Sukses

Info

Seoul Korea Selatan Dilanda Banjir Besar Tewaskan 7 Orang, Tenggelamkan Kawasan Elit Gangnam

Fimela.com, Jakarta Seoul, ibu kota Korea Selatan dilanda Banjir besar pada Senin (7/8) yang sebabkan tujuh orang kehilangan nyawa dan kerugian besar lainnya. Hal ini disebabkan oleh hujan deras yang melanda. Diberitakan oleh AFP, curah hujan yang sangat tinggi menjadi sebab utama dari terjadinya banjir yang melanda.

Hujan besar ini terjadi di wilayah Seoul, Kota Incheon dan Provinsi Gyeonggi, sehingga menurunkan air lebih dari 100 milimeter per jam pada Senin malam. Adapun Distrik Dongjak, Seoul, juga mencapai 141,5 mm. Angka ini menjadi pertanda sebagai curah hujan tertinggi yang terjadi sejak 1942. 

Banjir di Korea juga terjadi akibat Korea Utara membuka dan menutup gerbang air di Bendungan Hwanggang untuk menyesuaikan level air. Namun sayangnya Korut tidak memperingatkan korsel saat membuka bendungan tersebut.

 

Banjir kiriman dari Korut yang tengah dievaluasi

"Mengingat hujan deras di Korea Utara, Korut berkali-kali membuka dan menutup gerbang air di Bendungan Hwanggang. Tampaknya [Korut] menyesuaikan level air di Bendungan Hwanggang berdasarkan curah hujan," kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korsel pada Senin (8/8).

Banjir kiriman' dari Korut biasanya membutuhkan empat hingga lima jam dari bendungan di Sungai Imjin menuju selatan mencapai Bendungan Bunnam di kota dekat perbatasan, Yeongcheon. Jarak dari kota itu ke Seoul hanya 62 kilometer. Namun, masih belum jelas apakah pembukaan bendungan oleh Korut tersebut berdampak pada terjadinya banjir di Korsel kemarin.

Hotline KBRI

Hal ini juga pernah terjadi sejak tahun 2009, saat Korut membuka pintu bendungan air yang menyebabkan perbatasan Korut dan Korsel banjir menewaskan enam warga yang terbawa arus. 

KBRI Seoul telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menghubungi simpul-simpul masyarakat Indonesia. Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang terdampak langsung akibat bencana banjir tersebut," jelas Judha. KBRI Seoul mencatat totalnya 36.399 orang WNI yang menetap di Korea Selatan.

Masyarakat Indonesia di Korea Selatan diminta untuk terus memantau informasi dan petunjuk dari otoritas setempat. Hotline KBRI Seoul dapat dihubungi di nomor +82 10-5394-2546. 

#Women for Women

What's On Fimela
Loading