Fimela.com, Jakarta - Menyajikan sayuran dengan tampilan yang menarik bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membuat hidangan terlihat lebih menggugah selera. Tidak harus menggunakan peralatan khusus atau cetakan yang banyak dijual di pasaran, sebab berbagai jenis sayuran seperti wortel, mentimun, tomat, kentang, dan paprika dapat dibentuk menggunakan teknik potong sederhana. Dengan sedikit kreativitas, potongan sayuran biasa bisa diubah menjadi bunga, kipas, hati, hingga karakter hewan yang lucu.
Cara membentuk sayuran jadi bentuk lucu tanpa cetakan juga cukup praktis dilakukan di rumah karena alat yang dibutuhkan umumnya sudah tersedia di dapur. Pisau kecil yang tajam, talenan, dan tusuk gigi sudah dapat membantu membuat berbagai bentuk sederhana, sementara air es bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan kerenyahan beberapa jenis sayuran. Teknik ini cocok diterapkan ketika menyiapkan bekal anak, menghias nasi tumpeng, membuat sajian pesta, atau sekadar ingin memberikan sentuhan berbeda pada makanan sehari-hari.
Advertisement
1. Pilih Sayuran yang Mudah Dibentuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533179/original/079983000_1773726298-view-carrots-kitchen-with-other-vegetables.jpg)
Memilih sayuran yang tepat menjadi langkah penting sebelum mulai membuat berbagai bentuk lucu tanpa cetakan, karena tekstur setiap sayuran berbeda dan tidak semuanya mampu menahan tekanan pisau ketika dipotong atau diukir. Wortel, mentimun, bengkuang, lobak, kentang, paprika, dan tomat yang masih cukup kokoh termasuk beberapa pilihan yang mudah digunakan karena memiliki struktur yang relatif padat sehingga tidak gampang hancur saat diberi sayatan.
Untuk pemula, wortel dan mentimun dapat menjadi pilihan yang praktis karena keduanya mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai bentuk sederhana, seperti bunga, kipas, hati, atau bagian tubuh karakter. Sebaiknya pilih sayuran yang masih segar, tidak terlalu lembek, dan tidak memiliki bagian yang rusak karena kondisi bahan sangat memengaruhi kerapian hasil akhir, terutama ketika membuat potongan tipis atau detail kecil.
Selain memperhatikan tekstur, ukuran sayuran juga perlu dipertimbangkan agar lebih mudah dipegang dan dikendalikan selama proses pemotongan. Sayuran yang terlalu kecil dapat menyulitkan ketika membuat detail, sedangkan sayuran yang terlalu besar mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dibentuk, sehingga memilih bahan dengan ukuran sedang dan permukaan cukup rata akan membantu menghasilkan bentuk yang lebih proporsional serta memudahkan proses belajar bagi pemula.
2. Bentuk Wortel Menjadi Bunga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4812348/original/025825300_1714014304-pexels-ivan-samkov-5514942.jpg)
Wortel merupakan salah satu sayuran yang paling mudah digunakan untuk membuat hiasan berbentuk bunga karena teksturnya cukup padat, warnanya cerah, dan bentuknya dapat dipotong sesuai kebutuhan tanpa mudah hancur. Teknik ini tidak membutuhkan cetakan khusus sehingga cocok untuk pemula yang ingin mempercantik tampilan makanan dengan peralatan sederhana yang tersedia di dapur. Agar hasilnya lebih rapi, pilih wortel yang masih segar, lurus, dan memiliki permukaan yang cukup halus sehingga lebih mudah dibuat menjadi pola kelopak.
Cara membuat bunga dari wortel:
- Pilih dan bersihkan wortel: Gunakan wortel yang segar dan berukuran sedang, kemudian cuci hingga bersih dan kupas bagian kulitnya agar permukaan lebih mudah dipotong serta tidak ada kotoran yang menempel pada bahan.
- Potong wortel menjadi beberapa bagian: Potong wortel menjadi bagian dengan panjang sekitar 3–5 sentimeter supaya setiap potongan lebih mudah dipegang ketika membuat sayatan dan ukurannya cukup untuk menghasilkan bentuk bunga yang terlihat jelas.
- Buat lekukan pada bagian sisi: Gunakan pisau kecil yang tajam untuk membuat beberapa sayatan memanjang pada sisi wortel dengan jarak yang relatif sama, kemudian buat lekukan secukupnya agar bagian tersebut menyerupai susunan kelopak bunga.
- Iris wortel secara melintang: Setelah pola kelopak terbentuk, potong wortel secara melintang menjadi irisan tipis dengan ketebalan yang seragam sehingga pola yang sudah dibuat terlihat seperti bunga ketika potongan tersebut dilihat dari atas.
- Rendam dalam air es: Masukkan potongan wortel ke dalam air es selama beberapa saat agar teksturnya lebih renyah dan bagian kelopak dapat sedikit terbuka, kemudian tiriskan sebelum digunakan sebagai hiasan makanan.
- Susun pada hidangan: Letakkan bunga wortel di atas nasi, salad, lauk, atau hidangan lainnya, kemudian kombinasikan dengan sayuran berwarna hijau atau merah agar bentuk bunga terlihat lebih menonjol dan memberikan kesan segar pada sajian.
Advertisement
3. Bentuk Mentimun Menjadi Bunga atau Kipas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5105835/original/055195200_1737553928-high-view-woman-cutting-cucumber_23-2148515919.jpg)
Mentimun dapat menjadi salah satu bahan yang menarik untuk membuat hiasan berbentuk kipas karena teksturnya cukup renyah dan mengandung banyak air, sehingga potongan tipisnya dapat dibuka tanpa langsung patah apabila teknik pemotongannya dilakukan secara perlahan. Pilih mentimun yang masih segar dan cukup kokoh, kemudian potong menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang tidak terlalu panjang agar lebih mudah dikendalikan ketika membuat irisan.
Setelah mentimun dipotong, buat beberapa irisan tipis dan sejajar dari salah satu sisi menggunakan pisau yang tajam, tetapi jangan sampai seluruh bagian terputus karena bagian pangkal harus tetap menyatu untuk membentuk struktur kipas. Jarak antaririsan sebaiknya dibuat relatif sama agar ketika dibuka, potongan tersebut terlihat rapi dan menghasilkan pola yang menyerupai kipas, sementara ketebalan irisan juga perlu dijaga agar tidak terlalu tipis sehingga mudah robek.
Setelah semua irisan selesai dibuat, buka potongan mentimun secara perlahan menggunakan jari hingga membentuk lengkungan seperti kipas, kemudian letakkan pada piring sebagai pendamping nasi, lauk, salad, atau hidangan lainnya. Jika ingin membuat tampilan lebih menarik, kipas mentimun dapat dipadukan dengan potongan wortel berbentuk bunga atau paprika berwarna cerah sehingga hiasan terlihat lebih hidup tanpa membutuhkan cetakan khusus.
4. Bentuk Tomat Menjadi Bunga
Tomat dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan berbentuk bunga dengan teknik sederhana yang menggunakan bagian kulitnya, tetapi pemilihan bahan sangat penting agar kulit tidak mudah robek selama proses pemotongan. Gunakan tomat yang matang tetapi masih cukup keras, memiliki permukaan kulit utuh, dan tidak terlalu lembek karena tomat yang terlalu matang biasanya lebih sulit dikupas dalam bentuk pita panjang tanpa terputus.
Mulailah mengupas bagian kulit tomat menggunakan pisau kecil yang tajam dengan gerakan melingkar secara perlahan, seperti ketika mengupas buah apel, sambil mempertahankan ketebalan kulit agar tidak terlalu tipis. Usahakan kulit tetap menyatu dari awal hingga akhir karena potongan panjang tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan utama untuk membentuk kelopak bunga, sehingga gerakan tangan yang stabil akan sangat membantu menjaga bentuknya tetap utuh.
Setelah kulit tomat berhasil dilepaskan dalam bentuk pita panjang, gulung secara perlahan dari salah satu ujung hingga membentuk spiral yang menyerupai bunga mawar, kemudian atur bagian luar gulungan agar terlihat seperti susunan kelopak. Hiasan tersebut dapat diletakkan di atas nasi, salad, hidangan utama, atau piring saji, sementara perpaduan warna merah tomat dengan sayuran hijau dapat membuat tampilan makanan terlihat lebih segar dan menarik.
Advertisement
5. Buat Bentuk Hewan dari Sayuran
Membuat bentuk hewan dari sayuran dapat menjadi cara kreatif untuk menghadirkan tampilan makanan yang lebih menarik tanpa harus memiliki keterampilan mengukir yang rumit. Alih-alih membentuk satu jenis sayuran secara keseluruhan, Anda bisa menggabungkan beberapa potongan sayuran dengan ukuran berbeda untuk menciptakan karakter sederhana seperti kelinci, beruang, ikan, kura-kura, atau wajah hewan lainnya. Cara ini juga memungkinkan setiap bagian tubuh memanfaatkan bentuk alami sayuran sehingga prosesnya lebih mudah dilakukan.
Cara membuat karakter hewan dari sayuran:
- Tentukan karakter yang ingin dibuat: Pilih bentuk hewan sederhana terlebih dahulu, seperti kelinci atau beruang, karena karakter dengan bentuk tubuh dasar cenderung lebih mudah dibuat dibandingkan hewan yang memiliki banyak detail kecil.
- Pilih beberapa jenis sayuran: Gunakan kombinasi wortel, mentimun, paprika, tomat, jagung, atau sayuran lain dengan warna dan bentuk yang berbeda agar setiap bahan dapat digunakan untuk mewakili bagian tubuh tertentu.
- Buat bagian badan: Potong salah satu sayuran menjadi bentuk oval atau bulat untuk digunakan sebagai badan, kemudian pilih ukuran yang cukup besar agar bagian tubuh lainnya dapat ditempatkan dengan proporsi yang sesuai.
- Buat bagian kepala dan telinga: Gunakan potongan sayuran berukuran lebih kecil untuk kepala, kemudian buat dua potongan tipis berbentuk memanjang sebagai telinga jika ingin membuat kelinci, atau gunakan potongan bulat sebagai telinga jika membuat karakter beruang.
- Tambahkan mata dan mulut: Gunakan bahan berukuran sangat kecil seperti biji wijen, jagung, potongan zaitun, atau bagian sayuran lainnya untuk membentuk mata, hidung, dan mulut sehingga karakter terlihat lebih ekspresif dan mudah dikenali.
- Satukan bagian karakter: Gunakan tusuk gigi kecil untuk menyatukan potongan yang membutuhkan penyangga, kemudian periksa kembali posisinya agar karakter terlihat seimbang dan tidak mudah berubah ketika dipindahkan ke piring.
- Tambahkan hiasan pendukung: Letakkan potongan sayuran lain sebagai rumput, bunga, atau dekorasi di sekitar karakter agar tampilan hidangan terasa lebih hidup, sekaligus membuat susunan makanan terlihat lebih menarik tanpa membutuhkan cetakan khusus.
6. Gunakan Teknik Sayatan Silang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320806/original/094887400_1786412620-8329cfc8-467e-473e-bea8-0ab47e3ac796.jpg)
Teknik sayatan silang dapat digunakan untuk membuat pola dekoratif pada sayuran tanpa bantuan cetakan karena pola tersebut terbentuk hanya dari pertemuan beberapa garis potongan pada permukaan bahan. Sayuran dengan tekstur cukup padat seperti wortel, kentang, bengkuang, dan lobak cocok digunakan untuk teknik ini karena mampu mempertahankan bentuk ketika diberi beberapa sayatan, terutama jika bahan yang digunakan masih segar dan tidak terlalu lembek.
Untuk memulainya, buat beberapa sayatan sejajar pada permukaan sayuran dengan jarak yang relatif sama, tetapi jangan sampai pisau menembus seluruh bagian karena bagian bawah harus tetap menyatu. Setelah itu, buat sayatan kedua dengan arah berbeda sehingga kedua pola tersebut saling berpotongan dan menghasilkan bentuk seperti kisi-kisi, sementara kedalaman potongan perlu diperhatikan agar pola terlihat jelas tanpa membuat sayuran terpisah menjadi beberapa bagian.
Sayuran yang sudah diberi pola silang dapat langsung digunakan sebagai hiasan atau dimasak terlebih dahulu sesuai kebutuhan hidangan, karena proses pemasakan dapat membuat beberapa bagian potongan menjadi lebih terbuka dan memberikan tampilan yang berbeda. Jika ingin menghasilkan bentuk yang lebih menarik, teknik ini juga dapat dikombinasikan dengan pemotongan menyerupai bunga atau kipas sehingga satu jenis sayuran dapat memiliki beberapa detail dekoratif sekaligus.
Advertisement
7. Manfaatkan Tusuk Gigi untuk Membuat Karakter
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4021460/original/027080000_1652413200-toothpicks-ge955cd212_1920_1_.jpg)
Tusuk gigi dapat menjadi alat bantu sederhana untuk menyatukan beberapa potongan sayuran sehingga membentuk karakter lucu tanpa harus mengukir satu bahan secara keseluruhan. Cara ini memungkinkan Anda memanfaatkan bentuk alami berbagai sayuran, misalnya menggunakan wortel sebagai badan, mentimun sebagai telinga, paprika sebagai mulut, dan biji jagung atau wijen sebagai bagian mata, sehingga proses pembentukan menjadi lebih mudah bagi pemula.
Sebelum menyatukan setiap bagian, tentukan terlebih dahulu posisi kepala, badan, mata, telinga, tangan, atau bagian lain yang ingin dibuat agar susunannya tidak mudah berubah ketika dipindahkan ke piring. Tusuk gigi dapat digunakan untuk menghubungkan potongan yang lebih besar, tetapi pastikan bagian ujungnya tidak dibiarkan menonjol karena dapat mengganggu keamanan ketika makanan akan langsung disantap.
Untuk hidangan yang akan diberikan kepada anak-anak, penggunaan tusuk gigi harus mendapatkan perhatian lebih karena benda tersebut memiliki ujung yang tajam dan dapat menyebabkan cedera apabila tidak sengaja tergigit. Sebaiknya gunakan tusuk gigi hanya sebagai alat untuk mempertahankan bentuk selama proses penyusunan, kemudian lepaskan seluruhnya sebelum makanan disajikan, atau gunakan bahan makanan yang bisa saling menempel tanpa bantuan benda tajam jika memungkinkan.
8. Gunakan Pisau Kecil yang Tajam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/707570/original/step_673_.jpg)
Pisau kecil yang tajam menjadi salah satu alat terpenting ketika membentuk sayuran karena dapat menghasilkan potongan yang lebih bersih dan membantu membuat detail kecil dengan tingkat ketelitian yang lebih baik. Pisau yang ukurannya tidak terlalu besar juga lebih mudah dikendalikan ketika digunakan untuk membuat lekukan, garis, atau potongan tipis, sehingga risiko sayuran hancur akibat tekanan berlebihan dapat dikurangi selama proses pembentukan.
Sebelum mulai memotong, pastikan talenan berada di permukaan yang stabil agar tidak mudah bergeser ketika pisau digunakan, kemudian pegang sayuran dengan posisi yang aman dan lakukan setiap sayatan secara perlahan. Hindari mengejar bentuk yang terlalu rumit pada percobaan pertama karena bentuk sederhana seperti bunga, kipas, hati, bintang, atau wajah tersenyum sudah cukup untuk melatih ketepatan tangan dan membantu memahami bagaimana tekstur sayuran bereaksi terhadap tekanan pisau.
Setelah menguasai teknik dasar, tingkat kesulitan dapat ditingkatkan secara bertahap dengan mencoba membuat detail yang lebih kecil atau menggabungkan beberapa pola dalam satu potongan sayuran. Ketelitian tetap menjadi kunci karena bentuk yang menarik tidak selalu membutuhkan ukiran rumit, bahkan sayatan sederhana yang rapi dengan ukuran seragam sering kali mampu menghasilkan hiasan makanan yang terlihat cantik, bersih, dan lebih profesional.
Advertisement
Tips Membentuk Sayuran agar Hasilnya Lebih Rapi
Membentuk sayuran membutuhkan ketelitian karena ukuran potongan yang terlalu tebal atau tidak seragam dapat membuat hasil akhir terlihat kurang proporsional. Beberapa tips berikut dapat membantu proses pembentukan menjadi lebih mudah dan hasilnya lebih menarik.
- Gunakan sayuran yang segar: Sayuran yang masih segar biasanya mempunyai tekstur lebih kokoh sehingga tidak mudah patah ketika diiris atau diukir.
- Pilih ukuran yang seragam: Sayuran dengan bentuk dan ukuran yang relatif sama akan lebih mudah dipotong menjadi hiasan dengan ukuran konsisten.
- Gunakan pisau tajam: Pisau yang tajam menghasilkan potongan lebih bersih sehingga detail kecil dapat dibuat dengan lebih mudah.
- Jangan membuat sayatan terlalu dalam: Sisakan bagian bawah atau bagian tertentu agar potongan tetap menyatu ketika dibuat menjadi bunga, kipas, atau pola lainnya.
- Rendam sayuran tertentu dalam air es: Wortel dan mentimun dapat direndam sebentar dalam air es agar teksturnya lebih renyah dan beberapa bentuk potongan menjadi lebih terbuka.
- Mulai dari bentuk sederhana: Bunga, kipas, hati, dan wajah merupakan bentuk yang relatif mudah dipelajari sebelum mencoba desain yang lebih kompleks.
- Gunakan ukuran kecil untuk detail: Potongan kecil dari wortel, mentimun, paprika, atau jagung dapat digunakan sebagai mata, hidung, telinga, dan bagian dekoratif lainnya.
- Kerjakan secara perlahan: Jangan terburu-buru ketika membuat detail karena sedikit kesalahan sayatan dapat mengubah bentuk keseluruhan.
- Gunakan pola alami sayuran: Bentuk bulat tomat, panjang wortel, dan tekstur mentimun dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari desain sehingga tidak perlu terlalu banyak diukir.
- Susun beberapa jenis sayuran: Jika satu sayuran sulit dibentuk menjadi karakter tertentu, gabungkan beberapa jenis sayuran untuk mendapatkan bentuk yang lebih mudah dan menarik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membentuk Sayuran
1. Sayuran apa yang paling mudah dibentuk?
Wortel dan mentimun termasuk sayuran yang mudah dibentuk karena teksturnya cukup kokoh dan dapat dipotong menjadi berbagai pola sederhana.
2. Apakah membentuk sayuran harus menggunakan cetakan?
Tidak. Pisau kecil yang tajam sudah cukup untuk membuat berbagai bentuk sederhana seperti bunga, kipas, hati, dan karakter.
3. Bagaimana agar potongan sayuran tidak mudah patah?
Gunakan sayuran yang segar, buat sayatan secara perlahan, dan hindari memotong terlalu dalam pada bagian yang harus tetap menyatu.
4. Apa fungsi merendam sayuran dalam air es?
Air es dapat membantu membuat beberapa sayuran menjadi lebih renyah dan membantu bentuk potongan tertentu terlihat lebih terbuka.
5. Apakah sayuran yang sudah dibentuk bisa disimpan?
Bisa, tetapi sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin agar teksturnya tetap segar dan tidak cepat layu.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320796/original/040433400_1786412008-13951c90-e57b-4574-aa5b-66127c0d09b8.jpg)
![Kreasikan saladmu dengan memadukan berbagai macam sayuran berwarna. [Dok/Pexels.com/Polina Tankilevitch].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/mv8FQTyUBYKeAaSzccDw678YOmg=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7831542/original/010768800_1780651876-pexels-polina-tankilevitch-4519052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4043996/original/034839100_1654500854-vegetables-1939663_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549296/original/008893900_1775614729-unnamed__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571752/original/085012300_1777697233-balkon_atau_teras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2906960/original/007542300_1568107347-chili-pepper-dried-chili-pepper-spice-112780.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320758/original/053570400_1786383446-986546.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320756/original/077513200_1786382359-987493.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317518/original/012310700_1786017988-Bungker.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3583727/original/039256500_1632655961-2021026-FOTO---KRL-Herman-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554637/original/039376600_1776082734-IMG_0315.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309837/original/095095900_1785290323-faisal-hanafi-zmr4ypKgTyg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317991/original/017861100_1786083645-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_13.19.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320721/original/033299800_1786370618-AFP__20260810__C4AK4FW__v2__MidRes__UsEntertainmentFilm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320592/original/091084800_1786357541-RANS_x_Mayora_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5146182/original/054612500_1740777033-derek-owens-I3UQSz13T9A-unsplash.jpg)