Sukses

Food

Resep Kue Black Forest Kukus, Lembut dan Cokelatnya Pekat Tanpa Oven

0(0)

ringkasan

  • Kue Black Forest kukus menawarkan alternatif pembuatan kue ulang tahun yang lembut dan kaya rasa cokelat tanpa perlu oven.
  • Kunci keberhasilan terletak pada pengocokan telur hingga mengembang, pengadukan adonan yang lembut, serta pengukusan yang tepat dengan kukusan panas.
  • Kombinasi ceri dan cokelat adalah ciri khas Black Forest; ceri manis atau stroberi bisa menjadi alternatif buah, dan Kirschwasser dapat diganti untuk versi non-alkohol.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Resep kue black forest kukus bisa menjadi pilihan untuk membuat kue ulang tahun di rumah tanpa harus memiliki oven. Teknik kukus menghasilkan bolu cokelat yang lembut dan cocok dipadukan dengan krim serta serutan cokelat sebagai hiasan.

Black forest dikenal sebagai kue berlapis dengan karakter cokelat, krim, dan buah ceri. Versi klasiknya juga dikenal menggunakan kirschwasser atau brandy ceri, meski bahan tersebut tidak harus digunakan untuk membuat versi rumahan yang lebih sederhana.

Pada versi kukus, adonan perlu dibuat dengan teknik yang tepat agar hasilnya tetap mengembang dan tidak bantat. Kunci lainnya adalah memastikan kukusan sudah panas, mengaduk adonan secara perlahan setelah bahan kering masuk, serta membiarkan kue dingin sebelum diberi krim, Rabu (2/9/2026).

Resep Kue Black Forest Kukus

Bahan kue

  • 6 butir telur

  • 150 gram gula pasir

  • 1 sendok teh emulsifier

  • 150 gram tepung terigu protein sedang

  • 30 gram cokelat bubuk

  • 100 gram dark chocolate

  • 150 ml minyak sayur

  • 1 sendok teh pasta vanila

Bahan isian cokelat

  • 30 ml susu cair

  • 15 gram mentega tawar

  • 100 gram dark chocolate, potong-potong

Bahan hiasan

  • 200 gram whipped cream atau butter cream

  • 100–150 gram dark chocolate, serut

  • Buah stroberi atau ceri secukupnya

  • Cokelat berbentuk bola secukupnya, jika suka

Cara membuat

 

1. Siapkan kukusan dan loyang.

Panaskan kukusan terlebih dahulu menggunakan api sedang. Pastikan air di dalam kukusan sudah cukup dan menghasilkan uap sebelum adonan dimasukkan. Siapkan loyang bulat berdiameter sekitar 20 cm. Olesi bagian dalamnya dengan sedikit margarin atau minyak, kemudian lapisi dasarnya dengan baking paper.

2. Lelehkan dark chocolate dan minyak.

Masukkan dark chocolate yang sudah dipotong-potong ke dalam wadah tahan panas. Tambahkan minyak sayur, kemudian lelehkan dengan metode tim. Aduk perlahan sampai cokelat benar-benar larut dan tercampur dengan minyak. Sisihkan sampai suhunya hangat.

Penggunaan cokelat leleh membantu memberikan rasa cokelat yang lebih kuat. Sumber resep kukus yang dirujuk juga menggunakan kombinasi dark chocolate dan minyak sayur sebelum dicampurkan ke dalam adonan.

3. Kocok telur, gula, dan emulsifier.

Masukkan telur, gula pasir, dan emulsifier ke dalam mangkuk besar. Kocok menggunakan mixer berkecepatan tinggi sampai adonan mengembang, berwarna lebih pucat, dan kental berjejak.

Tahap ini perlu diperhatikan karena volume adonan telur menjadi salah satu penentu tekstur kue. Pada sponge cake, telur yang dikocok dapat membentuk struktur yang menangkap udara sehingga menghasilkan tekstur yang ringan.

4. Masukkan bahan kering.

Ayak tepung terigu dan cokelat bubuk. Masukkan secara bertahap ke dalam adonan telur. Aduk dengan mixer berkecepatan rendah atau spatula hingga tercampur rata. Jangan mengaduk terlalu lama agar udara yang sudah terbentuk dalam adonan tidak banyak hilang.

5. Campurkan cokelat leleh.

Tuangkan campuran dark chocolate dan minyak yang sudah hangat secara perlahan. Aduk menggunakan spatula dengan teknik aduk lipat sampai tidak ada bagian cokelat yang mengendap di dasar mangkuk. Tambahkan pasta vanila, lalu aduk kembali hingga rata.

Teknik memasukkan campuran cokelat secara perlahan penting untuk menjaga volume adonan. Dalam pengembangan sponge cake cokelat, campuran cokelat yang lebih berat dapat membuat adonan telur kehilangan udara apabila langsung dicampurkan tanpa teknik yang hati-hati.

6. Tuang ke dalam loyang.

Tuangkan adonan ke loyang yang sudah disiapkan. Ratakan permukaannya. Hentakkan loyang secara perlahan beberapa kali agar gelembung udara berukuran besar keluar.

7. Kukus sampai matang.

Masukkan loyang ke dalam kukusan yang sudah panas. Tutup kukusan dengan tutup yang telah dilapisi kain bersih agar uap air tidak langsung menetes ke permukaan kue. Kukus selama sekitar 30–35 menit dengan api sedang cenderung kecil.

Hindari terlalu sering membuka tutup kukusan selama proses memasak karena perubahan suhu dapat memengaruhi pengembangan kue. Setelah sekitar 30 menit, lakukan tes tusuk menggunakan lidi atau tusuk sate. Jika tidak ada adonan basah yang menempel, kue sudah matang.

8. Dinginkan kue.

Angkat kue dari kukusan dan biarkan hingga benar-benar dingin. Keluarkan dari loyang setelah suhunya turun. Jangan langsung mengoleskan krim pada kue yang masih panas karena krim dapat meleleh dan sulit diratakan.

9. Buat isian cokelat.

Panaskan susu cair dengan api kecil. Masukkan mentega tawar dan dark chocolate yang sudah dipotong. Aduk sampai cokelat meleleh dan seluruh bahan tercampur. Angkat dan biarkan hingga hangat.

10. Belah kue menjadi beberapa lapisan.

Gunakan pisau bergerigi untuk membelah kue secara horizontal menjadi dua atau tiga bagian, sesuai ketebalan kue. Jika ingin mendapatkan tampilan black forest yang lebih berlapis, kue dapat dibagi menjadi tiga bagian dengan ketebalan yang relatif sama.

11. Beri isian dan krim.

Letakkan satu lapisan kue di atas piring saji. Oleskan isian cokelat secukupnya, kemudian tambahkan whipped cream atau butter cream. Jika menggunakan buah, tambahkan potongan stroberi atau ceri di atas krim. Tutup dengan lapisan kue berikutnya.

Ulangi sampai semua lapisan tersusun. Pastikan jumlah isian tidak terlalu banyak agar lapisan kue tetap kokoh ketika dipotong. Struktur menjadi salah satu hal penting pada black forest karena kue harus mampu menopang isian dan tetap dapat dipotong dengan rapi.

12. Hias bagian luar kue.

Olesi seluruh permukaan dan sisi kue dengan whipped cream atau butter cream. Ratakan menggunakan spatula. Taburkan dark chocolate serut pada bagian atas dan sisi kue. Tambahkan stroberi, ceri, atau cokelat bola sebagai dekorasi.

Simpan kue di dalam kulkas sebelum disajikan agar krim lebih stabil dan lapisan kue lebih set. Setelah dingin, potong menggunakan pisau tajam untuk mendapatkan potongan yang rapi.

Tips agar Black Forest Kukus Tidak Bantat

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat resep kue black forest kukus. Pertama, gunakan telur dalam kondisi yang tidak terlalu dingin agar lebih mudah mengembang saat dikocok. Pada teknik sponge cake, telur bersuhu ruang dapat membantu menghasilkan volume yang lebih baik.

Kedua, ayak tepung terigu dan cokelat bubuk sebelum dimasukkan. Selain membantu mengurangi gumpalan, cara ini membuat bahan kering lebih mudah tercampur dengan adonan telur.

Ketiga, jangan mengaduk adonan secara kasar setelah tepung dan cokelat leleh masuk. Adonan yang sudah mengembang mengandung banyak udara. Pengadukan berlebihan dapat membuat udara tersebut keluar sehingga volume kue berkurang.

Keempat, pastikan cokelat leleh sudah dalam kondisi hangat, bukan panas. Cokelat yang terlalu panas dapat memengaruhi adonan telur dan membuat teksturnya berubah.

Kelima, kukusan sebaiknya sudah menghasilkan uap sebelum loyang masuk. Gunakan api sedang cenderung kecil selama proses pengukusan agar panas cukup stabil.

Kenapa Black Forest Identik dengan Ceri dan Cokelat?

Black forest memiliki kombinasi rasa yang khas. Kue cokelat memberikan rasa pahit-manis dan aroma kakao, sedangkan ceri memberikan rasa buah yang lebih segar. Whipped cream kemudian memberikan tekstur lembut sekaligus rasa creamy.

Dalam versi klasik, buah yang digunakan umumnya adalah sour Morello cherries. Namun, jenis ceri tersebut lebih sulit ditemukan di luar Eropa sehingga alternatif seperti ceri manis atau buah lain dapat digunakan dalam versi rumahan.

Kirschwasser juga merupakan salah satu unsur yang secara tradisional berkaitan erat dengan black forest. Minuman ini dibuat dari ceri dan memberikan aroma khas pada kue. Untuk versi keluarga yang bebas alkohol, bahan tersebut dapat dilewati dan kue tetap bisa dibuat dengan cokelat, krim, serta buah.

Pilihan Krim untuk Black Forest Kukus

Whipped cream cocok digunakan apabila ingin mendapatkan hasil yang ringan dan tidak terlalu manis. Butter cream dapat dipilih jika menginginkan kue yang lebih kokoh dan mudah dihias.

Jika menggunakan whipped cream, kue sebaiknya disimpan dalam lemari es setelah dihias. Krim kocok biasa cenderung lebih mudah turun atau mengeluarkan cairan apabila dibiarkan terlalu lama, terutama ketika bertemu dengan buah dan lapisan kue yang lembap.

Serutan dark chocolate dapat ditambahkan cukup banyak pada sisi kue untuk menciptakan tampilan khas black forest. Buah merah di bagian atas juga memberikan kontras warna yang membuat kue terlihat lebih menarik untuk acara ulang tahun.

Cara Menyimpan Black Forest Kukus

Black forest kukus yang sudah dihias sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Penyimpanan dalam kondisi dingin membantu menjaga bentuk krim dan membuat kue lebih nyaman disantap.

Sumber rujukan menyebutkan bahwa black forest yang sudah dirakit dapat disimpan di lemari es hingga sekitar tiga hari. Lapisan sponge tanpa hiasan memiliki masa simpan yang berbeda dan dapat disimpan lebih lama jika dibungkus rapat.

Sebaiknya kue dikeluarkan beberapa saat sebelum disantap agar teksturnya tidak terlalu dingin. Dengan begitu, aroma cokelat dan rasa krim dapat terasa lebih seimbang.

Pertanyaan Seputar Black Forest

1. Apakah black forest bisa dibuat tanpa oven?

Bisa. Black forest dapat dibuat dengan teknik kukus sehingga cocok bagi yang tidak memiliki oven. Adonan dibuat seperti sponge cake cokelat, kemudian dikukus sampai matang sebelum diberi isian dan hiasan.

2. Apakah black forest harus menggunakan buah ceri?

Tidak selalu. Ceri merupakan salah satu karakter penting dalam black forest klasik, tetapi untuk versi rumahan dapat digunakan buah lain seperti stroberi. Rujukan yang digunakan juga menunjukkan penggunaan stroberi sebagai salah satu pilihan pelengkap pada black forest kukus.

3. Apakah black forest harus menggunakan kirschwasser?

Tidak. Kirschwasser merupakan bagian dari karakter black forest tradisional, tetapi dapat dilewati jika ingin membuat kue tanpa alkohol. Bahkan, sumber rujukan menyediakan alternatif nonalkohol dengan menggunakan jus ceri asam dan sedikit ekstrak almon.

4. Mengapa black forest kukus bisa bantat?

Kue dapat bantat karena adonan telur kurang mengembang, terlalu banyak udara yang hilang saat proses pencampuran, atau kondisi kukusan kurang panas ketika adonan dimasukkan. Pengadukan bahan kering dan cokelat leleh sebaiknya dilakukan secara perlahan dengan teknik aduk lipat.

5. Berapa lama black forest kukus bisa disimpan?

Black forest yang sudah dihias sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan dikonsumsi dalam beberapa hari. Rujukan yang digunakan menyebutkan bahwa kue yang sudah dirakit dapat disimpan di lemari es hingga tiga hari.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

What's On Fimela
Loading