Sukses

Lifestyle

Tips Melaksanakan Ibadah Puasa yang Menyenangkan di Tengah Wabah Virus Corona

Fimela.com, Jakarta Puasa Ramadan adalah salah satu dari lima rukun Islam. Dalam masyarakat Muslim, bulan ini selalu menjadi waktu untuk merayakan ikatan keluarga dan orang-orang terkasih. Selama 30 hari, umat Islam berkumpul saat berbuka puasa untuk memupuk ikatan persahabatan dan kekeluargaan. Lalu muncul pertanyaan bagaimana umat Islam dapat merayakan Ramadan selama masa lockdown, karantina, jarak sosial akibat adanya virus corona? Nah, berikut ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar Ramadan tahun ini tetap menyenangkan meskipun berada di tengah pandemi virus corona.

Merangkul Kenyataan

Mengeluh sepanjang hari tentang realitas suram karena pandemi corona tidak akan membantu siapa pun. Orang dapat menghabiskan waktu untuk merenungkan tentang virus ini. Seseorang dapat terus mengkhawatirkan jumlah orang yang telah terinfeksi dan meninggal akibat virus corona. Mengeluh mungkin merupakan sifat manusia, tetapi realisme adalah jalan yang harus ditempuh dan dihadapi.

Berhentilah untuk mengeluh sebagai awalan, orang dapat sepenuhnya menerima keadaan yang akan datang sebagaimana adanya dan menghargai suasana yang tidak biasa saat ini. Ya, tahun ini umat Islam di seluruh dunia tidak dapat menghadiri buka bersama, tadarus atau bahkan ibadah shalat tarawih di masjid. Kita harus bisa menerima kenyataan untuk menjalankan ibadah Ramadan di rumah. Meskipun demikian, jangan jadikan ini sebagai hal yang membuat kita menjadi lemah.

Manfaatkan Teknologi 

Kita adalah beberapa orang yang paling beruntung yang pernah lahir dan menikmati jaman modern ini. Semua semakin mudah dengan adanya teknologi informasi yang semakin berkembang. Kita bisa memesan makanan dan belanja online. Bahkan kita dapat terhubung langsung dengan keluarga meskipun dalam keadaan jarak jauh. Ramadan ini bisa menjadi waktu untuk refleksi diri dan lebih menghargai orang yang dicintai.

Kemajuan teknologi membuat apa yang tidak dapat terjadi di masa lalu kini bisa terjadi. Banyak aplikasi yang dapat kita gunakan untuk terhubung langsung dengan keluarga yang berada di tempat yang jauh. Kita dapat melakukan video call dengan anggota keluarga dan teman dalam waktu yang cukup singkat. Siapkan tripod atau sandarkan ponsel pada benda tertentu yang menghadap meja buka puasa, kita dapat makan bersama orang yang kita cintai secara real time.

Beribadah Secara Online

Ramadan tidak hanya tentang puasa dan berbuka atau pun sahur, tetapi juga merupakan waktu untuk bertobat, lakukan dengan perenungan dan melakukan perbuatan baik. Mungkin kita sering mendengarkan ceramah di masjid saat setelah shalat tarawih, namun karena kita sedang melewati pandemi, mungkin akan sangat disarankan jika kita melakukan ibadah di rumah, kita bisa mendengarkan ceramah online atau membaca informasi tentang Ramadan melalui media sosial.

Melakukan Shalat Jamaah di Rumah

Meskipun shalat tarawih bisa dilakukan perorangan, namun jika kita berada di rumah dan terdapat teman atau keluarga yang tinggal serumah, kita dapat melakukan shalat bersama seperti di masjid. Mungkin hanya ada 5-7 orang yang cukup untuk tarawih di masjid dalam bentuk shalat jamaah. Jadi jika seorang Muslim memiliki teman serumah atau pasangan, mereka dapat melakukan ibadah shalat tarawih berjamaah di rumah untuk memupuk semangat persatuan selama bulan Ramadan.

Merayakan Ramadan, Apa Pun yang Terjadi

Ramadan adalah waktu sepanjang tahun yang dinantikan oleh semua Muslim. Setia menunggu 30 hari yang indah untuk berhubungan kembali dengan Allah. Tahun ini menjadi Ramadan dalam karantina mandiri bahkan mungkin menjadi hal pertama dan terpenting yang harus disyukuri.

Ramadan ini memang akan menjadi kesempatan utama untuk memperbaiki diri dan merayakan Ramadan bersama orang yang dicintai. Semoga semua Muslim di seluruh dunia menyambut Ramadan berikutnya dengan kehormatan dan tekad untuk meninggalkan semua kesulitan mereka. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang melaksanakannya. 

 

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

;
Loading