Sukses

Lifestyle

Kapan Sebuah Hubungan Layak Dipertahankan dan Kapan Lebih Baik Diakhiri?

Fimela.com, Jakarta Putus cinta memang menyakitkan, tapi tak lebih sakit dibanding memaksakan diri bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, apapun alasannya. Kendati demikian, menyadari bahwa hubungan yang sedang dijalani tidak sehat juga bukan perkara mudah. Banyak orang yang denial akan rusaknya hubungan mereka dan bersikukuh bertahan.

Keadaan tersebut tentu saja tidak baik dan akan memberi dampak buruk secara psikologis. Untuk itu, cara terbaik menghindarinya adalah dengan mengetahui mana yang bisa kamu toleransi, mana yang melewati batas toleransimu. Jadikan itu sebagai tolak ukur apakah kamu harus bertahan atau harus terus memperjuangkan hubungan.

"Hal paling penting untuk diketahui adalah kenali diri dan batasan yang kamu miliki," ujar Dr. Alisha Powell, dilansir dari situs YourTango. Sekali kamu memahami hal ini, lebih mudah untuk mengomunikasikannya kepada pasanganmu.

Bisakah dia duduk dan menyimak semua yang kamu bicarakan? Bisakah dia diperhitungkan sebagai pendengar yang baik? Jika pasanganmu bersedia mendengar semua perkataanmu, berbagi perasaan, kebutuhan, serta harapan-harapan denganmu, atau setidaknya bersedia mempelajarinya, maka hubunganmu bisa dipertahankan.

 

Sebaliknya, "jika pasanganmu secara konsisten memotong pembicaraan, mengritik, dan selalu defensif serta tidak bisa bertanggung jawab atau berempati dengan perasaanmu, itu tanda yang jelas bahwa hubungan kalian bukan tempat yang sehat untuk kamu pertahankan," ujar Powell menjelaskan.

Kadang, masalah dalam hubungan ada karena perbedaan prinsip yang mendasar. Kamu dan pasangan akan merasa seperti menemui jalan buntu, tidak ada yang bisa dilakukan untuk keluar dari masalah tersebut, yang bisa dilakukan hanya komunikasi, komunikasi, dan komunikasi, lalu solusi muncul dengan sendirinya. Nah, dari gambaran tersebut, paham kan seberapa pentingnya komunikasi jadi tolak ukur kelayakan hubungan untuk dipertahankan?

Artikel Selanjutnya
Suami Perlu Tahu, Ini Alasan Para Istri Berani Selingkuh
Artikel Selanjutnya
Alasan Mengapa Mayoritas Pasangan Berselingkuh Menurut Penelitian