Sukses

Lifestyle

Upaya Beberapa Negara dalam Menangani Virus Corona

Fimela.com, Jakarta Virus corona terus meluas ke berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sementara jumlah kasus virus corona diseluruh dunia sendiri diperkirakan telah mencapai 92.860.

Namun tak perlu terlalu panik, menurut data yang dikumpulkan oleh Coronavirus COVID-19 Global Cases by Johns Hopkins CSSE, menyatakan jika 50% lebih pasien Virus Corona berhasil sembuh. Hal ini dikarenakan beberapa negara yang terjangkit seperti Jepang, Korea, Singapura, dan Indonesia telah melakukan upaya untuk mengatasi virus corona.

1. Cina

Di Cina, negara asal virus corona terjadi telah melakukan beberapa upaya untuk menangani virus corona atau Covid-19 ini. Sejak pertama kali Virus Corona menyebar, Presiden Xi Jin Ping memimpin dan mengkoordinasikan langsung langkah serta upaya memerangi wabah tersebut, dengan mendirikan Leading Group untuk mengelola epidemi Virus Corona.

Langkah komprehensif yang dilakukan oleh pemerintah, termasuk mengirimkan tim pengarah ke Provinsi Hubei dan beberapa daerah yang relatif serius kondisinya. Serta Pemerintah menerapkan isolasi kota. Dilansir Vox, langkah terbaik dari China adalah kecepatan pemerintah dalam mendeteksi kasus.

"Lebih cepat kamu menemukan kasus-kasusnya, mengisolasi kasus-kasusnya, dan melacak kontak dekat, maka kamu akan semakin berhasil," ucap Bruce Aylward, delegasi WHO yang meneliti Virus Corona di China.

Bruce Aylward dari WHO turut menyatakan Cina melakukan sosialiasi yang masif sehingga kesadaran rakyat meningkat untuk siaga Virus Corona. Kesadaran publik ditambah dengan kecepatan pemerintah melacak virus membantu meredam penularan.

Penyebaran informasi di China juga ada yang menggunakan aplikasi digital seperti WeChat. Warga pun bisa berkonsultasi lewat aplikasi ketimbang langsung bertemu dokter.

2. Korea

Korea pun menjadi negara ke dua terbanyak dengan pasien terinfeksi virus corona. Untuk menekan angka pasien akibat virus corona pun pemerintah Korea membentuk tim untuk mengawasi dan menindak warga yang diduga memiliki gekala maupun sudah terjangkit virus corona.

Untuk langkah preventif, pemerintah Korsel memberikan edukasi melalui poster seperti upaya-upaya apa saja yang harus dilakukan oleh warganya agar terhindar dari Covid-19, seperti cara mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan masker bagi yang tidak sehat. Bahkan terus mengupdate pasien dengan gelaja, terinfeksi, dan meninggal dunia akibat Covid-19 ini menggunakan aplikasi.

Dilansir dari qz.com, Korsel baru-baru ini mengembangkan aplikasi menggunakan data pemerintah publik memungkinkan pengguna untuk melihat seberapa dekat mereka ke tempat pasien Covid-19 yang dikonfirmasi. Mereka juga dapat melihat tanggal pasien dikonfirmasi dengan penyakit, data demografi tentang pasien, dan, yang terpenting, beberapa riwayat lokasi mereka.

Setidaknya satu aplikasi, bernama Corona 100m, juga akan memperingatkan pengguna jika mereka datang dalam jarak 100 m (328 kaki) dari lokasi yang dikunjungi oleh seseorang yang terinfeksi Covid-19. Warga Korea Selatan tidak sendirian dalam memanfaatkan ponsel cerdas untuk memerangi virus.

3. Jepang

Jepang menjadi negara ke lima dunia dengan warga yang terinfeksi virus corona. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menghimbau semua acara dibatalkan atau tidak menggelar acara dengan banyak orang, untuk mencegah penularan massal.

Para pekerja diminta untuk bekerja di rumah, dan sekolah di liburkan. Hingga wisata terkenal di Jepang, Disney Land ditutup sementara. Larangan masuk pada orang asing yang mengunjungi Provinsi Hubei atau Zhejiang. Bandara Jepang merekomendasikan wisatawan dengan demam dan batuk untuk memakai masker. Staf garis di bandara didorong untuk memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

4. Singapura

Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengimbau agar warganya tetap tenang lewat pidatonya. Kementerian Kesehatan Singapura memberi himbauan agar setiap orang yang baru datang dari daratan Cina atau daerah yang berisiko tinggi diminta untuk tetap tinggal di rumah untuk mencegah kontak selama dua minggu. Pemerintah Singapura mengadopsi pendekatan yang transparan dan rasional dalam menangani kasus wabah Virus Corona.

Sejauh ini WHO memuji upaya Singapura untuk menemukan setiap kasus, menindaklanjuti dengan kontak dan menghentikan transmisi. Harvard University juga mengakui kemampuan Singapura sebagai Gold Standart atau standar tinggi untuk deteksi kasus Virus Corona.

5. Indonesia

Indonesia yang baru saja dinyatakan dua pasien positif virus corona, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan untuk tidak panik. Ia menyempaikan yang terpenting untuk mencegah virus ini dengan mencuci tangan dengan sabun serta meningkatkan kualitas hidup dengan hidup sehat.

pemerintah pun melakukan beberapa upaya, seperti memasang thermo scanner di pintu-pintu kedatangan internasional di berbagai bandara yang memungkinkan masyarakat asing masuk ke Indonesia. Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap pneumonia novel coronavirus beserta dengan pencegahannya, yaitu dengan melakukan sosialisasi ke para pekerja mengenai gejala, tanda, dan cara mencegah.

Indonesia juga akan membangun rumah sakit terintegrasi untuk penanganan virus corona di Kampung Sijantung, Pulau Galang, Batam. Nantinya akan ada 50 kamar khusus isolasi dan dibuat dengan protokol sesuai aturan badan kesehatan dunia atau WHO.

Melaporkan jika terlihat gejala atau ada yang terinfeksi virus corona ke dinas kesehatan melalui nomor telepon 0813-8837-6955 atau Kementerian Kesehatan melalui 021-5210411 atau 0812-1212-3119.

 

 

 

;
Loading