Sukses

Food

Dari Sayur Lodeh hingga Sate Domba, Mencicipi Menu Favorit Habibie dan Ainun Langsung di Rumahnya

Fimela.com, Jakarta - Bagi keluarga Habibie dan Ainun, makanan rumahan ternyata selalu punya tempat istimewa di meja makan. Bukan hidangan mewah, menu sehari-hari mereka justru sangat sederhana, hangat, dan dekat dengan keseharian banyak orang Indonesia.

Hal ini terasa dalam program Habibie Legacy Experience, kolaborasi antara Plataran Indonesia dan Wisma Habibie Ainun yang mengajak tamu untuk merasakan pengalaman yang lebih mendalam di Wisma Habibie & Ainun melalui rangkaian aktivitas yang memadukan tur historis, storytelling, serta sajian kuliner yang terinspirasi dari perjalanan hidup pasangan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Exclusive House Tour di Wisma Habibie & Ainun, di mana para tamu diajak mengenal lebih dekat ruang-ruang yang menjadi saksi perjalanan hidup pasangan tersebut. Melalui tur ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung tempat yang menyimpan memori keluarga, karya, serta nilai kehidupan yang diwariskan oleh Presiden ke-3 Republik Indonesia tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi storytelling yang mengangkat kisah kehidupan, pengabdian, serta perjalanan cinta Habibie dan Ainun. Narasi yang disampaikan tidak hanya menghadirkan kisah romantis dua insan, tetapi juga menyoroti nilai kesetiaan, ketekunan, dan dedikasi yang membentuk perjalanan hidup mereka sebagai pasangan sekaligus tokoh bangsa.

Sebagai bagian dari rangkaian pengalaman tersebut, Plataran Catering Services turut menghadirkan sajian kuliner yang terinspirasi dari hidangan-hidangan favorit Habibie dan Ainun. Melalui sajian yang dipersiapkan dengan cermat, pengalaman ini tidak hanya menghadirkan cita rasa, tetapi juga menghidupkan kembali kisah, memori, serta nilai-nilai yang melekat dalam kehidupan pasangan tersebut.

Sayur Lodeh, Menu yang Hampir Tak Pernah Absen di Meja Makan Habibie-Ainun

Salah satu menu yang paling lekat dengan keseharian Habibie dan Ainun adalah sayur lodeh. Menurut Satiyah, juru masak keluarga yang telah mendampingi Habibie dan Ainun selama puluhan tahun, sayur lodeh hampir selalu hadir di meja makan mereka, bahkan saat menjamu tamu atau keluarga besar.

“Makanan Bapak dan Ibu itu sederhana. Sayur lodeh, sayur asem, tempe, dan tahu hampir selalu ada. Bahkan kalau ada tamu pun, sayur lodeh tetap hadir di meja makan,” begitu kira-kira cerita Satiyah mengenai kebiasaan makan Habibie dan Ainun.

Versi sayur lodeh favorit Habibie dan Ainun juga berbeda dari lodeh pada umumnya. Jika biasanya lodeh identik dengan kuah santan yang kental, keluarga Habibie lebih menyukai versi yang lebih ringan. Karena itu, kuahnya dibuat menggunakan susu atau krimer sebagai pengganti santan.

Dalam versi Plataran, resep ini kemudian dipadukan lagi dengan air kelapa dan krimer agar rasa gurihnya tetap terasa, tetapi lebih ringan di mulut. Hasilnya, sayur lodeh tetap creamy dan nikmat, tetapi tidak terlalu berat.

Dari menu sederhana ini, terlihat bagaimana keseharian Habibie dan Ainun memang dekat dengan hal-hal sederhana. Bukan makanan mahal atau mewah, melainkan hidangan rumahan yang terasa hangat dan akrab.

Resep Rumahan yang Dibuat Lebih Elevated oleh Plataran

Tidak hanya sayur lodeh, menu utama lain yang dihadirkan juga tetap mempertahankan nuansa rumahan, hanya saja diberi sentuhan presentasi dan teknik memasak yang lebih modern.

Menurut Chef Reiyan dari Plataran, seluruh menu ini dikembangkan selama kurang lebih satu bulan bersama Satiyah. Prosesnya dilakukan berulang kali, termasuk koreksi rasa dari resep asli keluarga Habibie, agar setiap hidangan tetap terasa autentik meski disajikan dengan tampilan yang lebih elevated.

Tujuannya bukan mengubah cita rasa asli, melainkan menghadirkan makanan rumahan favorit Habibie dan Ainun dalam versi yang lebih spesial.

Misalnya sate domba yang menjadi salah satu menu favorit Habibie. Hidangan ini dimasak menggunakan teknik sous vide sebelum dipadukan dengan bumbu gulai, sehingga teksturnya lebih empuk dan bumbunya meresap.

Ada pula semur ayam yang dibuat lebih menarik dengan tambahan ayam goreng tepung agar terasa lebih crunchy, lalu dipadukan dengan saus semur yang kaya rempah dan aroma kayu manis.

Sementara itu, soto Betawi diinterpretasikan ulang menjadi hidangan braised ribs. Meski tampilannya berbeda, rasa gurih dan creamy khas soto Betawi tetap dipertahankan lewat saus yang digunakan.

Di antara semua hidangan utama, sate domba menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Teksturnya empuk, bumbunya meresap, dan memiliki sentuhan rasa yang mengingatkan pada sate Padang, tetapi dengan karakter yang lebih ringan. Bahkan bagi orang yang biasanya kurang menyukai daging domba, menu ini tetap terasa ramah di lidah.

Dessert Favorit Habibie dan Ainun yang Dibuat Lebih Modern

Sementara itu, dessert yang dihadirkan juga menyimpan sentuhan personal. Habibie dan Ainun diketahui menyukai apple pie dengan aroma kayu manis yang hangat.

Dalam versi Plataran, dessert favorit ini dibuat lebih modern menggunakan crepes goreng yang diisi apel dan kayu manis, lalu disajikan dengan sentuhan yang lebih elegan.

Selain itu, ada juga Strudel Apel Pelukan Jerman yang terinspirasi dari kecintaan Habibie dan Ainun pada cita rasa Eropa. Dessert ini memadukan apel Malang, kayu manis, dan es krim salted caramel yang manisnya terasa pas, tanpa berlebihan.

Pada akhirnya, pengalaman bersantap di Wisma Habibie Ainun bukan hanya soal rasa, tetapi juga soal memahami bagaimana kesederhanaan menjadi bagian penting dari keseharian Habibie dan Ainun.

Dari sayur lodeh, tempe, tahu, hingga sate domba, semuanya memperlihatkan bahwa makanan favorit mereka bukanlah yang mewah, melainkan yang terasa hangat, akrab, dan penuh cerita.

Menurut Head of Sales Operation Wisma Habibie Ainun, Wulan Agustien, untuk saat ini program Habibie Legacy Experience masih dibuka melalui sistem reservasi untuk komunitas maupun perusahaan.

Pengalaman ini dibanderol mulai sekitar Rp1,85 jutaan per orang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai reservasi dan detail program, pengunjung dapat mengecek website resmi Wisma Habibie Ainun.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading