Sukses

Food

Resep Tempe Tanpa Digoreng untuk Lauk Sehari-hari, Gurih dan Praktis

ringkasan

  • Tempe dapat diolah menjadi beragam lauk lezat tanpa digoreng, seperti steak, pepes, bacem, kukus, bakar, dan tumis air.
  • Metode memasak non-goreng lebih sehat karena rendah lemak, rendah kalori, serta membantu mempertahankan tekstur dan memaksimalkan penyerapan bumbu.
  • Kunci kelezatan tempe tanpa digoreng terletak pada kematangan bumbu halus dan waktu yang cukup agar bumbu meresap sempurna ke dalam tempe.

Fimela.com, Jakarta - Tempe hampir selalu hadir dalam bentuk gorengan di meja makan. Padahal, resep tempe tanpa digoreng untuk lauk sehari-hari bisa menjadi pilihan yang tidak kalah lezat, terutama bagi keluarga yang ingin mengurangi penggunaan minyak. Tempe dapat dikukus, dipanggang, atau dimasak bersama bumbu hingga rasanya meresap.

Mengolah tempe tanpa menggoreng juga membuat pilihan lauk di rumah menjadi lebih beragam. Tempe yang biasanya hanya dipotong, dibumbui, lalu dimasukkan ke minyak panas dapat diolah dengan teknik yang lebih sederhana. Salah satunya adalah tempe bakar bumbu gurih yang dimasak bersama santan sehingga menghasilkan rasa gurih dan aroma rempah yang kuat.

Cara ini juga bisa menjadi alternatif ketika ingin menghemat penggunaan minyak goreng. Tempe cukup dipanggang terlebih dahulu hingga permukaannya kecokelatan, kemudian dimasak kembali bersama bumbu halus, daun salam, dan santan. Hasil akhirnya adalah tempe yang lembut di bagian dalam dengan bumbu gurih yang menempel pada setiap potongannya. Berikit ulasan Fimela.com, Senin (7/9/2026).

Resep Tempe Bakar Bumbu Gurih

Resep ini terinspirasi dari olahan tempe bakar yang kemudian dimasak bersama bumbu dan santan. Teknik tersebut membuat tempe tidak perlu digoreng dalam minyak banyak. Pemanggangan juga memberikan aroma khas yang membuat tempe terasa lebih menarik sebagai lauk pendamping nasi hangat.

Bahan-bahan

  • 350 gram tempe

  • 2 lembar daun salam

  • 300 ml santan

  • 3/4 sendok teh garam

  • 3/4 sendok teh gula merah

  • 2 sendok makan minyak untuk menumis bumbu

Bumbu halus

  • 4 butir kemiri, sangrai

  • 4 butir bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 1/4 sendok teh ketumbar bubuk

  • 2 buah cabai merah besar

Cara membuat

  1. Potong tempe dengan ukuran sekitar 7 x 4 cm atau sesuaikan dengan ukuran yang diinginkan. Usahakan potongannya tidak terlalu tipis agar tempe tetap memiliki tekstur yang terasa setelah dimasak.

  2. Panaskan wajan grill, teflon, atau pan antilengket. Panggang tempe tanpa perlu merendamnya dalam minyak. Gunakan api sedang cenderung kecil agar permukaannya tidak cepat gosong sementara bagian dalamnya belum cukup hangat.

  3. Balik tempe secara berkala hingga kedua sisinya berubah kecokelatan. Tahap ini penting karena warna kecokelatan akan memberikan aroma panggang yang khas pada lauk.

  4. Setelah tempe matang, angkat dan sisihkan. Gunakan wajan lain atau wajan yang sama untuk menumis bumbu.

  5. Panaskan sedikit minyak, lalu masukkan bumbu halus dan daun salam. Tumis hingga bumbu matang dan aromanya harum. Jangan terburu-buru memasukkan santan ketika bumbu masih berbau mentah karena rasa akhirnya bisa kurang sedap.

  6. Tambahkan garam dan gula merah. Aduk hingga kedua bahan tersebut tercampur rata dengan bumbu.

  7. Masukkan tempe yang sudah dipanggang. Balik perlahan agar permukaannya terlapisi bumbu tanpa membuat potongan tempe hancur.

  8. Tuangkan santan secara perlahan. Masak menggunakan api kecil sambil sesekali membalik tempe agar bumbu meresap lebih merata.

  9. Biarkan kuah menyusut hingga santan berubah menjadi bumbu yang lebih kental dan melekat pada permukaan tempe. Koreksi rasa sebelum api dimatikan.

  10. Angkat tempe bakar bumbu gurih dan sajikan bersama nasi hangat, sayuran rebus, lalapan, atau sambal sesuai selera.

Kenapa tempe perlu dipanggang terlebih dahulu?

Memanggang tempe sebelum memasukkannya ke dalam bumbu memberikan karakter rasa yang berbeda dibandingkan tempe yang langsung direbus. Permukaannya menjadi lebih kering dan kecokelatan, sementara bagian dalamnya tetap cukup padat.

Teknik ini juga membuat tempe tidak mudah hancur ketika dimasak bersama santan. Bumbu kemudian dapat meresap secara perlahan selama proses pemasakan. Jika ingin hasil yang lebih ringan, tempe dapat dipanggang menggunakan teflon antilengket tanpa tambahan minyak.

Bagi yang terbiasa dengan tempe goreng, aroma panggang tersebut dapat menjadi pengganti sensasi gurih dari proses penggorengan. Tempe tetap memiliki permukaan yang matang dan beraroma, tetapi tidak perlu dimasukkan ke dalam minyak panas dalam jumlah banyak.

Tips Membuat Tempe Tanpa Digoreng Tetap Gurih

Salah satu tantangan dalam membuat lauk tanpa digoreng adalah menghasilkan rasa yang tetap kuat. Minyak memang sering membantu membawa aroma bumbu dan memberikan sensasi gurih pada makanan. Namun, tempe memiliki tekstur yang cukup mudah menyerap rasa sehingga sebenarnya tidak membutuhkan banyak minyak untuk menghasilkan lauk yang nikmat.

Kunci pertama adalah memastikan bumbu halus benar-benar ditumis hingga matang. Bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai, dan ketumbar akan mengeluarkan aroma yang lebih kuat setelah dimasak. Gunakan api sedang dan aduk bumbu secara berkala agar tidak cepat gosong.

Kunci berikutnya adalah memberi waktu pada tempe untuk menyerap bumbu. Jangan langsung menggunakan api besar setelah santan dituangkan. Masak secara perlahan sehingga cairan bumbu dapat masuk ke bagian permukaan tempe dan menghasilkan rasa yang lebih merata.

Jika ingin mengurangi minyak lebih jauh, proses pemanggangan tempe dapat dilakukan sepenuhnya tanpa minyak menggunakan teflon antilengket. Tempe cukup dipanggang dengan api sedang kecil hingga kedua sisinya matang dan agak kering.

Cara lain yang bisa diterapkan adalah mengukus tempe terlebih dahulu. Teknik mengukus selama beberapa menit dapat membuat teksturnya lebih lunak sebelum tempe dibumbui. Metode ini juga dapat digunakan untuk olahan lain seperti tempe penyet.

Pada salah satu variasi tempe penyet tanpa minyak, tempe dimarinasi dengan garam dan penyedap, kemudian dipanggang di teflon antilengket menggunakan api sedang kecil. Tempe setelah itu dipenyet di atas sambal yang bahan-bahannya telah dikukus. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tempe tetap dapat menjadi lauk yang kaya rasa meskipun tidak melalui proses penggorengan.

Tempe Kukus dan Panggang Bisa Jadi Lauk Sehari-hari

Mengganti tempe goreng dengan tempe panggang tidak berarti harus mengubah seluruh pola makan keluarga. Justru, teknik memasak sederhana dapat membuat menu lebih fleksibel. Tempe panggang berbumbu bisa disajikan sebagai lauk utama, sementara sisa bumbunya dapat menjadi pelengkap nasi.

Tempe juga dapat dipadukan dengan berbagai bahan lain. Misalnya, tempe yang telah dikukus atau dipanggang dapat dihancurkan dan dicampur dengan cabai, bawang merah, bawang putih, kemangi, serta sedikit bumbu hingga menjadi tutug tempe. Dalam salah satu olahan tutug tempe, tempe dikukus selama sekitar 7–10 menit sebelum dicincang dan dimasak bersama bumbu hingga agak kering. Setelah itu, olahan tempe dicampur dengan nasi putih.

Pilihan lainnya adalah memasak tempe bersama tahu dalam kuah santan. Bumbu seperti bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, kemiri, jahe, kunyit, cabai, lengkuas, serai, daun jeruk, dan daun salam dapat digunakan untuk membangun rasa yang lebih kompleks. Tempe kemudian dimasak bersama kuah hingga bumbu meresap.

Dari berbagai teknik tersebut, terlihat bahwa tempe tidak harus selalu berakhir sebagai gorengan. Panggang, kukus, dan masak berkuah sama-sama dapat menghasilkan lauk yang nikmat. Karena itu, resep tempe tanpa digoreng untuk lauk sehari-hari dapat menjadi pilihan praktis ketika ingin menyajikan menu rumahan yang berbeda.

Cara Menyajikan Tempe Bakar agar Tidak Membosankan

Tempe bakar bumbu gurih paling sederhana disajikan dengan nasi putih hangat. Rasa gurih dari santan dan rempah sudah cukup kuat, tetapi tambahan sambal dapat membuat hidangan terasa lebih lengkap bagi pencinta makanan pedas.

Lalapan juga cocok menjadi pendamping. Timun, kemangi, tomat, selada, atau sayuran rebus dapat memberikan tekstur segar di antara rasa gurih tempe. Jika ingin menu yang lebih mengenyangkan, tambahkan sayuran tumis atau sup bening sebagai pelengkap.

Untuk menu keluarga, tingkat kepedasan juga dapat disesuaikan. Cabai merah besar pada bumbu dapat memberikan warna sekaligus rasa tanpa membuat hidangan terlalu pedas. Jika ingin rasa yang lebih menyengat, jumlah cabai bisa ditambah sesuai selera.

Sementara itu, bagi anak-anak atau anggota keluarga yang tidak menyukai makanan pedas, cabai dapat dikurangi. Rasa gurih dari kemiri, bawang, ketumbar, santan, garam, dan sedikit gula merah tetap dapat menjadi karakter utama hidangan.

Dengan begitu, satu resep dapat disesuaikan untuk berbagai selera di rumah tanpa perlu membuat lauk yang berbeda-beda. Tempe bakar juga cukup praktis untuk dimasukkan ke dalam menu harian karena bahan utamanya sederhana dan proses memasaknya tidak membutuhkan banyak minyak.

Tanya Jawab Seputar Olahan Tempe

1. Apakah tempe bisa dimasak tanpa digoreng?

Bisa. Tempe dapat dikukus, dipanggang, dibakar, direbus bersama bumbu, atau dimasak dalam kuah. Pemilihan teknik memasak dapat disesuaikan dengan tekstur dan rasa yang diinginkan.

2. Bagaimana cara membuat tempe panggang agar tidak gosong?

Gunakan teflon atau wajan antilengket dengan api sedang kecil. Balik tempe secara berkala dan hindari menggunakan api terlalu besar. Dengan cara ini, permukaan tempe dapat berubah kecokelatan tanpa cepat hangus.

3. Apakah tempe perlu dikukus sebelum dipanggang?

Tidak selalu. Tempe dapat langsung dipanggang hingga kecokelatan. Namun, mengukus tempe terlebih dahulu dapat menjadi pilihan jika ingin teksturnya lebih lunak dan bumbu lebih mudah meresap saat dimasak berikutnya.

4. Apa saja bumbu yang cocok untuk tempe tanpa digoreng?

Bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, cabai, daun salam, gula merah, dan santan cocok digunakan untuk menghasilkan tempe berbumbu gurih. Untuk variasi lain, tempe juga dapat dipadukan dengan sambal, kemangi, kencur, atau bumbu kunyit.

5. Apakah tempe tanpa digoreng tetap enak dimakan dengan nasi?

Tentu. Tempe panggang yang dimasak kembali dengan bumbu hingga meresap justru memiliki rasa yang kuat. Sajikan dengan nasi hangat, sambal, dan sayuran agar menjadi lauk sehari-hari yang sederhana tetapi tetap menggugah selera.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading