Sukses

Food

Resep Kue Rangi Kelapa dengan Saus Nangka, Gurih Kelapa Berpadu Manisnya Nangka

0(0)

ringkasan

  • Kue Rangi adalah jajanan Betawi gurih manis dari tepung kanji dan kelapa parut, dipanggang di cetakan khusus.
  • Saus nangka merupakan modifikasi saus gula merah tradisional, menambah aroma dan rasa manis pada Kue Rangi.
  • Penting menggunakan kelapa muda parut kasar dan menjaga konsistensi adonan untuk Kue Rangi yang lembut dan renyah.
Waktu Pembuatan110 Menit

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Kue rangi merupakan salah satu jajanan tradisional yang dikenal dengan aroma kelapa yang khas dan teksturnya yang sederhana tetapi menggugah selera. Biasanya kue ini dibuat dari perpaduan tepung sagu atau tapioka dengan kelapa parut, kemudian dimasak menggunakan cetakan khusus hingga bagian luarnya matang dan sedikit renyah. Cita rasa gurih dari kelapa membuat kue rangi cocok dinikmati sebagai camilan.

Agar lebih menarik, kue rangi dapat dipadukan dengan saus nangka yang manis dan harum. Aroma khas buah nangka memberikan sentuhan berbeda pada jajanan tradisional ini, sementara rasa gurih dari kelapa menjadi penyeimbangnya. Perpaduan keduanya menghasilkan camilan dengan karakter rasa yang lebih kaya tanpa menghilangkan nuansa tradisional dari kue rangi.

Membuat kue rangi di rumah juga tidak selalu membutuhkan peralatan khusus. Jika tidak memiliki cetakan kue rangi, wajan datar atau cetakan kecil dapat digunakan dengan menyesuaikan ketebalan adonan. Lantas bagaimana resep kue rangi kelapa dengan saus nangka? Melansir dari berbagai sumber, Sabtu (26/9/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

Resep Kue Rangi Kelapa dengan Saus Nangka

Bahan Kue Rangi

  • 200 gram tepung tapioka atau tepung sagu
  • 150 gram kelapa parut setengah tua
  • 1/2 sendok teh garam
  • 100–120 ml air
  • Minyak secukupnya untuk mengoles cetakan

Bahan Saus Nangka

  • 150 gram daging buah nangka matang
  • 300 ml santan
  • 75 gram gula merah, sisir
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan tepung tapioka atau maizena
  • 2 sendok makan air untuk melarutkan tepung

Cara Membuat Kue Rangi Kelapa

1. Siapkan Kelapa Parut

Gunakan kelapa yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Kelapa setengah tua biasanya memiliki tekstur yang cukup padat untuk memberikan rasa gurih sekaligus menghasilkan tekstur yang khas ketika dimasak. Parut kelapa secara kasar agar seratnya masih terasa ketika kue rangi disantap.

Masukkan kelapa parut ke dalam wadah, kemudian tambahkan garam. Aduk hingga garam tersebar merata. Tidak perlu menambahkan gula ke dalam adonan kue karena rasa manis nantinya berasal dari saus nangka yang disiramkan saat penyajian.

Jika ingin rasa kelapa lebih kuat, kelapa parut dapat dikukus sebentar terlebih dahulu. Namun, jangan membuatnya terlalu basah. Kelapa yang terlalu banyak mengandung air dapat membuat adonan menjadi lebih sulit mendapatkan tekstur yang tepat ketika dicetak.

2. Campurkan Tepung dan Kelapa

Masukkan tepung tapioka atau tepung sagu ke dalam wadah yang berisi kelapa parut. Aduk menggunakan tangan atau spatula sampai kedua bahan tercampur rata. Pastikan tidak ada bagian tepung yang menggumpal di satu tempat sehingga tekstur kue nantinya lebih merata.

Setelah tercampur, tambahkan air sedikit demi sedikit. Jangan langsung menuangkan seluruh air karena kebutuhan cairan dapat berbeda tergantung tingkat kelembapan kelapa. Aduk sambil diremas ringan hingga adonan menjadi lembap dan dapat dipadatkan ketika digenggam.

Adonan kue rangi tidak perlu dibuat seperti adonan kue basah yang cair. Teksturnya justru cenderung berbutir dan lembap, tetapi dapat menyatu ketika ditekan. Jika terlalu basah, tambahkan sedikit tepung. Sebaliknya, jika terlalu kering dan sulit menyatu ketika dipadatkan, tambahkan air sedikit demi sedikit.

3. Panaskan Cetakan

Panaskan cetakan kue rangi atau wajan kecil menggunakan api sedang cenderung kecil. Setelah panas, olesi permukaannya dengan sedikit minyak. Penggunaan minyak tidak perlu berlebihan karena dapat membuat bagian luar kue terlalu berminyak.

Jika menggunakan cetakan khusus, masukkan adonan ke dalam setiap lubang dan tekan perlahan hingga cukup padat. Jangan memenuhi cetakan terlalu tebal karena bagian tengah kue akan lebih sulit matang. Ketebalan yang sesuai juga membantu menghasilkan bagian luar yang lebih matang sementara bagian dalam tetap memiliki tekstur lembut.

Jika tidak memiliki cetakan kue rangi, gunakan wajan datar atau cetakan kecil yang permukaannya cukup tebal. Bentuk adonan menjadi pipih dan padat sebelum diletakkan di atas permukaan panas. Pastikan api tidak terlalu besar agar kelapa tidak cepat gosong sebelum tepung matang.

4. Masak hingga Kue Rangi Matang

Masak kue secara perlahan sampai bagian bawahnya mulai kokoh dan berubah warna sedikit kecokelatan. Jangan terlalu sering membolak-balik adonan karena kue yang masih belum kokoh dapat mudah hancur. Biarkan satu sisi matang terlebih dahulu sebelum dibalik jika memang diperlukan.

Aroma kelapa yang mulai harum biasanya menjadi salah satu tanda bahwa kue sudah mendekati matang. Bagian permukaannya juga akan terlihat lebih kering dibandingkan ketika pertama kali dimasukkan ke cetakan. Sesuaikan waktu memasak dengan ketebalan adonan dan panas cetakan.

Setelah matang, angkat kue dengan spatula secara perlahan. Letakkan di piring atau rak pendingin. Jangan menumpuk kue dalam kondisi sangat panas karena uap yang terperangkap dapat membuat permukaan yang semula kering menjadi lebih lembek.

Cara Membuat Saus Nangka

Potong daging nangka menjadi bagian-bagian kecil. Beberapa potongan dapat dicincang halus agar aromanya lebih menyatu dengan kuah, sementara sebagian lainnya bisa dipotong sedikit lebih besar untuk memberikan tekstur buah ketika saus disantap.

Masukkan santan, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam ke dalam panci. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk perlahan. Pengadukan diperlukan agar santan tidak pecah dan gula dapat larut dengan sempurna. Setelah kuah mulai panas dan harum, masukkan potongan nangka.

Larutkan tepung tapioka atau maizena dengan sedikit air dalam wadah terpisah. Tuangkan larutan tersebut secara perlahan ke dalam kuah sambil terus diaduk. Masak hingga saus sedikit mengental, kemudian matikan api. Jangan membuat saus terlalu kental karena saus akan semakin terasa pekat ketika suhunya turun.

Cara Menyajikan Kue Rangi dengan Saus Nangka

Letakkan beberapa potong kue rangi di atas piring. Siramkan saus nangka secukupnya di bagian atas atau sajikan saus dalam wadah terpisah untuk dicelupkan. Cara penyajian dapat disesuaikan dengan selera, terutama jika ingin mempertahankan tekstur kue agar tidak terlalu cepat lembek.

Untuk mendapatkan aroma yang lebih kuat, tambahkan beberapa potongan nangka matang di atas kue. Potongan buah tersebut juga membuat tampilannya lebih menarik. Jika menyukai rasa yang tidak terlalu manis, jumlah gula dalam saus dapat dikurangi karena nangka matang sendiri sudah memberikan rasa manis alami.

Kue rangi paling nikmat disantap ketika masih hangat atau dalam kondisi baru matang. Perpaduan kue yang gurih dengan saus nangka yang manis dan harum memberikan kontras rasa yang menarik. Sajian ini juga cocok menjadi camilan sore bersama teh atau kopi.

Tips agar Kue Rangi Tidak Mudah Hancur

Kunci pertama adalah mengatur jumlah air dalam adonan. Jangan membuat adonan terlalu basah karena tepung akan sulit membentuk struktur yang kokoh ketika dimasak. Tambahkan air secara bertahap sambil melihat kondisi kelapa dan tepung. Adonan yang tepat terasa lembap tetapi tidak seperti pasta atau adonan cair.

Kunci berikutnya adalah memadatkan adonan dengan cukup ketika memasukkannya ke cetakan. Adonan yang terlalu longgar dapat mudah pecah ketika diangkat. Namun, jangan menekan sampai menjadi terlalu padat dan keras karena tekstur kue dapat berubah. Cukup tekan agar butiran kelapa dan tepung saling menempel.

Gunakan api kecil hingga sedang dan beri waktu yang cukup agar bagian dalam matang. Api yang terlalu besar dapat membuat permukaan cepat gosong sementara bagian tengah belum kokoh. Setelah matang, angkat menggunakan spatula secara hati-hati dan berikan sedikit waktu agar uap panas berkurang sebelum kue ditumpuk.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Kue Rangi Kelapa dengan Saus Nangka

1. Apa bahan utama untuk membuat kue rangi?

Kue rangi umumnya dibuat menggunakan tepung sagu atau tapioka dan kelapa parut. Garam ditambahkan untuk memperkuat rasa gurih, sedangkan rasa manis dapat diberikan melalui saus atau topping sesuai variasi yang digunakan.

2. Apakah kue rangi harus menggunakan cetakan khusus?

Tidak harus. Cetakan khusus memang memudahkan pembentukan kue, tetapi wajan datar atau cetakan kecil juga dapat digunakan. Adonan bisa dibuat pipih dan dipadatkan sebelum dimasak dengan api kecil.

3. Mengapa adonan kue rangi tidak boleh terlalu basah?

Adonan yang terlalu basah dapat membuat kue sulit kokoh ketika dimasak dan lebih mudah hancur saat diangkat. Karena itu, air sebaiknya ditambahkan sedikit demi sedikit hingga adonan cukup lembap dan dapat dipadatkan.

4. Apakah saus nangka bisa dibuat tanpa santan?

Bisa. Namun, penggunaan santan memberikan rasa gurih yang menjadi pasangan menarik untuk manis dan harum buah nangka. Jika ingin versi lebih ringan, santan dapat diganti dengan bahan cair lain sesuai resep yang digunakan, tetapi rasa akhirnya akan berbeda.

5. Bagaimana agar saus nangka tidak pecah?

Masak santan menggunakan api kecil dan aduk secara perlahan selama proses pemanasan. Hindari api besar dan jangan membiarkan santan mendidih keras dalam waktu lama. Larutan pengental juga sebaiknya dimasukkan perlahan sambil terus diaduk agar saus tetap halus.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

What's On Fimela
Loading