Sukses

Health

Bukan Flu Biasa, Ini Alasan Influenza Subclade K Dijuluki Super Flu Virus

Fimela.com, Jakarta - Belakangan ini, istilah Influenza Subclade K kerap disebut-sebut dan bahkan dijuluki sebagai super flu virus. Julukan ini tentu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, terutama karena kata “super” sering diasosiasikan dengan virus yang lebih berbahaya, lebih menular, atau lebih sulit dikendalikan. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Influenza Subclade K, dan mengapa ia mendapat julukan tersebut? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Influenza Subclade K?

Virus influenza terus mengalami perubahan genetik dari waktu ke waktu melalui proses yang disebut mutasi. Mutasi ini menyebabkan munculnya berbagai clade dan subclade, yaitu pengelompokan virus berdasarkan kesamaan genetiknya. Subclade K merupakan salah satu varian hasil evolusi virus influenza yang terdeteksi melalui pemantauan laboratorium dan surveilans global.

Penting untuk dipahami bahwa kemunculan subclade baru bukan hal yang aneh dalam dunia virologi. Virus influenza memang dikenal sangat cepat bermutasi, sehingga setiap tahunnya para ahli harus memperbarui komposisi vaksin flu.

 

Alasan Dijuluki “Super Flu Virus”

Julukan super flu virus pada Influenza Subclade K bukanlah istilah medis resmi, melainkan istilah populer yang muncul karena beberapa karakteristik berikut:

1. Kemampuan Menular yang Lebih Efisien

Subclade K disebut memiliki perubahan genetik yang membuatnya lebih mudah menyebar antarindividu. Hal ini dapat menyebabkan lonjakan kasus dalam waktu singkat, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi atau tingkat kekebalan masyarakat yang rendah.

2. Gejala yang Lebih Berat pada Kelompok Rentan

Meskipun tidak selalu menyebabkan penyakit parah pada semua orang, subclade ini dilaporkan berpotensi menimbulkan gejala yang lebih berat pada kelompok tertentu, seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta. Kondisi ini memperkuat kesan bahwa virus tersebut “lebih kuat” dibanding flu musiman biasa.

3. Respons Imun yang Lebih Lemah

Sebagian mutasi pada virus influenza dapat membuat antibodi dari infeksi sebelumnya atau vaksin lama menjadi kurang efektif. Jika sistem imun tubuh tidak langsung mengenali virus, maka infeksi bisa berlangsung lebih lama atau terasa lebih berat.

4. Tantangan dalam Penyesuaian Vaksin

Karena subclade K merupakan hasil mutasi, vaksin flu yang beredar mungkin perlu disesuaikan agar memberikan perlindungan optimal. Inilah salah satu alasan mengapa virus ini mendapat perhatian khusus dari para ahli kesehatan global.

Apakah Influenza Subclade K Lebih Mematikan?

Perlu diluruskan bahwa julukan “super flu” tidak selalu berarti lebih mematikan. Dalam banyak kasus, istilah ini lebih merujuk pada kemampuan penyebaran dan adaptasi virus, bukan tingkat kematian yang ekstrem. Dengan penanganan medis yang tepat dan deteksi dini, sebagian besar pasien tetap dapat pulih dengan baik.

Cara Mengurangi Risiko Penularan

Meskipun terdengar mengkhawatirkan, masyarakat tidak perlu panik. Langkah pencegahan dasar tetap sangat efektif, antara lain:

Menjaga kebersihan tangan

Menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai

Menerapkan etika batuk dan bersin

Menjaga daya tahan tubuh

Mengikuti anjuran vaksinasi flu tahunan

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading