Fimela.com, Jakarta - Masakan Aceh dikenal melalui racikan rempah beraroma kuat dan cita rasa gurih. Salah satu hidangan khasnya hadir dalam sajian daging kambing berkuah pekat. Resep kari kambing khas Aceh bisa menjadi pilihan menu istimewa bagi pencinta olahan daging kaya rempah.
Daging kambing beserta tulang memberikan rasa gurih pada kuah selama proses pemasakan. Tambahan kunyit, jahe, jintan, ketumbar, asam sunti, bunga lawang, kapulaga dan daun kari membuat aromanya semakin khas. Resep kari kambing khas Aceh ini cocok disantap saat masih hangat.
Keberadaan labu air turut memberi tekstur lembut pada hidangan. Bahan tersebut dimasukkan setelah daging mulai empuk, supaya tidak mudah hancur selama proses memasak. Resep kari kambing khas Aceh dapat dibuat memakai panci presto untuk membantu mempercepat pelunakan daging.
Advertisement
Proses memasaknya memang membutuhkan waktu cukup panjang, terutama saat mengolah daging sampai empuk. Kesabaran dalam menumis bumbu dan memasak rempah menjadi kunci agar cita rasa lebih meresap. Berikut ulasan lengkap yang Fimela.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (29/8/2026).
Advertisement
Bahan Resep Kari Kambing Khas Aceh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335457/original/062501200_1787986330-12694496200174589575.jpeg)
Bahan Utama
- 2 kg daging kambing beserta tulang
- 1 buah labu air
- 1,5 sdm garam atau sesuai selera
- 1,5 liter air
Bumbu Halus
- 3 sdm kelapa gongseng
- 4 butir kemiri
- 10 siung bawang merah
- 7 siung bawang putih
- 6 buah cabai merah
- Cabai rawit secukupnya
- 1 sdm ketumbar bubuk
- 1 jari kunyit
- 1 jempol jahe
- 1/2 sdm jintan
- 1 sdm biji kas kas
- 1 biji ketapang
- 1 bunga lawang
- 2 kapulaga
- 7 buah asam sunti
Bumbu Tumis
- 5 siung bawang merah, dirajang
- 3 siung bawang putih, dirajang
- 2 lembar daun pandan, diikat simpul
- 5 lembar daun jeruk
- Daun kari secukupnya, sebaiknya cukup banyak
- 3 lembar daun salam
- 1 batang serai, digeprek
- 1/2 buah pala
- 1 bunga lawang
- 3 kapulaga
- 3 sdm minyak
Pastikan seluruh rempah tersedia agar karakter kari kambing khas Aceh tetap terasa kuat dan aromanya lebih harum.
Cara Membuat Kari Kambing Khas Aceh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335458/original/065140700_1787986330-Screenshot_2026-08-29_134637.jpg)
- Haluskan seluruh bahan bumbu halus sampai tercampur rata. Siapkan pula bahan bumbu tumis agar proses memasak lebih mudah.
- Potong daging kambing beserta tulangnya sesuai selera, lalu cuci bersih. Masukkan bumbu halus dan aduk sampai seluruh bagian daging terlapisi secara merata.
- Panaskan minyak, lalu tumis bawang merah, bawang putih, daun pandan, daun jeruk, daun kari, daun salam, serai, pala, bunga lawang, dan kapulaga hingga harum.
- Masukkan daging kambing beserta bumbu halus. Aduk rata dan masak sampai bumbu matang serta aromanya semakin harum.
- Tuangkan 1,5 liter air ke dalam masakan, lalu aduk rata. Pindahkan ke panci presto jika tersedia, kemudian masak selama kurang lebih 1 jam.
- Setelah selesai, matikan kompor dan tunggu sampai seluruh uap keluar sebelum membuka tutup presto.
- Kupas labu air, potong sesuai selera, kemudian cuci bersih. Masukkan labu air dan garam ke dalam masakan setelah daging selesai dipresto.
- Masak kembali sampai labu air empuk dan kuah terasa semakin menyatu.
- Cicipi kuah kari. Tambahkan garam jika diperlukan. Setelah daging empuk, labu matang, dan rasa sesuai selera, kari kambing khas Aceh siap disajikan selagi hangat.
Advertisement
Tips Membuat Kari Kambing Khas Aceh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335459/original/001482100_1787986331-4619111040840695299.jpeg)
- Gunakan daging kambing segar beserta tulang agar kuah memiliki rasa gurih alami. Pilih bagian daging bertekstur baik dan bersihkan sebelum diolah.
- Jangan terburu buru memasukkan daging. Tumis bumbu sampai matang dan harum agar aroma rempah lebih keluar, lalu masukkan daging kambing dan aduk hingga merata.
- Asam sunti, daun kari, kunyit, jahe, jintan, kapulaga, bunga lawang, dan pala menjadi bagian penting dalam kari kambing khas Aceh. Pastikan takaran rempah seimbang agar rasanya tidak saling mendominasi.
- Gunakan panci presto untuk mempercepat proses memasak. Jika memakai panci biasa, masak menggunakan api kecil sampai daging benar benar empuk dan bumbu meresap.
- Labu air sebaiknya dimasukkan setelah daging mulai empuk. Cara ini membantu menjaga tekstur labu agar tidak terlalu hancur selama proses pemasakan.
- Jumlah cabai merah dan cabai rawit dapat disesuaikan berdasarkan selera. Tambahkan cabai jika ingin cita rasa lebih pedas atau kurangi untuk rasa lebih ringan.
- Cicipi kuah setelah semua bahan matang. Tambahkan garam secara bertahap sampai rasa gurih, pedas, asam, dan rempah terasa seimbang.
- Kari kambing paling nikmat disantap selagi hangat bersama nasi putih. Kuah rempah yang kaya akan terasa semakin lezat saat berpadu bersama daging kambing empuk dan labu air.
Pertanyaan Seputar Resep Kari Kambing Khas Aceh
Apa itu kari kambing khas Aceh?
Kari kambing khas Aceh merupakan hidangan berbahan daging kambing beserta tulang, dimasak memakai berbagai rempah khas Nusantara. Kuahnya memiliki cita rasa gurih, kaya rempah, dan aroma kuat dari daun kari, serai, kapulaga, serta bunga lawang.
Apa saja bahan utama untuk membuat kari kambing khas Aceh?
Bahan utamanya terdiri dari daging kambing beserta tulang, labu air, garam, dan air. Bumbu halus serta bumbu tumis menjadi bagian penting untuk menghasilkan rasa dan aroma khas.
Berapa banyak daging kambing yang diperlukan?
Resep ini menggunakan sekitar 2 kg daging kambing beserta tulang dan dapat menghasilkan kurang lebih 10 porsi.
Mengapa daging kambing digunakan bersama tulangnya?
Tulang kambing dapat membantu menghasilkan kaldu alami sehingga kuah terasa lebih gurih dan kaya rasa.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335456/original/023707700_1787986330-Screenshot_2026-08-29_135128.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335402/original/053751900_1787978627-dfghgfddzrd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335339/original/077662800_1787972297-Copy_of_YAN01080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334849/original/016440200_1787900815-7b8acc0e-b5a1-44c1-8f1c-163f2e1772b6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295679/original/089002300_1783937817-IMG_2032.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334672/original/086288400_1787892279-EGGO_21_1185.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7603723/original/024514100_1780387722-pexels-mehmet-altintas-392989477-31486443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572111/original/028475500_1777774433-pexels-cottonbro-7118214.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7826343/original/031913400_1780645907-pexels-cottonbro-6181839.jpg)
![Bikin anak makin sehat, ini rahasia trik stimulasi grounding. [Dok/Pexels.com/Ron Lach].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/cgstAcTvTYUIV7GNtQsuPEOVcXU=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7955671/original/027065700_1780791938-pexels-ron-lach-10033218.jpg)
![Jadwal screen time anak perlu dijadwalkan oleh orangtua. [Dok/Pexels.com/Jessica Lewis 🦋 thepaintedsquare].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/LK86RnhAWzlG7K1ijIgo3wL9INw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8051043/original/064727300_1780894473-pexels-thepaintedsquare-4200824.jpg)
![Sahabat Fimela, foto keluarga yang terlihat spontan justru sering terasa lebih natural dan penuh cerita dibanding pose yang terlalu formal. f[Dok/freepik.com/pchvector]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/dvcaFlLD52L-XiJszSMZSwrQzQY=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631062/original/040957100_1778229336-12873.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570303/original/045253200_1777521902-mom-daughter-making-high-five_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5457158/original/075801100_1766989393-senivpetro.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542574/original/034170700_1774946838-medium-shot-people-yoga-mat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436169/original/033702700_1765164894-medium-shot-woman-working-from-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331472/original/000237400_1787545626-katsia-jazwinska-mPCaVEv-pqs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335220/original/060493400_1787922560-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_19.50.29.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335510/original/029210000_1787992067-9752c9c4-ae3d-4ec9-9fb5-c71ea31c65a5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335506/original/050145600_1787991515-Image_29_Agu_2026-_07_52_56.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332591/original/061198800_1787711675-vilmei_1786952308_3965565598090977891_1057145227.jpgsdfdsf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335465/original/090074800_1787987380-1001609624.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335453/original/005434300_1787985983-4096-2605-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574954/original/053187100_1778013941-000_A9TT4P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3967625/original/078291500_1647608985-pexels-liliana-drew-8554372.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334930/original/039975200_1787905920-Huawei_Pura_Headline.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334844/original/016397300_1787900753-IMG_2514.jpeg)