Sukses

Food

5 Jenis Pizza yang Disukai Anak, Bisa Jadi Pilihan Menu Seru untuk Family Time

Fimela.com, Jakarta - Pizza menjadi salah satu makanan yang mudah mencuri perhatian anak-anak. Bentuknya sederhana, bisa disantap bersama-sama, dan pilihan topping-nya memungkinkan setiap anggota keluarga mendapatkan kombinasi sesuai selera.

Lebih dari sekadar makanan favorit, pizza juga bisa menjadi bagian dari momen family time. Sejumlah sumber parenting internasional menekankan bahwa makan bersama memberikan kesempatan bagi orangtua dan anak untuk berkomunikasi, berbagi cerita, dan membangun rutinitas keluarga. American Academy of Pediatrics bahkan menyebut waktu makan bersama sebagai kesempatan untuk meningkatkan komunikasi dan kedekatan dalam keluarga.

Pizza menjadi semakin menarik karena prosesnya pun bisa dibuat interaktif. Child Mind Institute menyebut kegiatan memasak bersama dapat membuat anak lebih terbuka mencoba makanan baru, bahkan merekomendasikan family favorites like pizza sebagai pilihan untuk kegiatan memasak bersama.

Jadi, daripada sekadar bertanya "Mau makan apa?", pizza bisa menjadi alasan sederhana untuk duduk bersama, berbagi satu loyang, sekaligus memberi anak kesempatan memilih rasa favoritnya.

Berikut beberapa jenis pizza dengan topping yang bisa menjadi pilihan untuk family pizza time.

 

1. Pizza Margherita, Pilihan Simpel yang Familiar

Untuk anak yang cenderung menyukai rasa sederhana, pizza dengan saus tomat dan keju bisa menjadi pilihan awal. Kombinasi tersebut menawarkan rasa yang familiar tanpa terlalu banyak topping atau bumbu yang kompleks.

Margherita juga menjadi salah satu pilihan klasik di Napolino Woodfired Pizza, melalui Margherita Fuoco yang menggunakan San Marzano tomato, fior di latte mozzarella, basil segar, dan extra virgin olive oil. Kesederhanaan justru bisa menjadi daya tariknya. Anak dapat menikmati tekstur pizza dan keju tanpa harus berhadapan dengan terlalu banyak rasa sekaligus.

2. Pizza dengan Salami, untuk Anak yang Suka Rasa Gurih

Topping berbahan daging seperti salami atau pepperoni termasuk pilihan yang cukup familiar bagi anak. Dalam survei YouGov terhadap konsumen dewasa di Amerika Serikat, pepperoni menjadi topping yang paling banyak disebut sebagai favorit, dengan 24 persen responden memilihnya sebagai topping favorit.

Di Napolino, pilihan dengan karakter serupa hadir melalui pizza berbasis salami, salah satunya Montanara yang memadukan beef salami dengan jamur, mozzarella, dan parmesan. Untuk anak, topping daging seperti ini juga dapat menjadi jembatan sebelum mereka mulai mencoba kombinasi topping yang lebih beragam.

Fimela sendiri mencicipi Montanara yang menjadi pilihan favorit pengunjung, terutama anak-anak. Dari sisi tekstur, pizza yang tipis bikin kamu bisa menikmati setiap topping. Saat digigit dan dikunyah, kamu akan menemukan tekstur crusty dari pizzanya itu sendiri, creamy dari keju, dan sedikit asam dari saus tomat yang berpadu sempurna dengan beef salami yang memang disukai anak-anak.

 

3. Pizza Daging dengan Sentuhan Manis-Gurih

Anak yang menyukai rasa gurih dengan sedikit sentuhan manis bisa mencoba pizza dengan topping daging dan saus yang lebih kaya rasa. Dalam kreasi pizza ramah anak dari Food Network, kombinasi seperti pepperoni, ham, dan bahkan pineapple kerap digunakan untuk memberikan variasi rasa. Sementara sumber parenting juga menunjukkan bahwa memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih topping dapat membuat mereka lebih tertarik terhadap makanan yang dibuat.

Di Napolino, salah satu pilihan yang bisa dieksplorasi adalah BBQ Brisket, dengan perpaduan saus BBQ, mozzarella, parmesan, brisket, paprika, dan bawang. Karakternya yang gurih dengan sentuhan saus BBQ dapat menjadi alternatif bagi keluarga yang ingin mencoba sesuatu di luar pizza klasik.

4. Pizza Keju untuk Si Kecil yang Cheese Lover

Ada alasan mengapa keju hampir selalu menjadi bagian penting dari pizza anak-anak. Tekstur yang meleleh dan rasa gurih membuat keju menjadi salah satu komponen yang familiar bagi anak.

Survei YouGov menunjukkan 51 persen konsumen dewasa di AS menyebut mereka love extra cheese pada pizza, menjadikannya salah satu topping yang paling disukai dalam survei tersebut.

Untuk pengalaman yang lebih kaya, keluarga dapat mencoba Quattro Formaggi, pizza dengan kombinasi empat jenis keju. Namun, karena rasanya lebih intens dibandingkan Margherita, pilihan ini mungkin lebih cocok untuk anak yang sudah terbiasa dengan berbagai karakter keju.

5. Pizza dengan Jamur dan Sayuran, untuk Mulai Eksplorasi Rasa

Ketika anak mulai lebih terbuka mencoba bahan makanan baru, pizza juga bisa menjadi media yang menyenangkan untuk memperkenalkan jamur dan sayuran. Sumber Child Mind Institute menyarankan orangtua memperkenalkan makanan baru secara perlahan tanpa memaksa anak. Melibatkan mereka dalam memilih bahan atau memasak dapat membuat pengalaman mencoba makanan baru terasa lebih positif.

Di Napolino, pilihan seperti Truffle Funghi dan Ortolana Verde menawarkan pendekatan berbeda. Truffle Funghi memadukan jamur dengan smoked mozzarella dan rosemary, sedangkan Ortolana Verde menggunakan zucchini, aubergine, bell pepper, buffalo mozzarella, sundried tomatoes, dan olive tapenade.

Tidak harus langsung menghabiskan satu pizza penuh. Orangtua bisa mengajak anak mencoba satu atau dua potong terlebih dahulu sambil membiarkan mereka menentukan topping mana yang paling disukai.

 

Pizza Bukan Sekadar Makanan, tetapi Bisa Jadi Family Ritual

Menariknya, pengalaman makan bersama tidak harus berhenti di pizza. Kamu juga bisa menikmati pilihan menu makanan lainnya, seperti Aglio E Olio Seafood atau Mac n Cheese Fritti. Meski terlihat pedas, Aglio E Olio Seafood justru tidak menonjolkan rasa pedas yang mencolok sehingga masih bisa dinikmati anak-anak. Tekstur yang less oil juga bikin kamu bisa menikmati pasta ini sampai akhir tanpa perlu merasa bersalah.

Sementara Mac n Cheese Fritti bisa menjadi pilihan menu pembuka yang ringan dan creamy. Cocok jadi pilihan sebelum menikmati pizza sebagai menu utama.

 

Menu Penutup

Sebagai penutup, jangan lewatkan Tiramisu yang terasa sedikit lebih manis dengan lapisan sponge cake di bawah cream dan topping chocolate powder. Kalau kamu mencari dessert sedikit lebih pahit, kamu bisa memilih Affogato dengan es krim Bueno. Jangan lupa untuk memesan espresso double shot untuk cita rasa yang lebih bold.

Konsep seperti ini juga dapat ditemukan di Napolino. Restoran ini tidak hanya menawarkan lebih dari 30 pilihan pizza dengan teknik traditional woodfired, tetapi juga menyediakan kids' pizza-making classes sebagai bagian dari aktivitas untuk keluarga. Dengan pizza yang dipanggang secara tradisional menggunakan kayu bakar buah seperti kayu nangka dan rambutan, pengalaman menikmati pizza bersama keluarga pun menjadi lebih dari sekadar makan. Ada aroma khas woodfire, proses berbagi satu meja, memilih topping, hingga saling mencicipi pilihan masing-masing.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading