Sukses

FimelaMom

Berapa Biaya Rata-Rata yang Orangtua Habiskan untuk Vitamin Anak?

ringkasan

  • Pengeluaran orang tua untuk vitamin anak meningkat signifikan, mencapai rata-rata £234 per tahun, terutama untuk magnesium, vitamin D, dan probiotik, karena prioritas kesehatan anak di tengah biaya hidup yang naik.
  • Motivasi utama orang tua membeli suplemen adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menghindari penyakit, dan mendukung fokus anak, meskipun mereka menghadapi tantangan biaya dan efektivitas produk.
  • Sebanyak 44% orang tua berencana meningkatkan pengeluaran untuk suplemen anak di masa depan, menunjukkan vitamin dan suplemen telah menjadi bagian rutin dari dukungan kesehatan anak.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, kesehatan anak selalu menjadi prioritas utama bagi setiap orang tua di seluruh dunia. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan biaya hidup yang terus meningkat, investasi pada kesehatan anak justru semakin menjadi fokus. Sebuah survei terbaru di Inggris menyoroti tren menarik ini, di mana orang tua semakin mengalokasikan anggaran signifikan untuk suplemen vitamin bagi buah hati mereka.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa rata-rata jumlah uang yang dihabiskan orang tua untuk vitamin bagi anak-anak mereka mencapai £234 per tahun untuk setiap anak. Angka ini hampir sama dengan jumlah yang dihabiskan orang tua untuk suplemen mereka sendiri, yaitu £241 setiap tahunnya. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran prioritas pengeluaran keluarga, di mana kesehatan preventif anak menjadi pertimbangan penting.

Survei yang dilakukan oleh OnePoll terhadap 2.000 orang tua di Inggris ini, antara tanggal 9-14 Januari, memberikan gambaran jelas. Data ini mencakup orang tua dengan anak di bawah usia 18 tahun. Temuan ini menggarisbawahi komitmen orang tua dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesejahteraan anak-anak mereka.

Tren Peningkatan Pengeluaran Vitamin Anak

Data penjualan internal dari Clearpay mengkonfirmasi adanya lonjakan permintaan yang substansial untuk beberapa produk suplemen anak. Penjualan magnesium untuk anak-anak, misalnya, melonjak hingga 296 persen dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi akan manfaat nutrisi tertentu.

Tidak hanya magnesium, penjualan vitamin D juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 231 persen. Sementara itu, minuman probiotik mencatat kenaikan penjualan 228 persen, dan yoghurt probiotik naik 56 persen. Suplemen zat besi juga tidak ketinggalan dengan peningkatan 51 persen.

Rich Bayer, kepala eksekutif Clearpay, menanggapi tren ini dengan menyatakan, "Meskipun banyak rumah tangga terus bergulat dengan kenaikan biaya di berbagai bidang, kesehatan jelas merupakan sesuatu yang ingin terus diinvestasikan oleh orang tua." Pernyataan ini menegaskan bahwa kesehatan anak tetap menjadi prioritas utama, bahkan di tengah tekanan finansial.

Motivasi Utama Orang Tua dalam Pembelian Suplemen

Berbagai alasan mendorong orang tua untuk membeli vitamin dan suplemen bagi anak-anak mereka. Motivasi teratas adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak, yang diungkapkan oleh 51 persen orang tua. Ini menjadi langkah antisipatif untuk menjaga anak tetap sehat.

Selain itu, 36 persen orang tua membeli suplemen untuk menghindari penyakit, sementara 24 persen bertujuan meningkatkan fokus dan konsentrasi anak. Menariknya, hampir satu dari lima orang tua atau 17 persen, menyatakan membeli vitamin agar anak-anak mereka tidak absen dari sekolah atau taman kanak-kanak. Ini menunjukkan dampak suplemen pada kualitas hidup dan pendidikan anak.

Meskipun demikian, orang tua juga menghadapi tantangan. Sebanyak 63 persen merasa semakin mahal untuk membeli vitamin dan suplemen. Selain itu, 44 persen orang tua kesulitan mengetahui produk mana yang benar-benar efektif. Bayer menambahkan, "Vitamin dan suplemen telah menjadi rutinitas dalam cara orang tua mendukung kesehatan anak-anak mereka, dan ini sekarang menjadi pengeluaran rutin."

Rencana Pengeluaran Masa Depan dan Metodologi Survei

Melihat ke depan, ada indikasi kuat bahwa tren ini akan terus berlanjut. Sebanyak 44 persen orang tua berencana untuk meningkatkan pengeluaran mereka untuk suplemen anak pada tahun ini. Ini menunjukkan keyakinan mereka terhadap manfaat suplemen untuk kesehatan jangka panjang anak.

Perbandingan menarik juga terlihat pada pengeluaran suplemen untuk diri sendiri. Orang tua rata-rata hanya menghabiskan £7 lebih banyak untuk suplemen pribadi mereka. Penjualan suplemen magnesium dewasa meningkat 296 persen dan vitamin D sebesar 231 persen dari tahun ke tahun, serupa dengan tren pada anak-anak.

Data komprehensif ini berasal dari survei yang dilakukan oleh OnePoll terhadap 2.000 orang tua di Inggris. Survei ini dilaksanakan antara tanggal 9 hingga 14 Januari, melibatkan orang tua yang memiliki anak di bawah usia 18 tahun. Metodologi yang jelas ini memperkuat validitas temuan mengenai the average amount parents are spending on vitamins for their children.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading