Sukses

Food

Pierre Hermé Datang ke Jakarta, Ungkap Rahasia di Balik Ispahan yang Mendunia

Fimela.com, Jakarta - Kehadiran Pierre Hermé Paris Boutique Jakarta di Grand Hyatt Jakarta sejak akhir 2025 menjadi kabar menggembirakan bagi para pencinta pastry premium di Indonesia. Namun, baru pada awal Mei 2026, pendiri sekaligus maestro pastry dunia, Pierre Hermé, berkesempatan untuk datang langsung ke Jakarta.

Dikenal secara global sebagai “Picasso of Pastry”, Pierre Hermé telah merevolusi dunia pastry melalui kreasi-kreasi inovatif yang menggabungkan teknik klasik Prancis dengan cita rasa tak terduga. Kunjungannya ke Jakarta menjadi momen istimewa untuk memperkenalkan lebih dekat filosofi dan visi di balik brand yang ia dirikan.

“Pembukaan ini menjadi tonggak penting bagi kami untuk menghadirkan pengalaman istimewa yang memadukan seni kuliner Prancis dengan sentuhan cita rasa Indonesia,” ujar Pierre Hermé saat hadir di butik Pierre Hermé Paris Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran Pierre Hermé di Indonesia merupakan bagian dari visi untuk menghadirkan standar tertinggi dalam dunia pastry kepada masyarakat Tanah Air. Menurutnya, setiap kreasi yang disajikan bukan sekadar makanan penutup, melainkan bentuk seni yang memadukan tradisi dan modernitas.

Ispahan, Kreasi Legendaris Pierre Hermé

Dalam kunjungannya, Pierre Hermé memperlihatkan langsung proses pembuatan Ispahan, dessert ikonik yang telah menjadi signature brand-nya.

Ispahan menghadirkan perpaduan rasa rose, leci, dan raspberry. Kreasi ini lahir dari ketertarikan Pierre Hermé terhadap penggunaan mawar dalam kuliner Bulgaria, yang kemudian ia interpretasikan menjadi salah satu dessert paling terkenal di dunia.

Fimela berkesempatan mencicipi macaron Ispahan yang memiliki rasa manis seimbang dengan sentuhan asam segar dari raspberry. Teksturnya lembut, dengan tingkat kemanisan yang pas di lidah orang Indonesia.

Selain Ispahan, tersedia pula berbagai varian macaron populer seperti Mogador, Infiniment Framboise, dan Infiniment Chocolat.

Tak hanya macaron, butik ini juga menawarkan aneka viennoiserie, cokelat premium, hingga pastry seperti croissant dengan berbagai pilihan rasa.

Pierre Hermé juga merekomendasikan HÉMÉRA, dessert yang memadukan coconut shortbread, mango and passion fruit compote, coconut biscuit, serta light pandan cream.

Kombinasi kelapa, mangga, markisa, dan pandan menciptakan rasa tropis yang akrab di lidah masyarakat Indonesia, namun tetap dikemas dengan teknik pastry khas Prancis.

Filosofi “Pleasure is the Only Diet”

General Manager Grand Hyatt Jakarta, Parveen Kumar, menyebut kehadiran Pierre Hermé sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi budaya, kreativitas, dan kuliner kelas dunia.

“Kami dengan bangga menyambut sosok yang dikenal luas sebagai Picasso of Pastry untuk penampilan resminya yang pertama di Indonesia,” ujar Parveen Kumar.

Menurutnya, filosofi Pierre Hermé, “Pleasure is the only diet”, sangat selaras dengan semangat Grand Hyatt Jakarta dalam menghadirkan pengalaman hospitality yang tak sekadar mewah, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.

Ia menambahkan bahwa Pierre Hermé Paris Boutique Jakarta bukan hanya sebuah butik, melainkan destinasi yang menghadirkan keanggunan Prancis, kreativitas kontemporer, dan karya seni dalam bentuk pastry.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading