Sukses

Info

Warga Ibu Kota, Ini 4 Pesan Wagub DKI Jakarta Selama Penerapan PPKM Level 2  

Fimela.com, Jakarta Sebelum memasuki pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru 2022, DKI Jakarta menerapkan PPKM Level 2. Namun, bukan berarti penurunan level membuat kita abai dan mengendurkan protokol kesehatan. 

Sebaliknya, berada di PPKM Level 2 membuat kita harus lebih waspada, mengingat kenaikan kasus Covid-19 di momen penghujung tahun seperti pada 2020. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

"Ini kan bagian dari strategi pemerintah pusat bersama pemerintah daerah agar kita lebih antisipatif, lebih hati-hati menyikapi tren kenaikan yang selalu terjadi di libur akhir tahun apalagi kita tahu ada varian baru Omicron harus lebih hati-hati," kata Riza, di Balai Kota Jakarta, Selasa 30 November 2021, melansir dari Liputan6.com.

Berikut 4 pernyataan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria seiring dengan penerapan PPKM Level 2 di Ibu Kota;

1. Minta Warga Hati-Hati

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta seluruh warga Jakarta berhati-hati seiring penetapan PPKM Level 2 di Jakarta. Aturan tentang status pembatasan ini akan disesuaikan melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

"Mudah-mudahan dengan diberlakukan level 2 menjadi warning agar hati-hati lagi prokes lebih taat lagi," ucap Riza dalam kunjungan ke Yayasan Fatahillah Center, Selasa 30 November 2021.

2. Harap Warga Siap Hadapi PPKM Level 2

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) pnerapan PPKM Level 2 di Jakarta berlaku sejak 30 November hingga 13 Desember 2021.

Riza berharap warga Jakarta dapat bersiap menjalani aktivitas di masa PPKM Level 2.

"Jadi ini kita memasuki akhir tahun sebentar lagi ini proses yang harus dijalani kita hadapi," terang Riza.

3. PPKM Level 2 Untuk Antisipasi Varian Omicron

Kemudian Riza mengatakan, PPKM Level 2 di Jakarta saat ini adalah upaya untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19. Terlebih saat ini terdapat varian baru, Omicron.

"Ini kan bagian dari strategi pemerintah pusat bersama pemerintah daerah agar kita lebih antisipatif, lebih hati-hati menyikapi tren kenaikan yang selalu terjadi di libur akhir tahun apalagi kita tahu ada varian baru Omicron harus lebih hati-hati," kata Riza.

4. Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Menurut Riza, kenaikan level PPKM di Ibu Kota merupakan salah satu bagian strategi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal tersebut merupakan langkah antisipasi masyarakat terkait lonjakan kasus Covid-19.

"Agar kita lebih antisipatif, lebih hati-hati menyikapi tren kenaikan yang selalu terjadi di libur akhir tahun, apalagi kita tahu ada varian baru omicron," terang dia.

Politikus Gerindra itu menyatakan, kebijakan tersebut merupakan yang baik untuk saat ini. Sebab, pelonggaran saat PPKM level 1 juga dapat memicu terjadi penularan Covid-19 yang lebih besar.

"Saya kira ini penting bagi kita lebih baik level 2 supaya kita lebih waspada lebih berhati-hati, apalagi nanti akan memasuki Level 3. Mudah-mudahan akhir tahun ini tidak terulang kejadian di akhir tahun yang lalu, yaitu terjadi peningkatan selama musim libur dan hari Natal dan tahun baru," jelas dia.

#ElevateWomen 

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Baru, Berikut Penjelasan dan Artinya
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Cabut Larangan Masuk 14 Negara ke Indonesia, Ini Alasannya