Dengan merasa memiliki, anak akan lebih bertanggung jawab dan terbiasa membawa serta minum air putih ke mana pun mereka pergi.

2. Jadikan Minum Air sebagai Rutinitas Harian

Membuat jadwal minum air putih secara rutin membantu anak terbiasa dan tidak lupa. Misalnya, minum air setelah bangun tidur, sebelum dan sesudah makan, serta setelah bermain atau berolahraga. Rutinitas ini membuat anak memahami pentingnya minum air tanpa harus selalu diingatkan.

Orang tua juga bisa memberi contoh dengan rajin minum air putih di depan anak. Teladan dari orang tua memiliki pengaruh besar dalam membentuk kebiasaan sehat anak.

3. Kurangi Minuman Manis Secara Bertahap

Jika anak terbiasa minuman manis, menguranginya secara bertahap lebih efektif daripada melarang secara langsung. Orang tua bisa mulai dengan membatasi frekuensi dan jumlah minuman manis, sambil terus menawarkan air putih sebagai pilihan utama.

Dengan pendekatan ini, anak akan belajar bahwa air putih adalah kebutuhan utama tubuh, bukan sekadar pelengkap. Lambat laun, anak akan terbiasa dan lebih memilih air putih tanpa paksaan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading