Sukses

Food

Resep Kue Gandus Palembang dengan Topping Ebi dan Daun Seledri, Gurih Lembut Bikin Nagih

ringkasan

  • Kue Gandus adalah jajanan tradisional Palembang dengan rasa gurih dan tekstur lembut.
  • Bahan utama adonan terdiri dari tepung beras dan santan kental.
  • Topping khasnya menggunakan ebi (udang kering) dan daun seledri cincang.

Fimela.com, Jakarta - Kue gandus merupakan salah satu jajanan tradisional khas Palembang yang dikenal dengan teksturnya yang lembut dan cita rasa gurih. Berbeda dari kue tradisional bercita rasa manis, kue gandus umumnya dibuat dari tepung beras dan santan, kemudian dikukus hingga matang. Bagian atasnya diberi taburan pelengkap seperti ebi, bawang goreng, dan daun seledri yang membuat rasanya semakin kaya.

Perpaduan santan yang gurih dengan ebi yang memiliki rasa khas menghasilkan camilan sederhana yang cocok disantap kapan saja. Daun seledri memberikan aroma segar, sedangkan bawang goreng dapat menambah sensasi harum dan gurih pada setiap gigitan. Teksturnya yang lembut juga membuat kue ini menarik disajikan sebagai teman minum teh, kudapan keluarga, atau hidangan untuk acara kumpul bersama.

Kabar baiknya, resep kue gandus Palembang dengan topping ebi dan daun seledri bisa dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan. Kunci keberhasilannya terletak pada adonan yang tidak menggumpal, takaran santan yang tepat, serta proses pengukusan yang stabil. Lantas bagaimana resep kue gandus Palembang dengan topping ebi dan daun seledri? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (21/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

Resep Kue Gandus Palembang dengan Topping Ebi dan Daun Seledri

Porsi: sekitar 6–8 potong · Waktu persiapan: 15 menit · Waktu memasak: 25–35 menit

Bahan adonan

  • 200 gram tepung beras
  • 600 ml santan sedang
  • ½ sendok teh garam, sesuaikan selera
  • 1 lembar daun pandan, opsional
  • Minyak goreng secukupnya untuk mengoles loyang

Bahan topping

  • 3 sendok makan ebi kering
  • 2 batang daun seledri, iris tipis
  • 2 butir bawang merah, iris tipis untuk bawang goreng
  • 1 sendok makan bawang goreng siap pakai, opsional
  • Cabai merah iris tipis secukupnya, opsional

Catatan: Ebi memiliki rasa asin yang cukup kuat. Jika menggunakan ebi asin, sesuaikan jumlah garam dalam adonan agar rasa kue tetap seimbang.

Cara Membuat Kue Gandus Palembang dengan Topping Ebi dan Daun Seledri

1. Siapkan ebi dan bahan topping

Rendam ebi kering dalam air hangat selama sekitar 5–10 menit jika teksturnya sangat keras atau terlalu asin. Setelah itu, tiriskan dan cincang kasar agar lebih mudah ditaburkan di permukaan kue.

Panaskan sedikit minyak, lalu goreng ebi sebentar hingga aromanya keluar. Gunakan api kecil supaya ebi tidak cepat gosong dan terasa pahit. Jika ebi sudah cukup harum dan renyah, angkat lalu tiriskan.

Iris daun seledri tipis-tipis dan siapkan bawang goreng. Sebaiknya daun seledri ditambahkan setelah kue matang atau menjelang akhir pengukusan agar aromanya tetap segar dan warnanya tidak terlalu gelap.

2. Campurkan tepung beras dan santan

Masukkan tepung beras ke dalam wadah, lalu tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan pengocok adonan. Cara ini membantu tepung tercampur lebih merata dan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan.

Tambahkan garam, kemudian aduk sampai adonan terlihat halus. Jika masih ada gumpalan tepung, saring adonan sebelum dimasak agar hasil kue lebih lembut.

Untuk menghasilkan aroma yang lebih harum, sebagian santan dapat dipanaskan terlebih dahulu bersama daun pandan, lalu didinginkan hingga hangat sebelum dicampurkan dengan tepung. Pastikan santan tidak terlalu panas ketika dicampurkan agar adonan lebih mudah diolah.

3. Masak adonan hingga sedikit mengental

Tuangkan campuran tepung dan santan ke dalam panci. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk agar bagian bawahnya tidak menggumpal atau lengket.

Ketika adonan mulai mengental, perhatikan teksturnya. Adonan sebaiknya menjadi lebih kental daripada campuran awal, tetapi masih bisa dituang ke dalam loyang. Jangan memasaknya sampai terlalu padat karena proses pengukusan masih akan mematangkan adonan.

Tahap ini membantu menghasilkan tekstur kue gandus yang lembut dan lebih stabil setelah matang. Aduk secara merata hingga tidak ada bagian yang menggumpal, kemudian matikan api.

4. Tuang adonan ke loyang

Siapkan loyang tahan panas, lalu olesi permukaannya dengan sedikit minyak agar kue tidak lengket. Tuangkan adonan ke dalam loyang dan ratakan menggunakan spatula.

Ketebalan adonan dapat disesuaikan dengan ukuran loyang yang digunakan. Adonan yang terlalu tebal membutuhkan waktu pengukusan lebih lama, sedangkan lapisan yang lebih tipis biasanya lebih cepat matang.

Jangan mengisi loyang hingga terlalu penuh karena kamu perlu menyisakan ruang untuk memudahkan pemindahan loyang dan menghindari air kukusan masuk ke dalam adonan.

5. Kukus hingga kue matang dan lembut

Panaskan kukusan terlebih dahulu sampai air mendidih dan uapnya cukup banyak. Letakkan loyang berisi adonan ke dalam kukusan, lalu tutup dengan rapat.

Kukus selama sekitar 20–30 menit, bergantung pada ketebalan adonan dan ukuran loyang. Gunakan api sedang agar panas tersebar stabil dan kue matang secara merata.

Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih jika tutupnya tidak memiliki sistem penampung uap. Cara ini membantu mencegah tetesan air jatuh ke permukaan kue dan membuatnya terlalu basah. Periksa kematangan dengan menusukkan tusuk gigi atau lidi ke bagian tengah; adonan seharusnya sudah set dan tidak lagi tampak mentah.

6. Tambahkan topping ebi dan daun seledri

Setelah kue matang, buka tutup kukusan dengan hati-hati agar uap panas tidak mengenai tangan. Taburkan ebi yang telah disiapkan di atas permukaan kue.

Tambahkan daun seledri iris, bawang goreng, dan irisan cabai merah jika suka. Untuk topping yang lebih menyatu dengan kue, kamu bisa menaburkan sebagian ebi pada beberapa menit terakhir pengukusan. Namun, menambahkan daun seledri setelah kue matang akan membantu mempertahankan aroma segarnya.

Pastikan topping tersebar merata agar setiap potongan mendapatkan perpaduan rasa gurih ebi dan aroma daun seledri.

7. Dinginkan sebentar, lalu potong dan sajikan

Diamkan kue selama beberapa menit setelah dikeluarkan dari kukusan. Langkah ini membantu adonan lebih stabil sehingga lebih mudah dipotong tanpa hancur.

Gunakan pisau yang bersih dan sedikit diolesi minyak agar potongan kue terlihat lebih rapi. Potong sesuai ukuran yang diinginkan, kemudian sajikan selagi hangat.

Kue gandus paling nikmat disantap saat teksturnya masih lembut dan aroma santannya terasa. Kamu juga bisa menyajikannya bersama cabai rawit bagi yang menyukai sensasi pedas.

Tips agar Kue Gandus Lembut dan Tidak Keras

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya kue gandus buatan rumah memiliki tekstur lembut dan rasa gurih yang seimbang.

  • Pastikan adonan tidak menggumpal. Campurkan tepung beras dengan santan secara bertahap dan saring jika diperlukan. Adonan yang halus membantu menghasilkan tekstur kue yang lebih lembut.
  • Jangan mengurangi santan terlalu banyak. Santan berperan dalam membentuk rasa gurih dan tekstur kue. Jika cairannya terlalu sedikit, adonan berpotensi menjadi padat atau keras setelah matang.
  • Gunakan api sedang saat mengukus. Panas yang stabil membantu adonan matang merata. Api terlalu besar dapat membuat air mendidih terlalu kuat dan meningkatkan risiko air kukusan menetes ke permukaan kue.
  • Jangan memasak adonan terlalu lama di panci. Cukup masak sampai sedikit mengental. Jika adonan sudah terlalu padat sebelum dikukus, hasil akhirnya bisa menjadi lebih berat.
  • Sesuaikan tingkat keasinan ebi. Bilas atau rendam ebi jika diperlukan, kemudian tiriskan sebelum digunakan. Cara ini membantu mengendalikan rasa asin pada topping.
  • Tambahkan seledri menjelang akhir. Daun seledri yang dikukus terlalu lama dapat kehilangan aroma segarnya. Menambahkannya setelah kue matang membuat aromanya lebih terasa.
  • Potong setelah kue sedikit dingin. Kue yang baru keluar dari kukusan masih sangat lunak. Memberinya waktu untuk set membantu menghasilkan potongan yang lebih rapi.

Variasi Kue Gandus yang Bisa Dicoba

Selain menggunakan ebi dan daun seledri, kue gandus bisa dikreasikan dengan beberapa topping lain tanpa menghilangkan karakter gurihnya.

  1. Kue gandus ebi dan bawang goreng: Tambahkan bawang goreng lebih banyak untuk memperkuat aroma dan rasa gurih.
  2. Kue gandus cabai merah: Gunakan irisan cabai merah untuk memberi warna menarik dan sedikit sensasi pedas.
  3. Kue gandus udang cincang: Gunakan udang yang telah dimasak matang dan dicincang halus sebagai alternatif topping, lalu sesuaikan waktu penyajiannya.
  4. Kue gandus daun bawang: Campurkan sedikit daun bawang iris dengan seledri untuk memberikan aroma yang lebih kompleks.
  5. Kue gandus pedas: Sajikan bersama sambal atau cabai rawit agar rasanya lebih kuat bagi pencinta makanan pedas.

Cara Menyimpan Kue Gandus agar Tetap Nikmat

Kue gandus berbahan santan termasuk makanan yang mudah rusak jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Karena itu, sebaiknya buat dalam jumlah yang sesuai kebutuhan dan sajikan sesegera mungkin setelah matang.

Jika masih tersisa, simpan kue dalam wadah bersih dan tertutup setelah uap panas berlebih hilang. Masukkan ke lemari es sesegera mungkin, idealnya dalam waktu dua jam setelah matang, atau lebih cepat ketika cuaca sangat panas.

Saat akan disantap kembali, panaskan dengan cara dikukus sebentar hingga panas merata. Topping daun seledri dan bawang goreng bisa ditambahkan kembali setelah pemanasan supaya aromanya lebih segar. Buang kue jika muncul bau tidak biasa, perubahan tekstur mencurigakan, atau tanda kerusakan lainnya.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Kue Gandus Palembang dengan Topping Ebi dan Daun Seledri

1. Kue gandus terbuat dari bahan apa?

Kue gandus umumnya dibuat dari tepung beras, santan, dan garam, kemudian dikukus. Bagian atasnya sering diberi topping gurih seperti ebi, bawang goreng, dan daun seledri.

2. Apakah kue gandus harus menggunakan ebi?

Tidak harus. Ebi merupakan salah satu topping yang umum digunakan untuk menambah rasa gurih dan aroma khas. Jika tidak tersedia, kamu dapat menggunakan bawang goreng, daun bawang, atau topping gurih lain sesuai selera.

3. Mengapa kue gandus bisa keras setelah matang?

Kue dapat menjadi terlalu padat jika perbandingan tepung dan cairan tidak tepat, adonan dimasak terlalu lama sebelum dikukus, atau proses pengukusan tidak sesuai. Pastikan adonan tetap cukup cair sebelum dikukus dan gunakan takaran santan yang sesuai.

4. Apakah kue gandus bisa dibuat tanpa santan?

Bisa menggunakan alternatif cairan lain, tetapi rasa dan teksturnya akan berbeda dari versi tradisional. Santan memberikan cita rasa gurih serta karakter tekstur yang menjadi ciri khas kue gandus.

5. Berapa lama kue gandus perlu dikukus?

Sebagai patokan awal, kue gandus dapat dikukus sekitar 20–30 menit. Waktu sebenarnya bergantung pada ketebalan adonan dan ukuran loyang. Pastikan bagian tengah sudah matang dan tidak lagi berupa adonan mentah.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading