Sukses

Health

5 Cara Mencegah Iritasi Kulit Akibat Penggunaan Pembalut saat Haid

Sahabat Fimela pernah nggak kamu mengalami iritasi kulit akibat penggunaan pembalut saat haid? Seperti kulit di area paha bagian dalam atau selangkangan yang kemerahan karena gesekan dengan tepi pembalut yang dikenakan. Pastinya tidak nyaman sekali ya rasanya.

Untuk mencegah iritasi ini ada beberapa cara yang bisa dicoba. Mulai dari menjaga kebersihan hingga pentingnya rutin mengganti pembalut setiap beberapa jam sekali. Selengkapnya, yuk simak penjelasan dari Fimela di bawah ini.

 

Ganti Pembalut Setiap 4 Jam Sekali

Seperti yang dilansir oleh thehealthsite.com, pembalut sebaiknya rutin diganti setiap 4-5 jam sekali. Apalagi kalau sedang "banyak-banyaknya" penggantian bahkan sebaiknya dilakukan setiap 2-3 jam sekali. Jadi, jangan malas-malas mengganti pembalut.

 

Jangan Memakai Celana Dalam Ketat dan Baju Ketat

Saat sedang haid, hindari penggunaan celana dalam dan baju ketat. Skinny jeans sebaiknya tak dikenakan selama sedang haid. Sebisa mungkin pilih celana dalam berbahan katun dan celana atau bawahan yang cukup longgar. Agar sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik dan area Miss V tidak terlalu lembap.

 

Taburi Area Paha Dalam dengan Bedak Antiseptik

Ini juga bisa jadi salah satu cara agar terhindar dari iritasi. Saat akan mengenakan pembalut, coba taburkan bedak antiseptik di area paha bagian dalam. Ditaburkannya di permukaan kulit paha ya bukan di area Miss V.

 

Basuh Area Miss V Sampai Bersih Setiap Selesai Buang Air

Saat sedang haid, darah akan menempel di lipatan-lipatan Miss V. Penting untuk selalu rutin membasuh dan membersihkannya, khususnya setiap kali selesai buang air. Bahkan saat akan ganti pembalut, bersihkan dulu Miss V. Cara membasuhnya juga perlu diperhatikan, yaitu dari depan ke belakang.

 

Hindari Penggunaan Sabun

Jangan sembarangan menggunakan sabun untuk membersihkan Miss V. Dikutip dari epainassist.com, penggunaan sabun sembarangan malah bisa membunuh bakteri baik dan malah menyebabkan infeksi. Sabun bisa digunakan untuk membersihkan area paha tapi tidak untuk Miss V.

Lebih hati-hati juga saat memilih pembalut yang tepat, ya. Kalau terus mengalami iritasi, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan segera. Semoga tipsnya bermanfaat, Sahabat Fimela!

Loading