Sukses

Info

Kompor Dapur Lengket dan Bau Minyak? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Fimela.com, Jakarta - Kompor dapur lengket dan bau minyak sering menjadi masalah setelah digunakan untuk memasak setiap hari. Percikan minyak, tumpahan kuah, hingga sisa makanan yang mengering dapat menumpuk di permukaan kompor dan membuatnya terlihat kusam. Jika dibiarkan, kotoran tersebut semakin sulit dibersihkan. Membersihkan kompor sebenarnya tidak harus menggunakan cairan pembersih khusus yang mahal.

Beberapa bahan sederhana seperti sabun cuci piring, baking soda, dan cuka putih dapat membantu meluruhkan noda minyak serta sisa makanan yang menempel. Namun, cara membersihkannya perlu disesuaikan dengan jenis kompor. Kompor gas, kompor listrik, dan kompor dengan permukaan kaca memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan perlakuan tersendiri agar tidak rusak.

Minyak yang terkena panas berulang kali dapat berubah menjadi lapisan lengket dan sulit diangkat hanya dengan lap basah. Karena itu, proses pembersihan sebaiknya dilakukan secara bertahap, mulai dari mengangkat kotoran, meluruhkan lemak, hingga mengeringkan setiap bagian kompor.

Mengutip panduan dari The Spruce dan Martha Stewart, sabun cuci piring dengan kandungan pengangkat lemak, cuka putih, serta baking soda dapat digunakan untuk membantu membersihkan berbagai jenis kompor. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan di rumah, Selasa (3/11/2026).

1. Matikan Kompor dan Tunggu hingga Dingin

Sebelum mulai membersihkan, pastikan seluruh tungku sudah dimatikan. Jika baru selesai memasak, tunggu sampai permukaan kompor benar-benar dingin sebelum menyentuh atau melepas komponennya.

Langkah ini penting untuk menghindari risiko luka bakar, terutama ketika membersihkan kompor gas dan kompor listrik. Permukaan kaca juga perlu dibiarkan dingin sepenuhnya karena perubahan suhu yang terlalu drastis berpotensi menyebabkan kerusakan.

Siapkan beberapa perlengkapan sederhana, seperti:

  • Sabun cuci piring.
  • Baking soda.
  • Cuka putih.
  • Air hangat.
  • Spons lembut.
  • Kain microfiber.
  • Sikat gigi bekas berbulu halus.
  • Wadah untuk merendam bagian kompor yang bisa dilepas.

Pastikan juga membaca petunjuk perawatan dari produsen kompor. Beberapa jenis permukaan memiliki batasan penggunaan bahan pembersih dan alat tertentu.

2. Bersihkan Permukaan dengan Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring menjadi salah satu bahan yang praktis untuk menghilangkan lapisan minyak pada kompor. Produk ini umumnya memiliki kandungan surfaktan yang membantu mengangkat lemak sehingga lebih mudah dibilas menggunakan air.

Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam semangkuk air hangat. Celupkan spons lembut, peras hingga tidak terlalu basah, kemudian usapkan pada seluruh permukaan kompor.

Berikan perhatian lebih pada bagian yang sering terkena cipratan minyak, seperti area sekitar tungku, sudut kompor, dan bagian dekat knop pengatur api.

Jika terdapat noda yang cukup tebal, tempelkan spons basah bersabun selama beberapa menit agar kotoran lebih mudah terangkat. Setelah itu, gosok perlahan tanpa menggunakan tenaga berlebihan.

Terakhir, lap menggunakan kain bersih yang sedikit dibasahi air untuk menghilangkan sisa sabun.

3. Gunakan Baking Soda untuk Noda Minyak Membandel

Baking soda dapat digunakan sebagai bahan pembersih tambahan untuk membantu mengangkat noda yang sudah mengering. Teksturnya yang sedikit abrasif juga membantu melepaskan kotoran tanpa harus menggosok terlalu keras.

Caranya cukup sederhana. Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan pada bagian kompor yang memiliki noda minyak membandel.

Diamkan sekitar 10–15 menit agar pasta membantu melonggarkan kotoran. Selanjutnya, gosok perlahan menggunakan spons lembut atau sikat berbulu halus.

Jika noda belum sepenuhnya hilang, ulangi proses tersebut. Hindari menggunakan sikat kawat atau alat yang terlalu kasar, terutama pada permukaan kompor yang dilapisi enamel maupun kaca.

Setelah selesai, bersihkan sisa baking soda menggunakan kain lembap. Jangan sampai residunya tertinggal karena dapat membuat permukaan kompor terlihat berdebu.

4. Manfaatkan Cuka Putih untuk Menghilangkan Bau Minyak

Selain noda lengket, kompor dapur lengket dan bau minyak juga bisa mengganggu kenyamanan ketika memasak. Bau tersebut biasanya berasal dari sisa lemak dan percikan makanan yang tertinggal, terutama di area sekitar tungku.

Cuka putih dapat dimanfaatkan untuk membantu membersihkan sisa kotoran sekaligus mengurangi aroma yang tertinggal.

Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot. Semprotkan sedikit larutan pada kain microfiber, kemudian gunakan untuk mengelap permukaan kompor.

Untuk noda yang sulit dihilangkan, larutan dapat didiamkan selama sekitar 5–10 menit sebelum dilap kembali. Namun, jangan menyemprotkan cairan secara langsung ke lubang burner, sambungan listrik, atau bagian pengapian.

The Spruce juga menjelaskan penggunaan cuka putih pada noda makanan yang mengeras. Dalam panduannya, cuka dapat digunakan bersama baking soda untuk membantu melonggarkan kotoran yang menempel.

Perlu diingat, jangan mencampurkan cuka dengan pemutih atau cairan pembersih lain yang mengandung bahan kimia berbahaya.

5. Rendam Tatakan dan Kepala Kompor Gas

Pada kompor gas, kotoran tidak hanya menempel di permukaan utama, tetapi juga sering menumpuk pada tatakan, penutup tungku, dan kepala burner.

Lepaskan tatakan serta komponen yang memang dirancang bisa dibongkar sesuai petunjuk produsen. Siapkan wadah berisi air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring.

Masukkan tatakan dan penutup burner ke dalam larutan tersebut selama sekitar 15 menit. Proses perendaman membantu melunakkan sisa minyak dan makanan yang sudah mengering.

Setelah itu, gosok menggunakan spons atau sikat berbulu nilon. Untuk bagian yang memiliki celah kecil, gunakan sikat gigi bekas agar kotoran lebih mudah dijangkau.

Bilas menggunakan air bersih, kemudian keringkan dengan kain microfiber.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kepala burner dan lubang keluarnya gas. Jangan sampai sisa sabun, air, atau kotoran menyumbat bagian tersebut. Pastikan seluruh komponennya benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

6. Bersihkan Bagian Knop dan Celah Kompor

Knop pengatur api sering luput dari perhatian, padahal bagian ini cukup sering disentuh ketika memasak. Tangan yang terkena minyak dapat meninggalkan lapisan lengket pada permukaannya.

Jika knop bisa dilepas, bersihkan menggunakan air hangat yang sudah dicampur sedikit sabun cuci piring. Gunakan kain lembut untuk menggosok permukaannya agar tulisan atau penanda pengaturan api tidak terhapus.

Untuk celah di sekitar knop, gunakan sikat gigi bekas berbulu halus. Bersihkan secara perlahan agar kotoran yang terselip bisa terangkat.

Jangan menyiramkan air langsung ke bagian panel pengaturan karena cairan dapat masuk ke komponen mekanis atau kelistrikan di dalamnya.

Setelah dibersihkan, lap sampai kering sebelum memasang kembali knop pada tempatnya.

7. Bersihkan Permukaan Kompor Kaca dengan Hati-Hati

Kompor kaca atau keramik membutuhkan perlakuan berbeda karena permukaannya lebih rentan tergores jika dibersihkan menggunakan alat yang kasar.

Menurut panduan The Spruce dan Martha Stewart, permukaan kompor jenis ini dapat dibersihkan menggunakan air hangat, sabun cuci piring, cuka putih, dan kain microfiber.

Pertama, singkirkan remah makanan menggunakan kain kering. Selanjutnya, usapkan larutan sabun cuci piring dan air hangat pada permukaan kompor.

Untuk noda minyak yang sulit dihilangkan, gunakan larutan cuka putih dan air. Diamkan beberapa menit, kemudian lap menggunakan kain lembut.

Jika masih terdapat noda membandel, taburkan sedikit baking soda pada area tersebut dan gosok perlahan menggunakan kain lembap.

Hindari penggunaan sabut kawat, spons kasar, dan bubuk pembersih abrasif karena dapat meninggalkan goresan. Apabila terdapat sisa makanan yang benar-benar mengeras, gunakan alat pengikis khusus kompor kaca sesuai petunjuk produsen.

8. Lap Kembali dan Pastikan Kompor Benar-Benar Kering

Setelah seluruh bagian selesai dibersihkan, jangan langsung memasang kembali komponen kompor. Periksa apakah masih ada sisa sabun, baking soda, atau kotoran yang tertinggal.

Gunakan kain microfiber lembap untuk mengelap permukaan kompor secara menyeluruh. Setelah itu, keringkan menggunakan kain microfiber yang bersih dan kering.

Pada kompor gas, pastikan tatakan, penutup burner, dan bagian lain yang dilepas sudah benar-benar kering. Pasang kembali sesuai posisi semula.

Sementara itu, untuk kompor listrik, jangan pernah merendam elemen pemanas atau kumparan listrik ke dalam air. Bagian tersebut cukup dibersihkan sesuai petunjuk produsen.

Setelah semua komponen terpasang dengan benar, kompor bisa digunakan kembali.

Tips agar Kompor Tidak Mudah Lengket dan Berbau Minyak

Membersihkan kompor secara menyeluruh memang bisa mengembalikan tampilannya. Namun, kebiasaan sederhana setelah memasak juga diperlukan agar lapisan minyak tidak kembali menumpuk.

Martha Stewart menyarankan agar permukaan kompor dibersihkan setelah setiap kali digunakan. Lemak yang masih baru umumnya lebih mudah diangkat dibandingkan noda yang sudah lama menempel.

Berikut beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan:

  1. Lap kompor setelah memasak. Tunggu sampai permukaannya dingin, kemudian bersihkan percikan minyak dan sisa makanan menggunakan kain lembap.
  2. Gunakan tutup wajan. Tutup peralatan masak ketika menggoreng atau menumis untuk mengurangi cipratan minyak.
  3. Bersihkan tatakan secara berkala. Jangan menunggu sampai lapisan minyak menghitam dan mengeras.
  4. Perhatikan area sekitar tungku. Bagian ini sering menjadi tempat berkumpulnya sisa kuah, minyak, dan remah makanan.
  5. Lakukan pembersihan menyeluruh setiap minggu. Sesuaikan frekuensinya dengan intensitas memasak dan kondisi kompor.
  6. Gunakan pembersih sesuai material. Hindari bahan kimia keras dan alat gosok abrasif yang berpotensi merusak permukaan.

Dengan kebiasaan tersebut, kompor dapur lengket dan bau minyak tidak perlu menjadi masalah yang terus berulang. Selain membuat dapur terlihat lebih rapi, membersihkan kompor secara rutin juga membantu mengurangi penumpukan sisa makanan dan lemak yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membersihkan Kompor

1. Apa bahan alami untuk membersihkan kompor yang berminyak?

Baking soda dan cuka putih dapat digunakan sebagai bahan pembersih tambahan. Keduanya membantu melonggarkan noda dan sisa makanan yang menempel. Sabun cuci piring juga efektif untuk membantu mengangkat lapisan lemak.

2. Bagaimana cara menghilangkan bau minyak pada kompor?

Bersihkan seluruh permukaan kompor menggunakan larutan sabun cuci piring dan air hangat. Perhatikan juga bagian tatakan, sekitar burner, dan celah knop yang sering menjadi tempat menumpuknya minyak. Setelah itu, lap menggunakan kain bersih hingga kering.

3. Apakah baking soda aman untuk membersihkan kompor kaca?

Baking soda dapat digunakan dengan hati-hati untuk membantu membersihkan noda pada kompor kaca. Gunakan sedikit saja dan gosok menggunakan kain lembut yang lembap. Hindari menggosok terlalu keras agar tidak menimbulkan goresan.

4. Berapa kali kompor harus dibersihkan?

Permukaan kompor sebaiknya dilap setiap selesai digunakan setelah kondisinya dingin. Sementara itu, pembersihan menyeluruh dapat dilakukan sekitar satu kali seminggu, tergantung frekuensi memasak dan banyaknya kotoran yang menempel.

5. Apakah cuka dan baking soda boleh dicampurkan untuk membersihkan kompor?

Cuka dan baking soda dapat digunakan bersama untuk membantu melonggarkan noda membandel. Keduanya akan menghasilkan busa ketika bereaksi. Namun, penggunaan secara bergantian juga bisa dilakukan, misalnya mengoleskan baking soda terlebih dahulu kemudian menggunakan sedikit cuka. Pastikan seluruh residu dibersihkan setelah proses selesai.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading